Ini 4 Jalan Tol Baru di Banten Yang Dikebut Kementerian PUPR

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 19 Juni 2017 | 13:24 WIB
Ini 4 Jalan Tol Baru di Banten Yang Dikebut Kementerian PUPR
Pembangunan jalan tol. [suara.com/Welly Hidayat]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan konektivitas antar wilayah di Provinsi Banten dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, mengurangi kemiskinan, dan membuka lapangan kerja. Sebagai bagian dari penyangga Ibukota Jakarta, Provinsi Banten menjadi hunian jutaan komuter yang bekerja di kawasan metropolitan Jabodetabek. Oleh karenanya kelancaran konektivitas dan ketepatan waktu perjalanan menjadi kebutuhan para komuter tadi. Selain itu pemerataan pembangunan ke arah Selatan dan Barat Provinsi Banten juga terus menjadi fokus pembangunan.

"Melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian PUPR mendorong penyelesaian pembangunan empat jalan tol baru yaitu, Serang-Panimbang (83,6 km), Kunciran-Serpong (11,19 km), Serpong-Cinere (10,14 km), dan Serpong-Balaraja (30 km)," kata Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Tol Serang-Panimbang direncanakan dimulai konstruksinya pada tahun ini dan ditargetkan selesai tahun 2019. Ruas tol ini akan menghubungkan setidaknya empat kota/kabupaten otonom, yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang yang diharapkan juga bisa menggerakkan ekonomi baru pada kawasan strategis kota/kabupaten. Kehadiran tol ini juga meningkatkan aksesibilitas menuju Banten bagian selatan dan mendukung salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas yang dikembangkan pemerintah sekaligus menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)/Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung.

Untuk membangun tol sepanjang 83,67 km dibutuhkan dana mencapai Rp3,56 triliun dan akan dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Serang-Panimbang. Hingga saat ini Tol Serang-Panimbang masih dalam tahap pembebasan lahan dengan progres 83,91 persen.

Jalan Tol lainnya yang tengah dibangun adalah Tol Kunciran-Serpong 11,19 km, yang tengah dibangun oleh PT Marga Trans Nusantara dengan biaya pembangunan Rp1,26 triliun. Jalan Kunciran-Serpong akan sangat mendukung dunia usaha, apalagi akan mendukung daerah-daerah yang tengah berkembang seperti Karawaci, Cikupa, dan Kota Baru Maja. Jalan tol ini juga dianggap sangat penting bagi dunia usaha karena merupakan bagian Jakarta Outer Ring Road II (JORR II). Saat ini masih dalam pembebasan lahan dengan progres mencapai 42,67 persen.

Pusat pertumbuhan baru yang dikembangkan di Provinsi Banten yakni Kota Baru Maja yang diperkirakan menampung 1,1 juta penduduk, utamanya MBR pada 2035. Konektivitas Kotabaru Maja akan dilayani ruas jalan dari Parung Panjang dan Jalan Tol Serpong-Balaraja. Jalan Tol Serpong-Balaraja akan dibangun dan dioperasikan oleh PT Trans Bumi Serbaraja, dengan total panjang 30 km dan terbagi menjadi tiga seksi dengan biaya pembangunan Rp2,7 triliun.

Dengan adanya Tol Serpong-Balaraja akan memungkinkan terjadinya perbaikan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tangerang sisi selatan dan utara. Bahkan, beberapa daerah, Kecamatan Cisauk, Legok, Panongan, Jambe, Tigaraksa, hingga Balaraja mulai dilirik pengembang. Selain itu pada tahun 2018, Kementerian PUPR akan membangun Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPST dan Pengelolaan 3R) di Kec. Tigaraksa dan Kec. Solear, Kec. Jambe, Pembangunan SPAM Maja, dan Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT) Maja.

Ruas tol prioritas lainnya di Banten adalah Tol Serpong-Cinere dengan biaya pembangunan Rp 881 miliar dengan panjang 10,14 km yang akan dibangun oleh PT Cinere Serpong Raya. Tol yang direncanakan mulai beroperasi pada 2019 ini, masih dalam tahap pembebasan lahan dengan progres 35,31 persen.

baca juga

Selain jalan tol, pada ruas jalan nasional Kementerian PUPR juga melakukan penanganan Jalan Lintas Pantai Selatan Banten sepanjang 197,85 km yang telah dilaksanakan sejak 2013 dan ditargetkan selesai pada akhir 2017 dengan dana sebesar Rp 896,97 miliar.

Ketahanan Pangan

Untuk ketahanan air dan pangan, Kementerian PUPR tengah membangun dua bendungan baru yakni Bendungan Karian dan Sindang Heula. Bendungan Karian dengan biaya pembangunan mencapai Rp 1,26 triliun akan memiliki total tampungan 314,7 juta m3, luas genangan 2.170 hektar, mampu mengaliri irigasi hingga 21.454 hektar, menyediakan air baku 9,10 m3/detik dan pembangkit tenaga listrik 0,65 megawatt (MW). Progres fisik Bendungan Karian telah mencapai 34,03 persen.

Bendungan Sindang Heula berada di Kabupaten Serang. Bendungan tersebut mulai dibangun pada 2015 dan ditargetkan selesai pada 2018 dengan kebutuhan dana mencapai Rp 484,8 miliar. Bendungan Sindang Heula akan memiliki kapasitas tampung 9,26 juta m3 dan luas genangan 115 hektar. Bendungan Sindang Heula mampu mengaliri air irigasi hingga 748 hektar dan air baku 0,80 m3/detik dan mereduksi banjir 50 m3/detik. Hingga Juni 2017, progres fisik bendungan Sindang Heula mencapai 28,35 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasa Marga Berlakukan Sementara 65 Km Jalan Tol Solo-Ngawi

Jasa Marga Berlakukan Sementara 65 Km Jalan Tol Solo-Ngawi

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 10:51 WIB

Jelang Lebaran, Jasa Marga Resmi Buka Gerbang Tol Salatiga

Jelang Lebaran, Jasa Marga Resmi Buka Gerbang Tol Salatiga

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 07:39 WIB

Pengamat: Pengusaha Dibutuhkan di Cirebon

Pengamat: Pengusaha Dibutuhkan di Cirebon

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 14:11 WIB

Ratu Atut Dituntut Hukuman 8 Tahun Penjara

Ratu Atut Dituntut Hukuman 8 Tahun Penjara

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 13:10 WIB

Atasi Macet, Empat Flyover di Jawa Tengah Siap Dibuka Senin Besok

Atasi Macet, Empat Flyover di Jawa Tengah Siap Dibuka Senin Besok

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 08:51 WIB

Dana Tanah Tersedia, 32 Ruas Jalan Tol akan Selesai Tepat Waktu

Dana Tanah Tersedia, 32 Ruas Jalan Tol akan Selesai Tepat Waktu

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:02 WIB

Overpass Antapani Aman Dilalui Kendaraan Selama Perbaikan Saluran

Overpass Antapani Aman Dilalui Kendaraan Selama Perbaikan Saluran

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 14:56 WIB

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 10:03 WIB

Jokowi Minta Dua Sektor Andalan Bali Dijaga Pertumbuhannya

Jokowi Minta Dua Sektor Andalan Bali Dijaga Pertumbuhannya

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 06:37 WIB

Kemen PUPR Fokus Selesaikan Infrastruktur Strategis pada 2018

Kemen PUPR Fokus Selesaikan Infrastruktur Strategis pada 2018

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 00:01 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×