Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Selama 12 Tahun, PT PG Candi Baru Klaim Tak Pernah Rugi

Adhitya Himawan

Rabu, 08 Februari 2017 | 16:05 WIB
Selama 12 Tahun, PT PG Candi Baru Klaim Tak Pernah Rugi
Suasana pabrik gula Wringin Anom, di Situbondo, Jawa Timur. [Antara/Seno]

Diantara menggemanya rencana regrouping pabrik gula BUMN di Pulau Jawa, PG Candi Baru yang merupakan salah satu pabrik kecil terus berupaya berbenah diri agar tetap unggul dan mampu bersaing mengukir prestasi ditengah tengah kelesuan industri pergulaan nasional kita. Pabrik yang didirikan oleh keluarga taipan The Goen Tjing tahun 1932 berawal dari kapasitas giling 750 TCD dan sampai sekarang ini terus ditingkatkan hingga mencapai kapasitas terpasang 2750 TCD.

Direktur PT PG Candi Baru Warsito mengatakan berbagai prestasi telah ditorehkan diantaranya dari tahun 2004 s/d 2016 PG Candi baru tidak pernah mengalami kerugian. Tingkat Kesehatan perusahaan dari tahun 2005 hingga 2015 adalah Sehat “AA” dan Sehat “AAA”. Hanya di tahun 2014 saja yang mendapatkan predikat Sehat “A”. Perolehan laba perusahaan sepuluh tahun terakhir hingga tahun 2015 berkisar antara 2,6 hingga 26,4 milyar. Pada musim giling tahun 2016 dengan kondisi iklim yang sangat ekstrim, PG Candi Baru masih dapat meraih laba sebelum pajak sekitar 3 milyar. Hal ini sangat kontras dengan kondisi PG-PG di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya yang mengalami kerugian hingga puluhan milyar.

"Perolehan rendemen pada tahun 2016 secara Nasional menduduki peringkat ke-15," kata Warsito dalam keterangan resmi, Senin (6/2/2017).

Warsito menambahkan Kontribusi lain yang disumbangkan kepada Negara adalah setoran pajak 20 milyar per tahun, produksi gula 33.000 ton per tahun, dan membuka kesempatan kerja bagi lebih dari 700 orang karyawan, belum termasuk masyarakat sekitar pabrik dan kebun tebu, sopir truk, tenaga tebang musiman dan seterusnya.

Di bidang lingkungan Warsito menjelaskan PG Candi baru berhasil mempertahankan proper biru tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2014 meskipun terletak di perkotaan. Selain itu, di bidang pengelolaan perusahaan sudah mengantongi sertifikat ISO 9001:2008 tentang Standart Sistem Manajemen Mutu sejak tahun 2013. "Produksi gula yang dihasilkan telah berstandar nasional dengan nomer : SNI 3140.3.2 : 2010, dan telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI," ujar Warsito.

Berbagai penghargaan karya inovasi telah berhasil disabet, baik di tingkat nasional maupun internal RNI sendiri. Diantaranya tahun 2007 dan 2008 mengikuti Karya Gula Produksi AGI, Award PG Terbaik III dari FMGI tahun 2008, Gold Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (AMMPI) tahun 2010, Platinum RNI Award 2009, Silver RNI Award 2010, dan Juara Harapan I RNI Award tahun 2013 dan 2016. Ujarnya.

PT. PG Candi Baru adalah anak perusahaan dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), terletak di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dan bergerak di bidang industri gula. Di Kabupaten Sidoarjo ini juga beroperasi 3 pabrik gula milik PTPN X, yaitu PG Kremboong, PG Watoetoelis dan PG Toelangan. Dari 4.000 ha luas areal tebu di Sidoarjo, 2.000 ha dari hasil tebu petaninya digilingkan ke PG Candi Baru. 

Dalam perjalanannya hingga kini, banyak tantangan berat yang senantiasa harus dihadapi baik faktor eksternal maupun internal yang kesemuanya dapat dilalui melalui perjuangan dari segenap karyawannya, hingga menghasilkan buah manis yang dapat dinikmati baik oleh karyawan, petani mitra, dan seluruh stakeholder yang terlibat.

baca juga

Di tahun 2003, PG Candi Baru sempat direncanakan untuk ditutup karena merugi. Namun berkat semangat kerja keras dan kesadaran dari segenap karyawan untuk merubah keadaan menjadi lebih baik, akhirnya secara perlahan namun pasti keadaan mulai berbalik. Hal ini sesuai dengan visi PG Candi Baru yaitu menjadi Pabrik Gula terefisien di Jawa Timur dengan kinerja terus meningkat.

Keberadaan PG Candi baru memang tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan masyarakat sekitar pabrik. Berbagai kegiatan sosial tiap tahun rutin dilaksanakan seperti sunatan masal gratis, santunan anak yatim, pembenahan jalan sekitar lingkungan pabrik melalui pavingisasi, serta pengobatan gratis. Semua itu tidak lepas dari salah satu misi yang diembannya yaitu keberadaan PG Candi Baru harus memberikan arti bagi masyarakat.

Demikianlah, meskipun kecil dibanding PG-PG disekitarnya, PG Candi Baru mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik dan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa, segenap karyawannya, masyarakat sekitar, maupun petani mitra binaan dengan cara memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh stake holder. Maka tidak berlebihan bila dikatakan “PG CANDI BARU IS SMALL BUT BEAUTIFULL”

Pabrik gula Candi baru yang berlokasi di kota Sidoarjo adalah pabrik yang di bangun pada jaman Belanda dan merupakan perusahaan penghasil gula SHS I (Superior Hooft Suiker) atau (Gula Kristal Putih I). Perusahaan memperoleh sertifikat SNI tahun 2014 dan memiliki kapasitas giling mencapai 2.600 TCD dengan luas aera 5.353 hektar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Minta Industri Gula Tak Dipaksa Bangun Kebun Tebu

Gerindra Minta Industri Gula Tak Dipaksa Bangun Kebun Tebu

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 12:24 WIB

Ini Jurus Kemendag Jaga Stabilitas Harga Gula

Ini Jurus Kemendag Jaga Stabilitas Harga Gula

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 15:08 WIB

Kecanduan Makanan Manis, Begini Cara Mengatasinya

Kecanduan Makanan Manis, Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 05 Januari 2017 | 15:50 WIB

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 02:00 WIB

Xaveriandy Ungkap Peran Irman dalam Kasus Kuota Gula

Xaveriandy Ungkap Peran Irman dalam Kasus Kuota Gula

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 17:10 WIB

Cerita Bos Semesta Berjaya Beri Duit Rp100 Juta ke Irman Gusman

Cerita Bos Semesta Berjaya Beri Duit Rp100 Juta ke Irman Gusman

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 16:58 WIB

Hati-hati, 10 Hal Tak Terduga Ini Sebabkan Gula Darah Naik

Hati-hati, 10 Hal Tak Terduga Ini Sebabkan Gula Darah Naik

Health | Rabu, 23 November 2016 | 20:07 WIB

Studi: Yogurt Jali Efektif Turunkan Gula Darah

Studi: Yogurt Jali Efektif Turunkan Gula Darah

Health | Jum'at, 18 November 2016 | 09:33 WIB

Urine Penderita Diabetes Rasanya Manis?

Urine Penderita Diabetes Rasanya Manis?

Health | Minggu, 13 November 2016 | 13:34 WIB

Ilmuwan Sebut Gula Sebagai Rokok Jenis Baru, Mengapa?

Ilmuwan Sebut Gula Sebagai Rokok Jenis Baru, Mengapa?

Health | Kamis, 03 November 2016 | 07:07 WIB

Terkini

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB