Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Membangun Human Capital Bukan Belanja Habis Pakai

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 21 April 2017 | 11:14 WIB
Membangun Human Capital Bukan Belanja Habis Pakai
Rektor Unair Surabaya, Prof. DR. Moh. Nasih di Surabaya, Jawa Timur. [Dok Panitia]

Modal Sumber Daya Manusia (human capital) menjadi sangat penting bagi pembangunan. Pembangunan yang tidak mengutamakan human capital akan mengalami kegagalan. Sebagai contoh kegagalan dari MDGs yang akhirnya melahirkan konsep baru, yakni Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs merupakan dokumen yang menjadi acuan dalam rangka transformasi dunia menuju 2030. Untuk mencapai Pembangunan Berkelanjutan --“Transforming Our World: yang disepakati di New York 2 Agustus 2015 oleh 193 negara anggota PBB.

"Oleh karena itu, sudah saatnya bangsa Indonesia menganggap bahwa membangun human capital sebagai belanja modal bukan sebagai belanja habis pakai," kata Rektor Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Moh Nasih dalam Konferensi Regional Akuntansi (KRA) IV yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Pendidik (IAI KAPd) Wilayah Jawa Timur di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/4/2017).

"Negara Indonesia didirikan untuk tujuan tak terbatas demi mencapai kesejahteraan bersama. Pertanyaannya, kira-kira bagaimana masa depan anak cucu kita?," tanya dia.

Mengenai tantangan ke depan, kata Nasih, apakah mungkin anak cucu kita kelak masih bisa bermain dakon dengan leluasa?, masih bisa menghirup udara sesegar yang sekarang?, atau masih bisa menikmati ikan laut dengan kandungan protein seperti sekarang?

Dikatakan Nasih, terdapat lima tantangan yang dihadapi saat ini, yaitu kelaparan, kemiskinan, kerusakan lingkungan, perubahan iklim, dan kesenjangan. Masih ada 795 juta manusia yang hidup kelaparan dari 7 milyar penduduk dunia, sedangkan jumlah kemiskinan di indonesia sekitar 28 juta dan di Jawa Timur sekitar 4,7 Juta. Sementara, kerusakan lingkungan semakin parah yang disebabkan oleh banyaknya pembangunan infrastruktur seperti hotel, apartemen dan mall yang tidak seimbang sehingga menyebabkan banyak terjadinya banjir dan hujan es. Kesenjangan hidup di indonesia juga masih tinggi.
"Oleh karena itu perlu peran dari bebagai pemangku kepentingan (stake holder) untuk bersama-sama membangun komitmen dan meningkatkan kompetensi," tegas dia.

Menurutnya, kedua hal tersebut harus mendukung, kompetensi saja tidak cukup kalau tidak punya komitmen dan sebaliknya.

"Ke depan, saya berharap akan ada laporan sumber-sumber kesejahteraan dari tiap-tiap kabupaten," ujarnya.

Kabid Perizinan dan Kepatuhan Profesi Penilai, Aktuaris dan Profesi Keuangan Lainnya PPPK Kementerian Keuangan, Triyanto, MM, MH, Ak., mengatakan perlu upaya untuk meningkatkan jumlah anggaran melalui sektor pendidikan, diantaranya naiknya dana penelitian, adanya sertifikasi dosen, dan lain-lain.

"Human capital yang merupakan agenda penting untuk diimplementasikan membutuhkan peran serta Kementerian Keuangan untuk mendorong pengalokasikan anggaran yang lebih tinggi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istana Dukung Rencana Investasi Disneyland di Boyolali

Istana Dukung Rencana Investasi Disneyland di Boyolali

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 09:30 WIB

Panglima TNI: Kaya Energi, Indonesia Dapat Ancaman Dari Luar

Panglima TNI: Kaya Energi, Indonesia Dapat Ancaman Dari Luar

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 06:46 WIB

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 08:43 WIB

MCI Minta Pemerintah Jangan Sepelekan Bonus Demografi

MCI Minta Pemerintah Jangan Sepelekan Bonus Demografi

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:37 WIB

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Tertinggi Setelah India dan Cina

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Tertinggi Setelah India dan Cina

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 12:42 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen, Ini Jurus Jokowi

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen, Ini Jurus Jokowi

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 16:58 WIB

Contoh Korsel dan Jepang, Budaya Jadi Modal Pembangunan Indonesia

Contoh Korsel dan Jepang, Budaya Jadi Modal Pembangunan Indonesia

News | Selasa, 04 April 2017 | 11:10 WIB

Jokowi Ingin Bonus Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jokowi Ingin Bonus Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 03:30 WIB

Jokowi: Perekonomian Nasional Masih Digerakkan Oleh Konsumsi

Jokowi: Perekonomian Nasional Masih Digerakkan Oleh Konsumsi

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 07:24 WIB

Tim Ekonomi Kabinet Jokowi Dikritik Tidak Padu

Tim Ekonomi Kabinet Jokowi Dikritik Tidak Padu

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 13:35 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB