Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

Konservasi Pantai di Bali Tahap II Akan Dimulai Pada 2019

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 03 April 2017 | 17:55 WIB
Konservasi Pantai di Bali Tahap II Akan Dimulai Pada 2019
Proyek Konservasi Pantai di Bali Tahap I (Bali Beach Conservation Project). [Dok Kementerian PUPR]

Bertitik tolak dari keberhasilan dalam pelaksanaan Proyek Konservasi Pantai di Bali Tahap I (Bali Beach Conservation Project) di Pantai Sanur, Pantai Nusa Dua, Pantai Kuta, dan Pura Tanah Lot, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melanjutkan Proyek Konservasi Pantai di Bali untuk Tahap II.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan konsep konservasi pantai tahap II tetap akan memprioritaskan upaya remediasi lingkungan dan juga metode pembangunan yang memperhatikan kebutuhan wisatawan (tourism construction method), sehingga daya tarik pantai di Bali yang terkenal keindahannya sebagai tujuan dan aset wisata tidak berkurang nilainya.

“Inovasinya adalah membuat bangunan pemecah gelombang di bawah air, sehingga turis tidak melihat bangunan beton yang mengganggu keindahan pantai. Kita juga memperhatikan lingkungan dengan memelihara terumbu karang,” ujar Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Untuk kelanjutan konservasi pantai tahap II di Bali, Menteri Basuki mengungkapkan akan bekerjasama dengan Pemerintah Jepang dalam hal ini Japan International Cooperation Agency (JICA). Ia menyebutkan adanya kesamaan kondisi geografis antara kedua negara sebagai salah satu alasan dibalik kerjasama di sektor konservasi pantai.

Sementara, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (SNVT PJSA) Bali Penida, Balai Wilayah Sungai Bali Penida Putu Eddy Purna Wijaya mengungkapkan pemerintah Indonesia dengan Jepang telah menandatangani loan agreement IP-575 untuk proyek conservation Bali Beach Fase II pada Jumat, (31/3) kemarin. Menurutnya, perjanjian tersebut meliputi pembiayaan jasa konsultan dan konstruksi.

"Rencananya ada empat lokasi, yakni Pantai Legian-Seminyak di Kabupaten Badung, Pantai Candidasa di Kabupaten Karangasem, Tanjung Benoa di Kabupaten Badung dan melanjutkan sedikit di Pantai Nusa Dua. Total nilai (Loan) 1,1 Miliar Yen atau sekitar Rp1,2 triliun," ungkap Putu di Nusa Dua, Sabtu (1/4).

Putu menyatakan tujuan utama dari Konservasi  Pantai adalah mengembalikan kondisi pantai yang tadinya alami, kemudian kondisi pantai tergerus ombak sehingga mengakibatkan berkurangnya garis pantai.

"Untuk yang di Candidasa memang belum pernah ditangani. Sedangkan yang di Legian Seminyak itu sudah pernah kita tangani, tapi sekarang perlu konstruksi tambahan. Sementara di Nusa Dua dan Tanjung Benoa juga sudah pernah kita tangani sebagian dan akan kita selesaikan sisanya," ujarnya. 

baca juga

Putu menyatakan akan segera melakukan langkah awal di tahun 2017 ini dengan melelang pengadaan kegiatan konsultan Konservasi Pantai di Bali Tahap II.

"Tugas konsultan ini nanti akan membuat desain. Desainnya diharapkan tahun 2018 sudah dikerjakan, kemudian 2019 kita akan sudah bisa mulai konstruksi," ungkap Putu.

Dikatakan Putu, untuk memperkuat konsep desain Konservasi Pantai tersebut, akan didukung dengan sejumlah survei topografi dan geometri untuk memastikan posisi bangunan pengendali ombak (groynes) dan investigasi sumber material.

"Kemudian desain itu akan kami diskusikan dengan masyarakat untuk bersama-sama merumuskan desain yang cocok dan diterima masyarakat," ujar Putu.

Putu berharap pengerjaan Konservasi Pantai di Bali Tahap II tersebut dapat dilakukan secara bersamaan dan ditargetkan seluruhnya akan selesai pada tahun 2022 .

Dari hasil kajian JICA pada 2011 di Pantai Legian-Seminyak, diketahui telah terjadi kemunduran garis pantai yang secara perlahan sehingga gelombang laut pada saat air pasang mencapai bibir pantai. Panjang Konservasi Pantai Legian-Seminyak yang akan ditangani direncanakan sepanjang 2,9 km dengan menambah pengisian pasir pantai di sepanjang wilayah konservasi.

Hal serupa juga terjadi di Pantai Candidasa. Berdasarkan hasil kajian JICA pada 2011, terlihat kondisi pantai yang mengalami abrasi dan  kondisi terumbu karang yang terdegradasi.

Rencananya akan dilakukan modifikasi eksisting Seawall dan komposisinya serta pengisian pasir sepanjang 5 km di sepanjang garis pantai tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR akan Rekategorisasi MBR Rumah Subsidi

Kementerian PUPR akan Rekategorisasi MBR Rumah Subsidi

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 17:48 WIB

Jembatan Cinta di Bali  Sudah  Berfungsi  Kembali

Jembatan Cinta di Bali Sudah Berfungsi Kembali

News | Senin, 03 April 2017 | 10:07 WIB

Menteri Basuki Ajak REI Tingkatkan Porsi Perumahan Untuk MBR

Menteri Basuki Ajak REI Tingkatkan Porsi Perumahan Untuk MBR

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 20:59 WIB

Kementerian PUPR Bangun Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai

Kementerian PUPR Bangun Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 20:52 WIB

Jembatan Cinta di Bali Sudah Berfungsi Kembali

Jembatan Cinta di Bali Sudah Berfungsi Kembali

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 20:44 WIB

Indonesia Berperan Penting Dalam Asia International Water Week

Indonesia Berperan Penting Dalam Asia International Water Week

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 20:39 WIB

Dukung Kedaulatan Pangan, PUPR akan Bangun Waduk dan Irigasi

Dukung Kedaulatan Pangan, PUPR akan Bangun Waduk dan Irigasi

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 20:32 WIB

Bypass Bandara Minangkabau-Pelabuhan Teluk Bayur Beroperasi Mei

Bypass Bandara Minangkabau-Pelabuhan Teluk Bayur Beroperasi Mei

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 20:24 WIB

Hingga Kini, Cina Telah Memiliki 100 Ribu Bendungan

Hingga Kini, Cina Telah Memiliki 100 Ribu Bendungan

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 19:20 WIB

Kementerian PUPR Sosialisasikan UU Jasa Konstruksi di Batam

Kementerian PUPR Sosialisasikan UU Jasa Konstruksi di Batam

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 19:10 WIB

Terkini

Ada Demo Besar di Jakarta, Disdik Kota Tangerang Wajibkan Orang Tua Jemput Siswa 27-28 Agustus

Ada Demo Besar di Jakarta, Disdik Kota Tangerang Wajibkan Orang Tua Jemput Siswa 27-28 Agustus

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Daftar Demo dan Lokasi Aksi Massa Hari Ini 27 Agustus 2026

Daftar Demo dan Lokasi Aksi Massa Hari Ini 27 Agustus 2026

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:54 WIB

Viva Milk Cleanser Cucumber untuk Kulit Apa? Ini Cara Pakai dan Review Pengguna

Viva Milk Cleanser Cucumber untuk Kulit Apa? Ini Cara Pakai dan Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Dugaan Penyebab Bencana Banjir di Tibet, Ratusan Orang Meninggal Dunia

Dugaan Penyebab Bencana Banjir di Tibet, Ratusan Orang Meninggal Dunia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:45 WIB

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nepal, 157 Nyawa Melayang dan Ratusan Orang Hilang

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nepal, 157 Nyawa Melayang dan Ratusan Orang Hilang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

×