5 Brand Ritel Modern yang Berguguran di 2017

Angelina Donna

Kamis, 07 Desember 2017 | 16:26 WIB
5 Brand Ritel Modern yang Berguguran di 2017

Suara.com - Tahun 2017 terasa getir bagi beberapa ritel modern di Indonesia. Di tahun ini beberapa ritel modern akhirnya tutup akibat perubahan pola konsumsi dan penurunan daya beli masyarakat.

Mereka menutup gerai di pusat perbelanjaan. Bahkan ada yang menutup gerai ritel di pusat belanja yang legendaris. Sebut saja di Pasaraya Manggarai maupun Blok M.

Besarnya biaya operasional tidak dapat ditutupi dengan pendapatan. Akibat kerugian yang terus terjadi, tidak ada jalan lain kecuali mengurangi kerugian tersebut dengan menutup gerai.

Salah satu biang keladinya diduga adalah perubahan pola konsumsi masyarakat dari belanja langsung menjadi belanja online. Selain itu, faktor penuruan daya beli ikut mempengaruhi lesunya bisnis ritel modern.

Lesunya bisnis ritel modern cukup mengejutkan. Sebab di saat yang bersamaan pemerintah mengklaim tidak ada yang salah dengan kebijakan ekonomi, namun faktanya toko ritel modern mengalami kelesuan hingga menutup gerainya.

Riset HaloMoney.co.id, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) melansir industri ritel hanya mengantongi pertumbuhan di bawah lima persen sepanjang Januari-Juni 2017. Lesunya pasar retail Indonesia juga tercermin dalam riset Global Retail Development Index yang dikeluarkan ATKearney, Juni lalu. Tahun ini, Indonesia menempati posisi delapan atau turun tiga peringkat dari 2016.

ATKearney menyebut penjualan retail di Indonesia mencapai US$ 350 miliar tahun ini, atau hanya naik 8,02 persen dari tahun lalu.

Sekadar mengingatkan kamu, berikut ini lima brand ritel modern yang tutup sepanjang tahun 2017 ini, hasil riset HaloMoney.co.id:

Lotus

Lotus Departement Store menutup tiga gerai di Thamrin, Cibubur dan Bekasi pada akhir Oktober 2017. Penutupan gerai Lotus ini dilakukan untuk memoles kinerja keuangan divisi department store PT Mitra Adi Perkasa (MAP) Tbk, induk usaha Lotus. Di tahun ini, Lotus mengalami kerugian terus menerus sehingga MAP memutuskan untuk menutupnya.

Ramayana

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk menutup delapan gerai supermarketnya pada 28 Agustus 2017. Adapun toko yang tutup ialah R098 (Gresik), R030 (Banjarmasin), R115 (Bulukumba), R025 (Bogor), R057 (Pontianak), serta R008 (Sabang). Lalu ada dua toko di Surabaya yakni R222 dan R214. Mengutip penjelasan Ramayana ke sejumlah media, manajemen Ramayana mengatakan penutupan ini bersifat sementara karena perusahaan sedang mendisain ulang toko. Disain ulang ini dilakukan sekaligus memanfaatkan waktu pada saat daya beli sedang lesu. Selain itu, redisain ini berlaku untuk gerai supermarket, bukan gerai yang menjual pakaian.

Matahari

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menutup gerai Matahari Departement Store di Pasaraya Manggarai dan Pasaraya Blok M pada September 2017. Pada pertengahan November 2017, Matahari kembali menutup gerai di Taman Anggrek dan Lombok City Center. Penutupan ini sebagian besar akibat buruknya kinerja perusahaan. Meski begitu, manajemen Matahari mengatakan masih akan ekspansi membuka gerai baru di tahun depan.

Debenhams

Gerai retail modern yang tutup ini juga milik PT Mitra Adi Perkasa Tbk. PT Mitra Adiperkasa Tbk gerai Debenhams di Senayan City pada akhir 2017. Di Senayan City, Debenhams membuka gerai di tiga lantai sekaligus. Sebelumnya perusahaan ini telah menutup gerai Debenhams di Kemang Village dan Supermall Karawaci. Penutupan ini diyakini akibat perubahan pola konsumsi masyarakat dari belanja langsung ke belanja online.

7-Eleven

PT Modern Internasional Tbk (MDRN) menutup seluruh gerai 7-Eleven mulai 30 Juni 2017. Penyebabnya ialah besarnya biaya operasional dibandingkan dengan pendapatan mereka sehingga 7-Eleven mengalami kerugian besar. Tercatat hingga Maret 2017, 7-Eleven mencatatkan rugi Rp447,93 miliar. Padahal periode sama tahun sebelumnya untung Rp21,31 miliar.

Itulah lima retail modern yang ditutup selama 2017. Penutupan gerai ini menjadi pelajaran buat kamu yang memiliki usaha agar selalu kreatif dan inovatif mengembangkan usaha sehingga terus menguntungkan.

Baca juga artikel Duitpintar lainnya:

Kiat Penting Mengembangkan Omzet Usaha

Kartu Kredit Terbaik ini Bisa Diajukan dengan Syarat Gaji Rp5 Juta

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Pinjaman KTA dengan Bunga Kurang dari 1% per Bulan

5 Pinjaman KTA dengan Bunga Kurang dari 1% per Bulan

Bisnis | Sabtu, 02 Desember 2017 | 08:00 WIB

Inspirasi Keuangan buat Anak Milenial

Inspirasi Keuangan buat Anak Milenial

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 08:00 WIB

Ini 4 Produk Keuangan Wajib Dimiliki Sesudah Menikah

Ini 4 Produk Keuangan Wajib Dimiliki Sesudah Menikah

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:30 WIB

6 Hal Sepele Tapi Penting di Musim Hujan

6 Hal Sepele Tapi Penting di Musim Hujan

Health | Kamis, 19 Oktober 2017 | 17:00 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

×