Jokowi: Reformasi Agraria Adalah Upaya Wujudkan Keadilan Sosial

Adhitya Himawan

Senin, 27 Maret 2017 | 02:30 WIB
Jokowi: Reformasi Agraria Adalah Upaya Wujudkan Keadilan Sosial
Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (25/3/2017). [Foto Biro Pers Setpres]

Kepemilikan sertifikat tanah merupakan bukti sebagai pemilik Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Jadi sekarang harus berani mengatakan 'Ya saya pemilik NKRI. Ini buktinya sertifikat tanah saya'," ucap Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Pembinaan, Fasilitasi dan Kerjasama Akses Reform bagi Masyarakat Penerima Sertifikat Hak atas Tanah di Taman Raja Batu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (25/3/2017).

Namun hingga kini, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan sertifikat. Oleh karenanya Presiden memberikan target kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang untuk jumlah sertifikat yang dibagikan kepada masyarakat. "Target tahun ini 5 juta seluruh Indonesia, biasanya hanya 500-700 ribu sertifikat," kata Presiden.

Selama ini, lanjut Presiden, kendala utama yang dihadapi dalam pembagian sertifikat kepada masyarakat adalah kurangnya jumlah tenaga dari juru ukur. Untuk itu Presiden meminta untuk ditambah juru ukur, bila melalui rekrutmen pegawa negeri sipil (PNS), dapat dilakukan perekrutan melalui jalur outsourcing. "Tahun depat targetnya 7 juta sertifikat yang dibagikan," ujar Presiden.

Untuk diketahui, dari 106 juta bidang tanah, baru 46 juta bidang yang telah disertifikatkan. Presiden menginginkan pada tahun 2025 nanti semua bidang telah bersertifikat.

Oleh karenanya Presiden mengingatkan bahwa apabila target tidak tercapai, maka banyak yang harus bertanggungjawab. Mulai dari kepala BPN tingkat kabupaten/kota, kepala BPN tingkat provinsi dan menteri untuk tingkat menteri dari pemerintah pusat. "Kerja harus dengan target, kalau tidak pakai target enak banget," kata Presiden.

Pemerintah akan terus mendorong pembagian sertifikat tanah sebagai bagian reforma agraria untuk mewujudkan keadilan. "Keadilan dalam penguasaan, dalam pemilikan, dalam penggunaan dan dalam pemanfaatan tanah, wilayah. Dan sumber daya yang ada di dalamnya," ucap Presiden.

Reforma agraria bukanlah sebatas persoalan administrasi. "Bukan hanya untuk penyelesaian sengketa agraria antara masyarakat dengan perusahaan atau antara masyarakat dengan pemerintah. Tapi ini masalah keadilan," ucap Presiden.

Manfaat lain yang dapat diperoleh dengan adanya sertifikat kepemilikan tanah tersebut adalah dapat dijaminkan ke bank. Namun Presiden mengingatkan agar digunakan untuk hal-hal yang produktif, seperti untuk jaminan usaha dan modal kerja, jangan digunakan untuk membeli mobil atau motor. "Untuk menghasilkan pendapatan yang lebih banyak yang nantinya bisa diwariskan untuk anak cucu," kata Presiden.

baca juga

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil melaporkan bahwa pemegang sertifikat yang hadir sebanyak 1.158 yang mewakili seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Utara. Sofyan juga menjelaskan bahwa permasalahan mendasar dalam proses sertifikat adalah adanya masyarakat yang memiliki tanah tapi tidak memliki uang untuk membayar BPHTB.

Solusinya, kata Sofyan, ada beberapa daerah yang membebaskan sama sekali BPHTB atau memberikan potongan hingga 70 persen.

Tampak hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tegaskan Keberagaman Bangsa Harus Dilestarikan

Jokowi Tegaskan Keberagaman Bangsa Harus Dilestarikan

News | Sabtu, 25 Maret 2017 | 02:30 WIB

Jokowi Ingin Bonus Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jokowi Ingin Bonus Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 03:30 WIB

Jokowi Targetkan Proyek Waduk Sei Gong Kelar Pertengahan 2018

Jokowi Targetkan Proyek Waduk Sei Gong Kelar Pertengahan 2018

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 01:30 WIB

Jokowi Ingatkan Jangan Campur Adukkan Politik dengan Agama

Jokowi Ingatkan Jangan Campur Adukkan Politik dengan Agama

News | Sabtu, 25 Maret 2017 | 00:30 WIB

Melinda Gates akan Bantu Keuangan Inklusif di Indonesia

Melinda Gates akan Bantu Keuangan Inklusif di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 24 Maret 2017 | 23:32 WIB

Jokowi: Generasi Cerdas Kunci Menangkan Persaingan Antar Negara

Jokowi: Generasi Cerdas Kunci Menangkan Persaingan Antar Negara

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 21:47 WIB

Luhut Balas Sindiran Fadli Zon: Jangan Suruh Presiden Naik Esemka

Luhut Balas Sindiran Fadli Zon: Jangan Suruh Presiden Naik Esemka

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 16:54 WIB

Mobil Presiden Jokowi Sering Mogok, Fadli: Ganti Esemka Saja

Mobil Presiden Jokowi Sering Mogok, Fadli: Ganti Esemka Saja

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 13:17 WIB

Ke Batam, Jokowi Tinjau Pembangunan Bendungan Sei Gong

Ke Batam, Jokowi Tinjau Pembangunan Bendungan Sei Gong

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 10:02 WIB

Jokowi Larang Tanah Dikuasai Segelintir Orang dan Badan Usaha

Jokowi Larang Tanah Dikuasai Segelintir Orang dan Badan Usaha

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 07:29 WIB

Terkini

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:36 WIB

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:30 WIB

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 14:23 WIB

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:17 WIB

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:15 WIB

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:13 WIB

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

News | Minggu, 01 November 2026 | 14:05 WIB

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:00 WIB

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 13:59 WIB

×