Pelni: Proyek Tol Laut ke Timika Diserahkan ke Swasta

Ardi Mandiri

Minggu, 04 Februari 2018 | 22:58 WIB
Pelni: Proyek Tol Laut ke Timika Diserahkan ke Swasta
Kapal Tol Laut Logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/10).

Suara.com - Program Tol Laut ke wilayah Papua, termasuk ke Pelabuhan Paumako Timika, mulai Januari 2018 tidak lagi ditangani oleh PT Pelni (Persero) namun telah diserahkan kepada pihak swasta.

"Mulai Januari 2018, pengelolaan Tol Laut ke wilayah Papua termasuk ke Pelabuhan Paumako Timika tidak lagi ditangani oleh Pelni tetapi diambil alih oleh pihak swasta melalui proses lelang," kata Kepala Cabang Pelni Timika, Mastur Suaidi, di Timika, Minggu.

Sebelumnya, semua armada kapal untuk mendukung program Tol Laut ke Papua dioperasikan oleh PT Pelni, termasuk Tol Laut 11 rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya-Pelabuhan Paumako Timika-Agats Asmat hingga Merauke.

Menurut Suaidi, sesuai nota dinas dari manajemen Pelni Pusat di Jakarta, kini PT Pelni hanya menangani tujuh rute Tol Laut yang keseluruhannya di luar wilayah Papua.

Manajer PR dan CSR PT Pelni Akhmad Sujadi yang ditemui terpisah mengakui terjadi perubahan dalam penanganan program Tol Laut pada 2018 dari tahun-tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya program Tol Laut ke Papua seluruhnya dikelola oleh PT Pelni maka mulai tahun ini akan menggunakan kapal komersial swasta namun diberikan subsidi oleh pemerintah.

"Nanti akan ada subsidi konteiner oleh pemerintah. Tapi itu akan dilelang dan akan ditangani oleh pihak swasta," jelas Akhmad.

Meski terjadi perubahan pengelolaan program Tol Laut dari PT Pelni kepada pihak swasta, namun para pengusaha yang selama ini memanfaatkan jasa kapal tol laut tetap dapat menikmati fasilitas kemudahan atau pengurangan biaya angkut sembako ke Papua, termasuk ke Timika karena biaya angkutan kapal tersebut mendapatkan dana subsidi dari pemerintah.

"Nanti konteiner yang diangkut kapal swasta itu harus diberi cap Tol Laut dan penjualan ke masyarakat juga harus sesuai standar yang ditetapkan pemerintah," jelas Akhmad.

Selama ini rute pelayaran kapal tol laut dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Pelabuhan Paumako Timika-Agats Asmat hingga ke Merauke berlangsung sebulan sekali. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Resmikan Kapal Lintas Jarak Jauh Jakarta - Surabaya

Kemenhub Resmikan Kapal Lintas Jarak Jauh Jakarta - Surabaya

Bisnis | Senin, 11 Desember 2017 | 10:29 WIB

Ini Daftar Pelabuhan yang Dikembangkan Pelindo Demi Tol Laut

Ini Daftar Pelabuhan yang Dikembangkan Pelindo Demi Tol Laut

Bisnis | Jum'at, 22 September 2017 | 20:55 WIB

Luhut Akui Indonesia Terlalu Lama Membelakangi Laut

Luhut Akui Indonesia Terlalu Lama Membelakangi Laut

Bisnis | Jum'at, 22 September 2017 | 18:14 WIB

Menhub Sebut Tol Laut Turunkan Harga Barang 20 Persen

Menhub Sebut Tol Laut Turunkan Harga Barang 20 Persen

Bisnis | Senin, 11 September 2017 | 03:00 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:54 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:50 WIB

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 08:48 WIB

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 08:45 WIB

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Lampung | Jum'at, 04 September 2026 | 08:39 WIB

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:36 WIB

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:30 WIB

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Sulsel | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

×