- Banjir setinggi lebih dari 30 sentimeter merendam 15 desa di dua kecamatan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Minggu.
- Bencana tersebut disebabkan oleh hujan deras selama sepekan yang memicu luapan Sungai Lamie dan Sungai Tripa.
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengerahkan petugas ke lokasi untuk membantu warga dan mengimbau kewaspadaan cuaca ekstrem.
Suara.com - Sebanyak 15 desa di dua kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari 30 sentimeter. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya mengerahkan personel untuk membantu warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nagan Raya Irfanda Rinaldi mengatakan, banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama sepekan terakhir.
“Bencana banjir ini terjadi akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Nagan Raya sejak sepekan terakhir,” kata Irfanda seperti dikutip SUARA.COM dari ANTARA, Minggu [1/11/2026].
Ia menjelaskan, luapan air dari Krueng (Sungai) Lamie dan Krueng Tripa menyebabkan permukiman warga tergenang.
Di Kecamatan Darul Makmur, banjir merendam Gampong Ujong Lamie, Kuta Trieng, Geulangang Gajah, Tuwi Buya, Ujung Lamie, Gunong Cut, dan Suka Raja.
Sementara itu, di Kecamatan Tripa Makmur, banjir menggenangi Gampong Panten Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Neubok Yee PP, Neubok Yee PK, Pasi Kebeu Dom, Lueng Kebeu Jagat, dan Kabu.
Irfanda mengatakan, petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Nagan Raya bersama unsur terkait telah berada di lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.
BPBD juga mengingatkan masyarakat, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan.