Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Adhitya Himawan

Rabu, 03 Mei 2017 | 19:04 WIB
Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen
Media Gathering Indonesian Petrolleum Association (IPA) di Jakarta. [Dok IPA]

Sektor minyak dan gas bumi (migas), beserta semua sektor pendukungnya dapat memberikan kontribusi hingga sebesar 62,67 persen, terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini disebabkan karena industri migas tidak berdiri sendiri, banyak industri penunjang yang ikut bergerak, seperti pengadaan barang atau jasa, konstruksi dan bidang lainnya.

"Satu dollar investasi di sektor hulu migas, dapat memberikan manfaat ekonomi sebesar 5,2 kali dari investasi awal. Oleh karena itu, pemerintah harus bisa melihat industri ini bukan hanya sekedar penyumbang PDB bagi negara, tetapi juga sebagai katalis penggerak ekonomi berbagai sektor lain," kata Pelaku Industri Migas Senior, T.N. Machmud dalam keterangan resmi, Sabtu (29/4/2017).

Lebih dari itu, sektor migas berpotensi memberikan kontribusi sebesar 3-4 persen terhadap pertumbuhan PDB Indonesia. Pemerintah menargetkan pertumbuhan Indonesia sebesar 7 persen, sedangkan tahun ini PDB Indonesia diperkirakan hanya mencapai 4.6-5 persen.

"Melihat kondisi ini, pemerintah sebaiknya tidak mengesampingkan sektor usaha strategis yang berpotensi memberikan kontribusi tinggi bagi pembangunan Indonesia," ujarnya.

Machmud menuturkan bahwa di periode awal pembangunan nasional pada awal Orde Baru, Indonesia membutuhkan banyak dana untuk membangun negeri. Sektor migas waktu itu adalah penyumbang yang terbesar untuk negara. Manfaat yang didapatkan sangat besar dan luas, yang dirasakan di berbagai aspek kehidupan masyarakat, melalui pembangunan.

"Peran sektor migas saat ini, memiliki relevansi yang berbeda, tidak lagi sebagai penghasil utama pendapatan negara, namun sebagai sektor penggerak pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Sektor migas membawa impak yang besar bagi sektor lain – multiplier effect. Hal ini juga diakui oleh Wargono Soenarko, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas dan Panas Bumi Indonesia (APMI). Peran dan kontribusi pendapatan dari sektor migas tidak bisa dihilangkan begitu saja, tetapi bisa di pertahankan produksinya.

"Industri ini bisa memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar terhadap turunannya," katanya dalam kesempatan yang sama.

baca juga

Sebut saja, di APMI di setiap satu rig memberikan sumber pendapatan terhadap 21 industri komponen yang terlibat dalam pengeboran minyak dan sebaliknya bila industri ini mati akan memberikan stagnasi terhadap ekonomi di bawahnya.

“Dahulu anggota kita di APMI mencapai 480 perusahaan - seiring dengan meningkatnya harga minyak. Namun kini anggotanya sedikit, lantaran produksi minyak dalam negeri yang menurun,” kata Wargono menjelaskan.

Industri migas menggerakan dan melibatkan sangat banyak perusahaan lokal Indonesia. Sebanyak 350 anggota yang saat ini tergabung di APMI, merupakan pendukung industri migas dari sektor jasa dan berbagai sektor keahlian lainya. Aktifitas yang dilakukan perusahaan anggota APMI akan membuka kesempatan kerja di berbagai wilayah kerja lapangan migas dan turut menggerakkan roda perekonomian daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:27 WIB

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 15:23 WIB

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 14:51 WIB

Jokowi Minta Sulsel Jadi Lokomotif Ekonomi Pulau Sulawesi

Jokowi Minta Sulsel Jadi Lokomotif Ekonomi Pulau Sulawesi

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:46 WIB

Posisi Jawa Timur Strategis Bagi Perekonomian Daerah Lain

Posisi Jawa Timur Strategis Bagi Perekonomian Daerah Lain

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 11:33 WIB

Membangun Human Capital Bukan Belanja Habis Pakai

Membangun Human Capital Bukan Belanja Habis Pakai

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 11:14 WIB

Istana Dukung Rencana Investasi Disneyland di Boyolali

Istana Dukung Rencana Investasi Disneyland di Boyolali

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 09:30 WIB

Jonan: Iklim Investasi Migas Dipengaruhi Harga Minyak Dunia

Jonan: Iklim Investasi Migas Dipengaruhi Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 13 April 2017 | 11:17 WIB

Pengamat: Suka Tidak Suka, Indonesia Alami Krisis Energi

Pengamat: Suka Tidak Suka, Indonesia Alami Krisis Energi

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 08:12 WIB

IPA: Industri Migas Butuh Kepastian Hukum dan Kebijakan Negara

IPA: Industri Migas Butuh Kepastian Hukum dan Kebijakan Negara

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 07:55 WIB

Terkini

Pagi Mencekam di Pakuwon City Surabaya: Ledakan Hebat Hancurkan Ruko dan Mobil, 5 Orang Terluka

Pagi Mencekam di Pakuwon City Surabaya: Ledakan Hebat Hancurkan Ruko dan Mobil, 5 Orang Terluka

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Aliran Dana Korupsi Chromebook Lombok Timur: Giliran Mantan Bupati dan Sekda Diincar?

Aliran Dana Korupsi Chromebook Lombok Timur: Giliran Mantan Bupati dan Sekda Diincar?

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Setelah Cabai, Harga Bawang Merah Juga Mulai Naik

Setelah Cabai, Harga Bawang Merah Juga Mulai Naik

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Pintu dan Pagar Terkunci, 2 Pemuda Tewas Terjebak Kebakaran di Matraman

Pintu dan Pagar Terkunci, 2 Pemuda Tewas Terjebak Kebakaran di Matraman

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:42 WIB

7 Cara Mengusir Semut Hitam di Rumah agar Tidak Datang Lagi

7 Cara Mengusir Semut Hitam di Rumah agar Tidak Datang Lagi

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:32 WIB

×