Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kepala BKPM Klaim Kisruh Freeport Tak Ganggu Investasi

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 26 April 2017 | 18:50 WIB
Kepala BKPM Klaim Kisruh Freeport Tak Ganggu Investasi
Kepala BKPM Thomas Lembong (kiri) dan Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan). [Dok BKPM]

Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong memastikan bahwa kisruh yang terjadi antara PT. Freeport Indonesia dengan pemerintah terkait izin operasi Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus tak menganggu iklim investasi di Indonesia.

"Sampai sekarang investasi tetap berjalan baik kok. Nggak ada masalah. Realisasi investasi pada Triwulan I 2017 paling banyak ke sektor pertambangan, yakni 14,2 persen dari total realisasi investasi sebesar Rp 165 triliun," kata Tom di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Tom mengatakan, dimata investor kasus antara Freeport dengan Pemerintah ini sebagai special case. Sehingga tidak akan berdampak signifikan kepada dunia investasi.

"Mengenai proses yang dijalankan pemerintah dan Freeport, meski kasusnya high profile, untuk sementara ini investor bisa melihatnya sebagai special case, kasus yang terisolasi, tidak mencerminkan iklim investasi secara umum," katanya.

Seperti diketahui, antara Pemerintah Indonesia dengan PT. Freeport Indonesia hingga saat ini masih melakukan perundingan terkait perubahan Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus masih terus berlanjut.

Dalam perundingan tersebut, Kementerian ESDM mengacu dan berpedoman pada UU no 4 tahun 2009 dan PP no 1 tahun 2017. Atas dasar itu, posisi dan sikap K-ESDM adalah menggunakan perundingan untuk memastikan FI mengubah Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi, membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter), dan divestasi saham hingga 51 persen.

Tiga poin tersebut tidak bisa ditawar dan dinegosiasi. Yang bisa dirundingkan adalah bagaimana implementasinya.

Investasi baik

Badan Koordinasi Penanaman Modal melaporkan realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman Modal Asing pada kuartal- I 2017 mencapai Rp 165,8 triliun.

Thomas Lembong mengatakan, angka ini mengalami kenaikan sebesar 13,2 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp146,5 triliun.

"Realisasi ini mampu menyerap 194 ribu tenaga kerja. Hal ini menggambarkan bahwa minat investasi di Indonesia tetap tinggi dan kami optimis bahwa target tahun 2017 sebesar Rp 678,8 triliun akan dapat tercapai," kata Tom.

Tom menjelaskan untuk realisasi PMDN mencapai Rp 68,8 triliun, naik 36,4 persen dari Rp 50,4 triliun pada kuartal I 2016. Adapun realisasi PMA mencapai Rp 97 triliun atau mengalami kenaikan 0,94 persen dari Rp 96,1 triliun pada kuartal I 2016.

Selain itu, Tom juga mengklaim bahwa sebaran investasi di luar Pulau Jawa juga mengalami peningkatan yakni sebesar Rp 75,3 triliun pada kuartal I 2017. Angka ini setara dengan 45,4 persen dari total investasi, dibandingkan 44,9 persen pada kuartal I 2016. Namun, jika dikelompokkan lebih jauh, proyek pembangunan di Pulau Jawa masih mendominasi.

Seperti di Jawa Barat (Rp 29,3 triliun atau 17,7 persen), DKI Jakarta (Rp 24,2 triliun atau 14,6 persen), Jawa Timur (Rp 12,6 triliun atau 7,6 persen), Banten (Rp 12,4 triliun atau 7,4 persen), dan Jawa Tengah (Rp 11,9 triliun atau 7,2 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengusaha Justru Khawatirkan Ini terkait Pilkada Jakarta

Pengusaha Justru Khawatirkan Ini terkait Pilkada Jakarta

Bisnis | Rabu, 26 April 2017 | 16:39 WIB

Jokowi Akui Investasi Menjadi Rebutan Semua Negara

Jokowi Akui Investasi Menjadi Rebutan Semua Negara

Bisnis | Rabu, 26 April 2017 | 12:00 WIB

Jokowi: Izin Investasi Jangan Dipersulit Agar Rakyat Dapat Kerja

Jokowi: Izin Investasi Jangan Dipersulit Agar Rakyat Dapat Kerja

Bisnis | Selasa, 25 April 2017 | 14:46 WIB

Indonesia Jadi Incaran Investor Properti, Mengapa?

Indonesia Jadi Incaran Investor Properti, Mengapa?

Bisnis | Senin, 24 April 2017 | 08:29 WIB

Wapres AS Bawa Investasi 10 Miliar Dolar AS Masuk Indonesia

Wapres AS Bawa Investasi 10 Miliar Dolar AS Masuk Indonesia

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 14:58 WIB

Mike Pence Saksikan Peresmian Kerjasama RI-AS Di Sektor Energi

Mike Pence Saksikan Peresmian Kerjasama RI-AS Di Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 13:12 WIB

Posisi Jawa Timur Strategis Bagi Perekonomian Daerah Lain

Posisi Jawa Timur Strategis Bagi Perekonomian Daerah Lain

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 11:33 WIB

Jokowi Sambut Baik Komitmen AS Perkuat Perdagangan dan Investasi

Jokowi Sambut Baik Komitmen AS Perkuat Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 06:59 WIB

Pilkada DKI Panas, Investor Sempat Tunda Investasi

Pilkada DKI Panas, Investor Sempat Tunda Investasi

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 22:29 WIB

Wapres AS akan Datang, 5 Perusahaan AS akan MOU Investasi

Wapres AS akan Datang, 5 Perusahaan AS akan MOU Investasi

Bisnis | Rabu, 19 April 2017 | 08:19 WIB

Terkini

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB