Ini Dampak Buruk Jadi "Workaholic" buat Keuangan

Angelina Donna

Jum'at, 17 November 2017 | 13:00 WIB
Ini Dampak Buruk Jadi "Workaholic" buat Keuangan

Suara.com -
Seorang workaholic bisa jadi contoh pekerja yang berdedikasi tinggi dan pekerja keras. Karier pun bisa cepat menanjak. Tapi, tahu nggak kalau jadi workaholic itu juga bisa bikin kantong nggak aman?

Nggak percaya? Ini kerugian jadi seorang gila kerja dan bagaimana menyikapinya:

Boros biaya obat dan rumah sakit
Dengan kebiasaan kerja yang di atas rata-rata jam kerja normal, kesehatan seorang workaholic pasti lebih rentan terganggu. Masih ingat kan beberapa berita tragis mengenai para pekerja yang nyawanya terenggut karena sebagian besar waktunya dihabiskan hanya untuk bekerja?

Kalau sudah sakit, pasti harus diobati. Beban pengeluaran karena pengobatan inilah yang bisa menggerogoti keuangan si workaholic. Apalagi kalau gaya bekerja yang tak kenal waktu itu terus diterapkan.

Keluar uang terus buat jajan dan delivery makanan
Saat lapar atau pengin beli sesuatu, lebih memilih jasa pesan antar atau delivery. Tahu sendiri, beli makan dengan jasa delivery pasti lebih mahal dibandingkan beli sendiri, kan?
Pekerja workaholic juga identik dengan kebiasaan begadang. Otomatis perut jadi lapar terus kan? Nah, ini yang akhirnya juga memicu aktivitas ngemil. Kalau udah begini, bujet beli camilan juga jadi besar dong.

Bayangin kalau sehari bisa mengeluarkan uang minimal Rp50 ribu khusus buat kebiasaan ini. Dikalikan 22 hari kerja sudah Rp1,1 juta. Bagaimana kalau sehari lebih dari Rp50 ribu?

Boros kuota internet
Seorang workaholic jarang tuh yang namanya pergi liburan atau hangout. Si workaholic biasanya lebih memilih buat memaksimalkan waktu untuk bekerja di depan laptop.
Weekend juga masih sibuk kerja, udah pasti mereka mengandalkan kuota internet di rumah. Akibatnya, tagihan internet rumah jadi lebih besar dibandingkan orang kebanyakan.

Daripada menghabiskan waktu terlalu banyak hanya buat kerja dan mengorbankan hal lain, lebih baik mulai deh ubah pola kerjamu mulai sekarang. Ini tipsnya:

Efektif memaksimalkan waktu 8 jam sehari
Menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, setiap perusahaan hanya boleh mewajibkan karyawan untuk bekerja selama delapan jam sehari untuk lima hari kerja dan tujuh jam sehari bagi yang bekerja enam hari dalam seminggu.

Manusia punya batasan, bisa merasa lelah dan juga punya emosi yang bisa datang dan pergi tiba-tiba. Bekerja di atas delapan jam sehari bukan gak mungkin bisa membuat seseorang stres bahkan depresi.

Disiplin
Bisa membedakan, mana saat bekerja dan mana saatnya bersenang-senang. Saat jam kerja, optimalkan buat menyelesaikan semua pekerjaan terlebih dahulu. Jangan malah diselingi dengan hal-hal seperti maingames, ngegosip atau browsing online shop.

Boleh-boleh saja kalau hanya sejenak biar nggak terlalu jenuh, tapi kalau memakan waktu kerja, ya jangan dong! Kalau sudah begini, bukan nggak mungkinweekend juga jadi terpaksa kerja deh demi menyelesaikan deadline.

Sadari bahwa kita karyawan
Selama kita masih jadi karyawan, kita nggak akan naik kelas jadi pemilik perusahaan kalau masih bekerja untuk orang lain. Status bakal tetap jadi karyawan walaupun bekerja sekeras apa pun. Memang karier kita mungkin bisa menanjak lebih cepat, tapi status nggak berubah.

Jadi daripada bekerja terlalu keras buat perusahaan orang, lebih baik alihkan fokusmu untuk merintis bisnis sendiri. Ini bisa dimulai sebagai bisnis sampingan. Nanti setelah bisnismu berkembang, baru deh kamu resign dan fokus mengelola bisnismu.

Interaksi dengan sekitar itu nggak kalah pentingnya sama pencapaian karier atau besarnya gaji. So, mulai sekarang coba kerja cerdas ya, bukan kerja keras semata!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kantor Ini Jadikan Kucing 'Obat' Para Workaholic

Kantor Ini Jadikan Kucing 'Obat' Para Workaholic

Lifestyle | Senin, 22 Mei 2017 | 19:13 WIB

Hati-hati, Risiko Ini Intai Pekerja Keras

Hati-hati, Risiko Ini Intai Pekerja Keras

Health | Rabu, 18 November 2015 | 07:13 WIB

Terkini

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:28 WIB

×