Geliat Sulut Dengan Pelabuhan Internasional dan KEK Bitung

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 14 Juni 2017 | 12:56 WIB
Geliat Sulut Dengan Pelabuhan Internasional dan KEK Bitung
KEK Bitung. [kecamatanmatuari.bitungkota.go.id]

Merealisasikan Proyek International Hub Sea Port (IHP) Bitung senilai Rp34 triliun dan juga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dengan nilai investasi diperkirakan sekitar Rp35 triliun, tidaklah mudah. Berbagai upaya tetap dilakukan untuk dapat menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi.

Kemarin, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) memboyong konsultan pelaksana penyusunan Outline Business Case (OBC), yakni konsorsioum Mott Macdonald, Deloitte, dan HPRP Lawyers, datang langsung ke Proyek Pelabuhan Hub Internasional Bitung.

Tujuannya, untuk mencari data dan temuan terkait kesiapan infrastruktur, potensi pelabuhan penunjang, dan kondisi eksisting Pelabuhan Bitung yang akan dijadikan pelabuhan internasional. Juga untuk memperkenalkan konsultan OBC dengan stakeholder utama proyek, PT. Pelindo IV dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Direktur Sektor Transportasi KPPIP Dwianto Eko mengatakan, semua temuan di lapangan berguna sebagai informasi awal tentang potensi koridor Sulut. Sesuai keinginan Pemerintah Pusat, kata Dwi, proyek pembangunan daerah sebaiknya dibuat dalam satu koridor dan tidak terpisah-pisah. "Targetnya adalah kita mendapatkan program untuk mengembangkan infrastuktur hinterland-nya. Program ini harapannya dikembangkan oleh kementerian masing-masing sebagai roadmap," kata Dwi, dalam keterangan resmi, Rabu (14/6/2017).

Lanjut Dwi, informasi awal yang didapat tim konsultan OBC dari kunjungan ini selanjutnya akan dibawa ke Belt and Road Forum (BRF) di Beijing, China, pertengahan Juni 2017. Sulawesi Utara bersama Sumatera Utara dan Kalimantan Utara diketahui menjadi tiga provinsi yang diminati investor China.

"Peran kita (KPPIP) untuk proses ke BRF terkait OBC. Seperti yang kita lakukan di PHI Kuala Tanjung, yakni untuk mempersiapkan proyek," kata dia.

Pelabuhan Bitung dipilih sebagai Pelabuhan Hub Internasional di Kawasan Timur Indonesia dengan berbagai pertimbangan. Seperti pertumbuhan di wilayah timur Indonesia memiliki potensi lebih tinggi dibanding wilayah barat Indonesia. Selain itu, dinamika logistik di wilayah timur Indonesia diharapkan bertumbuh secara eksponensial.

Di samping itu, keberadaan Pelabuhan Hub Internasional Bitung juga akan mendukung kegiatan industri kawasan timur Indonesia meliputi Ambon dan Ternate (pertanian, industri dan pertambangan) serta Samarinda, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan (batubara, minyak bumi dan kayu lapis).

baca juga

Dari informasi terakhir yang diberikan Pemprov Sulut per Februari 2017, ada tiga lokasi yang memiliki potensi untuk dapat dikembangkan sebagai satu kesatuan Pelabuhan Hub Internasional (PHI) Bitung. Yakni mengembangkan pelabuhan eksisting, pelabuhan baru di Pulau Lembeh, dan Pelabuhan baru di Kawasan Ekonomi Khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KEK Tanjung Kelayang, KEK Kelas Dunia Bertema Heritage

KEK Tanjung Kelayang, KEK Kelas Dunia Bertema Heritage

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 13:28 WIB

Pulau Jawa Jadi Fokus Launching Perhutanan Sosial

Pulau Jawa Jadi Fokus Launching Perhutanan Sosial

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 13:10 WIB

Darmin Akui Ketegangan Timur Tengah Bisa Pengaruhi Harga Minyak

Darmin Akui Ketegangan Timur Tengah Bisa Pengaruhi Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 21:01 WIB

Ini Sejumlah Jurus Pemerintah Atasi Ketimpangan Ekonomi

Ini Sejumlah Jurus Pemerintah Atasi Ketimpangan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2017 | 09:30 WIB

Jumlah Petani Turun, Pemerintah Galakkan Reformasi Agraria

Jumlah Petani Turun, Pemerintah Galakkan Reformasi Agraria

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 13:45 WIB

Kebijakan Jokowi Hapus Subsidi Dinilai Positif Bagi Ekonomi RI

Kebijakan Jokowi Hapus Subsidi Dinilai Positif Bagi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 13:05 WIB

Versi Darmin, Ada Tiga Pilar Pemerataan Ekonomi

Versi Darmin, Ada Tiga Pilar Pemerataan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 12:17 WIB

Darmin Prediksi 85 Persen Penduduk Desa Pindah ke Kota Pada 2050

Darmin Prediksi 85 Persen Penduduk Desa Pindah ke Kota Pada 2050

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:41 WIB

Darmin Akui Surabaya Bisa Jadi Contoh Smart City

Darmin Akui Surabaya Bisa Jadi Contoh Smart City

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:25 WIB

Darmin Akui Perekonomian Daerah Harus Dibangun Dengan Segera

Darmin Akui Perekonomian Daerah Harus Dibangun Dengan Segera

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:18 WIB

Terkini

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

×