Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Rabu, 12 April 2017 | 06:57 WIB
Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur
Presiden Jokowi melantik sejumlah pejabat negara di Istana Merdeka, Selasa (11/4/2017). [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Pembangunan infrastruktur yang menjadi program utama pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla semakin digalakkan. Apalagi sebelumnya Presiden telah memberi target kepada jajarannya agar seluruh program infrastruktur prioritas nasional dapat diselesaikan pada tahun 2017 dan 2018 mendatang.

“Pembangunan infrastruktur tidak bisa ditunda-tunda lagi karena begitu kita undur, kita tunda pembiayaan untuk itu akan semakin besar, dan kita ingin ini juga mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kita,” demikian disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai pembiayaan infrastruktur di Kantor Presiden, Selasa (11/4/2017).

Skema pembiayaan infrastruktur menjadi sangat penting bagi Presiden mengingat keterbatasan anggaran negara. Untuk itu berbagai skema pembiayaan dilakukan oleh pemerintah guna mempercepat pembangunan infrastruktur.

"Saya ingin tahu pada sore hari ini mengenai pembiayaan untuk infrastruktur yang sekarang ini sedang berjalan, baik yang bersumber pada APBN yang bersumber pada non anggaran pemerintah, baik swasta murni, BUMN murni maupun PPP ( Public Private Partnership ), KPBU (Kerjasama Pemerintah degan Badan Usaha) dengan jaminan non anggaran pemerintah. Ini penting sekali kita selesaikan, kita bahas pada sore hari ini,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden Jokowi menekankan agar swasta dapat membiayai pembangunan infrastruktur. Namun, pemerintah juga menyiapkan skema lain yaitu Public Private Partnership (PPP) atau Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Disamping itu, peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga diharapkan dapat berkontribusi dalam membiayai infrastruktur.

“Pilihan terakhir ini baru ditempuh dengan pembiayaan dari APBN atau APBD," ucap Presiden.

Proses sekuritisasi pada BUMN, yaitu penjualan aset untuk kemudian hasil penjualannya dijadikan modal kembali untuk pembangunan juga disinggung dalam rapat tersebut. Presiden berharap agar proses sekuritisasi ini dapat dilakukan sehingga dapat mempercepat proses pembangunan.

“Sekuritisasi untuk mendapatkan anggaran yang fresh, uang yang fresh dari pasar juga bisa kita lakukan sehingga juga bisa mempercepat pembangunan infrastruktur tidak hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa," kata Presiden.

baca juga

Beberapa kendala pembangunan infrastruktur seperti pembebasan lahan juga dibahas dalam rapat terbatas itu. Presiden ingin mendengar apabila terdapat beberapa kendala lain terutama di beberapa proyek antara lain (Light Rail Transit) LRT Jabodetabek, Kereta Cepat Jakarta – Bandung, dan Kereta Kencang Jakarta – Surabaya, serta beberapa proyek jalan tol.

“Meskipun saya enggak mendengar kalau ada sedikit kesulitan pembiayaan juga bisa disampaikan pada sore hari ini. Silakan terbuka menyampaikan kalau ada hal-hal yang perlu dibahas,” ujar Presiden menutup sambutannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Tidak Bisa Ditunda

Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Tidak Bisa Ditunda

News | Rabu, 12 April 2017 | 00:02 WIB

Selain Susi, Menteri-menteri Jokowi Ini Juga Nyentrik Lho

Selain Susi, Menteri-menteri Jokowi Ini Juga Nyentrik Lho

Video | Selasa, 11 April 2017 | 19:39 WIB

Saldi Isra Resmi Dilantik Jadi Hakim Konstitusi

Saldi Isra Resmi Dilantik Jadi Hakim Konstitusi

News | Selasa, 11 April 2017 | 16:18 WIB

Mantan Ketua KPK: Negara Ini Jangan Basa-basi dan Cari Muka

Mantan Ketua KPK: Negara Ini Jangan Basa-basi dan Cari Muka

News | Selasa, 11 April 2017 | 16:04 WIB

Jokowi Berharap Wakatobi Jadi Pilar Industri Pariwisata Sultra

Jokowi Berharap Wakatobi Jadi Pilar Industri Pariwisata Sultra

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 08:52 WIB

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 08:43 WIB

Temui Jokowi, Bawaslu Laporkan Pengawasan Pemilu Selama 2012-2017

Temui Jokowi, Bawaslu Laporkan Pengawasan Pemilu Selama 2012-2017

News | Selasa, 11 April 2017 | 07:38 WIB

Komisioner KPU 2012-2017 Laporkan Hasil Kerja ke Presiden Jokowi

Komisioner KPU 2012-2017 Laporkan Hasil Kerja ke Presiden Jokowi

News | Selasa, 11 April 2017 | 07:28 WIB

Indo Digital Tuding Video Ahok-Djarot Lecehkan Presiden Jokowi

Indo Digital Tuding Video Ahok-Djarot Lecehkan Presiden Jokowi

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:31 WIB

PSSI Target 250 Ribu Pemain Indonesia Terdata di FIFA Tahun Ini

PSSI Target 250 Ribu Pemain Indonesia Terdata di FIFA Tahun Ini

Bola | Senin, 10 April 2017 | 21:02 WIB

Terkini

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

×