Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Posisi Jawa Timur Strategis Bagi Perekonomian Daerah Lain

Adhitya Himawan

Jum'at, 21 April 2017 | 11:33 WIB
Posisi Jawa Timur Strategis Bagi Perekonomian Daerah Lain
Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Jawa Timur, DR. Ir. Abdul Hamid dalam KRA IV di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya, Kamis (20/4/2017). [Dok Panitia]

Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Jawa Timur, DR. Ir. Abdul Hamid mengatakan, akuntansi dapat dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan akuntabilitas dalam tata kelola dan riset Pemprov Jawa Timur. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang sesuai dengan good corporate governance wajib diterapkan sebagai perwujudan akuntabilitas. Skema pembiayaan riset yang diadakan atas dasar kerjasama Pemprov Jawa Timur dan para dosen dari berbagai perguruan tinggi, harus dikelola secara akuntabel, jangan sampai tertangkap tangan karena penyalahgunaan dana hibah  riset.

“Dosen sebagai modal SDM dan kaum  intelektual dituntut untuk bisa melakukan riset yang bermanfaat bagi masyarakat dan penerapan teknologi untuk pengembangan infrastruktur,” kata Hamid dalam Konferensi Regional Akuntansi (KRA) IV di Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/4/2017).

Hamid menjelaskan, tema pembangunan 2018 yang dicanangkan oleh Pemprov Jawa Timur adalah memacu investasi dan memantapkan pembangunan infrastruktur untuk percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Rancangan RKPD 2018 adalah memacu pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan industri, perdagangan, efektivitas dan efisiensi pembiayaan pembangunan di Jawa Timur. Hal ini diwujudkan dalam jangka pendek dengan beberapa cara. Pertama, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui; pangan, UMKM, industri manufaktur.

“Berikutnya, mempercepat realisasi ijin prinsip, sehingga investasi dipertahankan, serta  pasar ASEAN dan pasar non tradisional,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Hamid, posisi Provinsi Jawa Timur sangat strategis, karena merupakan provinsi yang berpengaruh terhadap perekonomian daerah lain di Indonesia. Berdasarkan data resmi, sambung dia, tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur 1.855,04 triliun, tumbuh 5,55 persen dibandingkan tahun 2015 sebesar 5,44 persen. Produk Domestik Bruto (PDB) Rp. 12.406,80 triliun dengan share 14,95.Maka, tidak salah kalau Provinsi Jawa Timur sebagai center of grafity, karena juga memiliki luas wilayah 47.152 km2. Jumlah penduduk (data BPS 2016) 39.075.079 orang, kepadatan penduduk 807 jiwa/km2. Mayoritas penduduk beragama muslim (97,80 persen). Jumlah kabupaten dan kota 38, dengan 665 kecamatan dan 8.501 desa/kelurahan. Laju pertumbuhan penduduk 0,610, total fertility rate 1,946 dan Rasio perbandingan jenis kelamin 97,03.

“Posisi yang sangat strategis itulah yang diharapkan akan mampu mewujudkan iklim investasi untuk memperlancar pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” tukas Hamid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SDGs Tidak Akan Tercapai Tanpa Dukungan Pemerintah

SDGs Tidak Akan Tercapai Tanpa Dukungan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 11:26 WIB

Membangun Human Capital Bukan Belanja Habis Pakai

Membangun Human Capital Bukan Belanja Habis Pakai

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 11:14 WIB

IAI Dorong Peran Dosen Dalam Pendidikan Akuntansi Ditingkatkan

IAI Dorong Peran Dosen Dalam Pendidikan Akuntansi Ditingkatkan

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 11:05 WIB

Inilah Rangkaian Konferensi Regional Akuntansi IV

Inilah Rangkaian Konferensi Regional Akuntansi IV

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 10:58 WIB

Organisasi Publik Merupakan Soko Guru Perekonomian Indonesia

Organisasi Publik Merupakan Soko Guru Perekonomian Indonesia

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 10:50 WIB

Pilkada DKI Panas, Investor Sempat Tunda Investasi

Pilkada DKI Panas, Investor Sempat Tunda Investasi

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 22:29 WIB

Istana Dukung Rencana Investasi Disneyland di Boyolali

Istana Dukung Rencana Investasi Disneyland di Boyolali

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 09:30 WIB

Investasi Arab Saudi Kurang, Jokowi Perbaiki Iklim Investasi

Investasi Arab Saudi Kurang, Jokowi Perbaiki Iklim Investasi

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 17:31 WIB

Investasi Arab Saudi di Indonesia Kecil, Jokowi Siap Introspeksi

Investasi Arab Saudi di Indonesia Kecil, Jokowi Siap Introspeksi

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 15:42 WIB

BKPM Genjot Investasi Pariwisata di Sulawesi Utara

BKPM Genjot Investasi Pariwisata di Sulawesi Utara

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 13:28 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB