Pembangunan Jalan Tol Becakayu Capai 45,61 Persen

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 24 Oktober 2017 | 13:34 WIB
Pembangunan Jalan Tol Becakayu Capai 45,61 Persen
Pembangunan jalan tol Becakayu yang menghubungkan Bekasi dengan Jakarta. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menambah panjang jalan tol dalam upaya mengurangi biaya logistik di Indonesia. Salah satu ruas tol yang telah lama ditunggu adalah Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) sepanjang 21,04 km. Pembangunan tol ini sempat terhenti selama 20 tahun, sebelum akhirnya dimulai lagi pembangunannya pada bulan November tahun 2014.

Saat ini progres konstruksi Tol Becakayu yang terdiri dari 2 seksi ini telah mencapai keseluruhan 45,61 persen. Dari progres tersebut, konstruksi Seksi 1 (Kasablanka-Jaka Sampurna) khususnya seksi 1B dan 1C yang menghubungkan Cipinang Melayu-Pangkalan Jati-Jakasampurna sepanjang 8,26 km siap diresmikan.

"Saya ingin melihat langsung ke lapangan progres Tol Becakayu dan akan saya laporkan kepada Presiden di sidang kabinet," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang mengunjungi Tol tersebut, Minggu (23/10/2017). Sedangkan untuk seksi 1A dari DI Panjaitan-Cipinang sepanjang 3,19 km ditargetkan rampung pada April 2018. Untuk keseluruhan, jalan tol ini ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2021.

Menteri Basuki mengatakan sebelum diresmikan akan digelar festival jalan tol sebagai bagian dari sosialisasi penggunaan Tol Becakayu. Meski baru sebagian yang diresmikan, namun kehadiran tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta Cikampek yang kerap mengalami penumpukan volume kendaran di Gerbang Tol Halim.

Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja menambahkan kehadiran tol Becakayu ini akan menambah kapasitas jalan serta menambah pilihan pengguna jalan. membuat jarak tempuh perjalanan menjadi jauh lebih cepat. Saat ini waktu tempuh bagi warga Kota Bekasi yang menuju Jakarta sekitar dua jam perjalanan, diharapkan menjadi lebih singkat menjadi satu jam setengah perjalanan.

Kehadiran Tol Becakayu akan meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik yang menuju Karawang, Cibitung dan Bandung sebagai akibat terpecahnya arus lalu lintas sehingga mengurangi volume lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek.

“Apabila telah rampung seluruhnya, pengguna jalan dari Bekasi menuju Jakarta Pusat atau ke Jakarta Utara tidak perlu lagi melewati tengah kota tetapi bisa memanfaatkan Tol Becakayu," katanya. Hal ini dikarenakan Tol Becakayu terkoneksi dengan Tol Wiyoto Wiyono dan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).

Mengenai pembebasan lahan, saat ini sudah tidak lagi menjadi hambatan dengan adanya skema dana talangan dari investor yang kemudian diganti oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Pada tahun 2017, Kementerian PUPR menargetkan panjang tol di Indonesia akan bertambah 568 km. Sementara pada tahun 2019, tol baru ditargetkan akan bertambah 1.851 km.

baca juga

Jalan Tol Becakayu adalah jalan tol berkonstruksi layang yang dibangun di atas sungai Kalimalang, Jakarta Timur dan Bekasi untuk mengurai kemacetan di sekitar Kalimalang. Semula, jalan tol ini dimulai pembangunannya pada tahun 1996 oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga. Sayangnya, proyek ini terhenti akibat krisis moneter melanda Indonesia pada tahun 1998. 

Jalan tol Becakayu menelan biaya investasi Rp7,2 triliun, biaya konstruksi Rp4,78 triliun, biaya pembebasan tanah Rp449 miliar, dan masa konsesi 45 tahun (sejak SPMK). Investor dan pengelola Tol Becakayu adalah PT Waskita Toll Road, anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk  yang memegang 60 persen saham PT Kresna Kusuma Dyandra Marga. Jalan tol ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rembuknas 2017, Pembangunan Infrastruktur Perlu Dijaga

Rembuknas 2017, Pembangunan Infrastruktur Perlu Dijaga

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 13:25 WIB

PUPR Pacu Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu

PUPR Pacu Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 11:43 WIB

Menteri PUPR Cek Kesiapan Tol Becakayu Jelang Diresmikan

Menteri PUPR Cek Kesiapan Tol Becakayu Jelang Diresmikan

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 11:00 WIB

Kementerian PUPR Dorong Peran Pemda Capai Target Aman Air Minum

Kementerian PUPR Dorong Peran Pemda Capai Target Aman Air Minum

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 09:37 WIB

Menteri PUPR: Foto Bisa Jadi Bentuk Laporan Kinerja Kabinet

Menteri PUPR: Foto Bisa Jadi Bentuk Laporan Kinerja Kabinet

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 08:58 WIB

Ini Dia, Tiga Model Kereta Api Cepat Cina yang Menakjubkan

Ini Dia, Tiga Model Kereta Api Cepat Cina yang Menakjubkan

Bisnis | Senin, 23 Oktober 2017 | 07:02 WIB

DPR Setujui Kenaikan RAPBN bagi Kementerian PUPR

DPR Setujui Kenaikan RAPBN bagi Kementerian PUPR

News | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 12:58 WIB

RAPBN 2018 Disetujui, Belanja Infrastruktur Capai Rp107,3 Triliun

RAPBN 2018 Disetujui, Belanja Infrastruktur Capai Rp107,3 Triliun

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:21 WIB

Adhi Karya dan Wijaya Karya Garap Underpass Simpang Mandai

Adhi Karya dan Wijaya Karya Garap Underpass Simpang Mandai

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:10 WIB

Garap Tol Layang AP. Pettarani, Bosowa Investasi Rp2 Triliun

Garap Tol Layang AP. Pettarani, Bosowa Investasi Rp2 Triliun

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:02 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×