Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

Pidato Trump Depan Kongres Sebabkan Emas Berjangka Turun

Dythia Novianty

Kamis, 02 Maret 2017 | 06:59 WIB
Pidato Trump Depan Kongres Sebabkan Emas Berjangka Turun
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah pidato Presiden AS Donald Trump di hadapan Kongres.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April turun 3,9 dolar AS, atau 0,31 persen, menjadi menetap di 1.250,00 dolar AS per ounce.

Permintaan "safe haven" yang terlihat pada awal minggu ini dan selama bagian dari minggu lalu telah dieliminasi karena ekuitas AS melonjak pada Rabu (1/3), setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan memotong pajak perusahaan dan pribadi untuk warga Amerika.

Ini mendorong ekuitas AS naik tajam. Indeks Dow Jones Industrial Average AS naik 337,90 poin atau 1,62 persen pada pukul 19.05 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik karena investor mencari tempat yang aman, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya naik.

Emas diletakkan di bawah tekanan lebih lanjut karena indeks dolar AS naik 0,34 persen pada pukul 19.05 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Pidato Presiden Trump telah secara dramatis berdampak terhadap ekspektasi untuk kenaikan suku bunga pada pertemuanKomite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya. Investor sekarang percaya the Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 selama pertemuan FOMC Maret Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikan suku bunga mencapai 66 persen pada pertemuan Maret dan 72 persen untuk pertemuan Mei.

Sebuah laporan dirilis Institute for Supply Management (ISM), juga menempatkan tekanan pada logam mulia, karena indeks manufaktur ISM meningkat sebesar 1,7 poin ke level 57,7, angka yang para analis catat lebih kuat dari perkiraan dan juga tingkat pertumbuhan tertinggi ukuran ini sejak Agustus 2014. Hal ini, dikombinasikan dengan faktor-faktor di atas, berkontribusi terhadap tekanan pada emas.

Perak untuk pengiriman Mei naik 2 sen, atau 0,11 persen, menjadi ditutup pada 18,489 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 12,1 dolar AS, atau 1,17 persen, menjadi ditutup pada 1.018,90 dolar AS per ounce.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga

Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2016 | 06:02 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 02:49 WIB

Pelemahan Dolar AS Dorong Kenaikan Harga Emas

Pelemahan Dolar AS Dorong Kenaikan Harga Emas

Bisnis | Sabtu, 16 April 2016 | 09:02 WIB

Dolar AS Melemah, Harga Emas Naik

Dolar AS Melemah, Harga Emas Naik

Bisnis | Sabtu, 09 April 2016 | 07:32 WIB

Pernyataan FED Tekan Dolar AS, Harga Emas Naik Tajam

Pernyataan FED Tekan Dolar AS, Harga Emas Naik Tajam

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2016 | 07:16 WIB

Terkini

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

×