Ini Dia, Tiga Model Kereta Api Cepat Cina yang Menakjubkan

Adhitya Himawan

Senin, 23 Oktober 2017 | 07:02 WIB
Ini Dia, Tiga Model Kereta Api Cepat Cina yang Menakjubkan
Kereta cepat di Tianjin, Cina. [Shutterstock]

Tiga model kereta cepat buatan Cina, Jumat (20/10/2017) siang, memikat hati banyak pengunjung pameran hasil pembangunan lima tahun pertama pemerintahan Presiden Xi Jinping yang berlangsung di "Beijing Exhibition Center".

Di antara para pengunjung yang terpikat dengan kehadiran tiga model kereta cepat Cina di ruang pameran yang memperlihatkan kepada publik hasil pencapaian kepemimpinan Xi Jinping di berbagai bidang sejak 2012 itu adalah belasan wartawan asing.

Mereka datang didampingi Philip Zhou, pejabat urusan kerja sama luar negeri People's Daily, dan sejumlah wartawan dari suratkabar terkemuka Cina yang merupakan organ media partai berkuasa di negara berpenduduk sekitar 1,4 miliar jiwa ini.

"Nah ini dia kereta cepat terbaru kami. Kecepatannya mencapai 350 kilometer per jam," kata Meng Xiangling, redaktur People's Daily urusan pemberitaan luar negeri, sembari menunjuk tulisan "ZES 500 100" dan angka "350 km/h" di badan kereta.

Kepada wartawan asing yang dipandunya, Meng Xiangling mengatakan keberadaan kereta cepat di negaranya sangat penting dalam sistem transportasi massal karena terbukti efektif mendukung mobilitas warga dari satu kota ke kota lain dalam waktu yang cepat.

"Pernah sekali waktu saya ditugaskan kantor untuk menghadiri seminar di Shanghai. Saya gagal menghadirinya setelah keberangkatan pesawat saya 'delay'. Hal ini tak bakal terjadi kalau hari itu, saya berangkat naik kereta api cepat," katanya.

Tak hendak melewatkan momen langka ini, Torn Chanritheara, jurnalis Kamboja yang bekerja untuk portal berita ThmeyThmey, meminta bantuan seorang rekannya untuk mengambil foto dirinya dengan latar belakang model kereta cepat terbaru Cina itu.

Kehadiran tiga model kereta api cepat di ruang pameran yang letaknya tak jauh dari pintu masuk utama gedung "Beijing Exhibition Center" itu tak hanya berhasil menarik perhatian pengunjung tetapi juga sekaligus mengundang rasa penasaran mereka.

baca juga

Bagi pengunjung yang penasaran dengan suasana interior kabin kereta cepat terbaru "ZES 500 100" dan pemandangan kota dan desa yang dilintasi, panitia pameran menyediakan ruang simulasi yang dibuat mirip keadaan kabin kereta lengkap dengan susunan kursinya.

Keberhasilan Cina membangun kereta api cepatnya ini menjadi bukti penguasaannya yang baik dalam inovasi teknologi angkutan massal berbasis rel yang tak kalah dari bangsa-bangsa maju lain di dunia.

Bahkan, B.R.Deepak, akademisi Universitas Jawaharlal Nehru India, berpendapat kereta cepat merupakan inovasi teknologi yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi langgeng Tiongkok disamping "Alipay, program berbagi sepeda, dan belanja online" (Xinhua, 2017).

Dipandang dari kualitas produk, kereta cepat buatan Cina ini tak dapat dipandang sebelah mata karena terbukti aman dan nyaman serta telah pernah ditawarkan kepada sedikitnya 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia dan Brasil (Zhao Lei, 2015).

KA Jakarta-Bandung Bagi Indonesia, kereta cepat buatan Cina ini akan membuka era baru sistem angkutan massal berbasis rel di negara berpenduduk 250 juta jiwa itu jika proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dapat diselesaikan sesuai rencana.

Optimisme menyertai perjalanan panjang proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ini menyusul laporan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Partai Komunis China yang disampaikan kepada wartawan dalam dan luar negeri Cina hari Sabtu (21/10).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RAPBN 2018 Disetujui, Belanja Infrastruktur Capai Rp107,3 Triliun

RAPBN 2018 Disetujui, Belanja Infrastruktur Capai Rp107,3 Triliun

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:21 WIB

Adhi Karya dan Wijaya Karya Garap Underpass Simpang Mandai

Adhi Karya dan Wijaya Karya Garap Underpass Simpang Mandai

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:10 WIB

Garap Tol Layang AP. Pettarani, Bosowa Investasi Rp2 Triliun

Garap Tol Layang AP. Pettarani, Bosowa Investasi Rp2 Triliun

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:02 WIB

Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 11:15 WIB

Resmikan Tol Sumut, Jokowi Yakin Tingkatkan Pariwisata

Resmikan Tol Sumut, Jokowi Yakin Tingkatkan Pariwisata

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 11:25 WIB

Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Ini Terpanjang di Sumatera

Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Ini Terpanjang di Sumatera

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 19:11 WIB

Resmikan Dua Jalan Tol Baru di Sumut, Ini Harapan Presiden Jokowi

Resmikan Dua Jalan Tol Baru di Sumut, Ini Harapan Presiden Jokowi

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 17:46 WIB

Jasa Marga: Tol Pandaan - Malang Berfungsi Saat Lebaran 2018

Jasa Marga: Tol Pandaan - Malang Berfungsi Saat Lebaran 2018

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 15:01 WIB

Bangun Dua Jalan Tol, Jasa Marga Peroleh Kredit Rp7,76 Triliun

Bangun Dua Jalan Tol, Jasa Marga Peroleh Kredit Rp7,76 Triliun

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 14:38 WIB

Ini Belanja Infrastruktur Prioritas Kementerian PUPR Tahun 2018

Ini Belanja Infrastruktur Prioritas Kementerian PUPR Tahun 2018

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 13:19 WIB

Terkini

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Kebiasaan Traveling Gen Z Berubah, Kemudahan Booking Jadi Pertimbangan

Kebiasaan Traveling Gen Z Berubah, Kemudahan Booking Jadi Pertimbangan

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Salip Cak Imin dan AHY! Golkar Ungkap Kunci Bahlil Jadi Menteri Paling Populer

Salip Cak Imin dan AHY! Golkar Ungkap Kunci Bahlil Jadi Menteri Paling Populer

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81

Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Evaluasi Volume Ekspor Gas:Demi Kebutuhan Domestik dan Industri Petrokimia

Bahlil Evaluasi Volume Ekspor Gas:Demi Kebutuhan Domestik dan Industri Petrokimia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Keanekaragaman Hayati Diajarkan di Kelas, Dihancurkan di Dunia Nyata

Keanekaragaman Hayati Diajarkan di Kelas, Dihancurkan di Dunia Nyata

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:44 WIB

×