Peruri Tambah Kepemilikan Saham di SPS Sebesar 48 Persen

Adhitya Himawan

Rabu, 08 Februari 2017 | 15:55 WIB
Peruri Tambah Kepemilikan Saham di SPS Sebesar 48 Persen
Perum Peruri [peruri.co.id]

Hari Jum'at (3/2/2017) di Lausanne, Swiss, Direktur Utama Peruri (Prasetio) dengan Chief of Executive Officer Sicpa, SA (Philippe Amon) menandatangani Shareholder Agreement (SHA) penambahan kepemilikan saham Peruri di perusahaan afiliasi PT. Peruri Sicpa Securink (SPS) dari sebelumnya 20 persen menjadi 48 persen.

Sicpa, SA adalah perusahaan multi nasional yang berkedudukan di Lausanne, Swiss yang memproduksi tinta sekuriti intaglio, optical variable ink (OVI) dan spark untuk pencetakan uang dan dokumen sekuriti lain seperti paspor, pita cukai dan lainnya.

Khusus untuk SPS, tinta yang diproduksi sebagian besar adalah intaglio untuk memenuhi kebutuhan Peruri di dalam mencetak uang NKRI. "Peningkatan kepemilikan saham Peruri menjadi 48 persen tersebut merupakan langkah penting agar Peruri lebih berperan dalam menetapkan kebijakan di SPS dengan posisi sebagai super majority, artinya meskipun kepemilikan saham minoritas tetapi mempunyai peran penting menentukan kebijakan perusahaan", demikian Prasetio menjelaskan.

"Kami ingin tranfer know how dan transfer knowledge teknologi tinta sekuriti dari Sicpa, SA ke Peruri berjalan dengan baik. Ke depan, kompetensi itu secara pasti harus dimiliki oleh putra-putri kita sendiri”, jelas Prasetio.

Di dalam peningkatan kepemilikan saham ini, Peruri tidak mengeluarkan uang tunai tetapi transaksi non-tunai, yaitu melalui kapitalisasi sewa lahan di Karawang, pengalihan mesin pengolah tinta dan tambahan goodwill dari Sicpa, SA.

"SPS didirikan pada 2002 sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan tinta sekuriti Peruri menjalankan penugasan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP32) untuk mencetak uang NKRI dan 4 (empat) produk utama lainnya, yaitu pita cukai, paspor, meterai dan buku pertanahan. Kami ingin secara bertahap kepemilikan Peruri terus naik dan setelah melalui negosiasi yang panjang, akhirnya cita-cita itu dapat direalisasikan. Idealnya kami ingin menjadi pemegang saham mayoritas tetapi pelaksaannya perlu bertahap. Semoga 5 (lima) tahun ke depan cita-cita menjadi pemegang saham mayoritas dapat direalisasikan", kata Prasetio lebih lanjut.

Hingga 2016 pendapatan SPS mencapai Rp477 miliar dengan laba bersih Rp9,2 miliar. Perusahaan afiliasi Peruri ini cukup sehat dengan pertumbuhan rata-rata per-tahun 10 persen. "Kami meminta manajemen SPS agar pada tahun-tahun yang akan datang dapat membuka pasar internasional, jangan hanya memenuhi kebutuhan domestik (Peruri). Pembukaan pasar internasional ini sejalan dengan visi Peruri untuk go global dan go digital," tutup Prasetio.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PT Dirgantara Indonesia Luncurkan Pesawat CN-245 di 2018

PT Dirgantara Indonesia Luncurkan Pesawat CN-245 di 2018

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 07:18 WIB

Hanson International Galang Dana Lewat Obligasi

Hanson International Galang Dana Lewat Obligasi

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 12:32 WIB

Pesawat CN-235 Produksi PT Dirgantara Indonesia Tiba di Senegal

Pesawat CN-235 Produksi PT Dirgantara Indonesia Tiba di Senegal

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 09:17 WIB

PT DI Diduga Tak Transparan Soal Produksi CN-295 dan Heli Cougar

PT DI Diduga Tak Transparan Soal Produksi CN-295 dan Heli Cougar

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 21:47 WIB

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 02:00 WIB

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 17:28 WIB

Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta

Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 09:49 WIB

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 09:02 WIB

Barata Indonesia Kolaborasi dengan Siemens Aktiengesellschaft

Barata Indonesia Kolaborasi dengan Siemens Aktiengesellschaft

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 19:59 WIB

Anak Usaha RNI Lebarkan Sayap Bisnis ke Afrika

Anak Usaha RNI Lebarkan Sayap Bisnis ke Afrika

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 11:02 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×