Studi: Yogurt Jali Efektif Turunkan Gula Darah

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 18 November 2016 | 09:33 WIB
Studi: Yogurt Jali Efektif Turunkan Gula Darah
Ilustrasi makan yogurt. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda pernah mendengar biji jali? Tanaman asli Indonesia yang berbentuk seperti mutiara ini memang asing di telinga masyarakat Indonesia.

Padahal, kata pewakilan tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya, Dr Nanny Djaja, Ms. Sp.GK, biji jali dari hasil penelitiannya dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Kesimpulan ini didapatkannya setelah melakukan uji coba terhadap 60 responden yang mengidap diabetes tipe 2 tahap awal di FK Universitas Atmajaya.

Meski penelitiannya belum sepenuhnya selesai, pemenang kedua Nutrifood Research Center Grant 2015 ini menemukan bahwa selama 8 minggu periode penelitian, berat badan dan kadar gula darah puasa responden mengalami penurunan bermakna usai mengonsumsi yogurt dengan campuran biji jali.

"Berdasarkan penelitian saya menemukan, kalau kita bisa mengonsumsi makanan untuk menurunkan kadar gula darah, mengapa kita harus minum obat. Jadi, saya harap penelitian ini bisa membantu penderita diabetes tipe 2 awal yang belum mengonsumsi obat-obatan untuk menurunkan kadar gula darahnya," ujarnya pada penganugerahan Nutrifood Research Center Grant 2016 di Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Berdasarkan penelitiannya ini, Nanny menyimpulkan yogurt bisa dijadikan camilan sehat untuk mencegah risiko diabetes. Cara pembuatannya pun, kata dia, sangat mudah, karena hanya membutuhkan plain yogurt dan rebusan biji jali yang sudah direndam semalaman.

Camilan sehat ini, lanjut Nanny, bisa dikonsumsi dua kali sehari; pagi dan malam hari.

"Kalau mau menambah rasa bisa pakai sirup aspartam. Kalau dari penelitian saya terhadap 320 orang, rasa yang paling disuka adalah cocopandan. Selain mengontrol kadar gula darah, camilan ini juga dapat memperlancar sistem pencernaan," tambah dia.

Melalui ajang Nutrifood Research Center Grant ini, Nutrifood memberikan dana dukungan penelitian senilai Rp 320 juta kepada empat proposal penelitian terbaik, yang berhasil terpilih dari lebih dari 1000 pendaftar. Diabetes menjadi tema yang diusung pada NRC grant 2016 ini, karena tingginya angka penderita diabetes di Indonesia dari tahun ke tahun.

"Indonesia masuk 10 besar jumlah penduduk yang terkena diabetes. Dari tahun ke tahun jumlahnya meningkat dan trennya menyerang usia muda. Bahkan di Asia Pasifik kita nomor 2 dengan jumlah penduduk yang terkena diabetes. Sehingga dengan NRC grant 2016 kita ingin fokus mendukung penelitian untuk menurunkan risiko penduduk mengidap diabetes," ujar Susana STP, MSC, PD Eng, selaku Head of Nutrifood Research Center Division.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Penderita Diabetes Berisiko Alami Kebutaan

Awas! Penderita Diabetes Berisiko Alami Kebutaan

Health | Selasa, 15 November 2016 | 09:25 WIB

Cegah Diabetes dengan Cara Ini

Cegah Diabetes dengan Cara Ini

Health | Selasa, 15 November 2016 | 02:14 WIB

Diabetes dan Kolesterol Jahat Ibarat Saudara Kembar

Diabetes dan Kolesterol Jahat Ibarat Saudara Kembar

Health | Senin, 14 November 2016 | 16:59 WIB

Terkini

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

×