BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 04 September 2026 | 08:30 WIB
BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta
Kepala BGN Sudaryono (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono menyatakan skema insentif dapur Makan Bergizi Gratis senilai Rp6 juta akan segera diubah.
  • Perubahan mekanisme tersebut diatur dalam Peraturan Kepala Badan baru yang ditargetkan terbit pada minggu ini di Jakarta.
  • Insentif baru tidak lagi diberikan rata, melainkan disesuaikan dengan kapasitas produksi dan beban kerja masing-masing dapur.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan bahwa skema pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) akan segera mengalami perubahan. 

Meskipun kekinian angka tersebut masih berlaku, BGN tengah menyiapkan Peraturan Kepala Badan (Perbadan) baru untuk mengatur ulang mekanismenya.

Sudaryono menjelaskan, bahwa aturan yang ada saat ini merupakan warisan dari kepemimpinan sebelumnya. Ia menargetkan pengumuman skema baru tersebut dilakukan dalam waktu dekat.

"Gini, yang berlaku itu sampai dengan hari ini itu kan peraturan lama. semenjak saya jadi Kepala Badan, saya sudah mengajukan Peraturan Kepala Badan yang harapannya di minggu ini itu sudah keluar, sehingga di minggu ini rencana besok atau Senin saya mau umumkan perubahan insentif itu," ujar Sudaryono usai rapat dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026) malam.

Dengan terbitnya aturan baru tersebut, nantinya pemberian insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi bersifat flat atau rata, melainkan akan menyesuaikan dengan beban kerja dan kapasitas produksi masing-masing dapur.

"Ini saya sedang, saya sudah mengajukan Peraturan Kepala Badan (Perbadan), tinggal nunggu waktu. Saya harapkan mungkin hari ini atau besok udah keluar, maka nanti insentifnya berdasarkan Peraturan Kepala Badan yang baru saja saya terbitkan itu," jelasnya.

Sudaryono menilai, pemberian insentif Rp6 juta secara rata kepada seluruh dapur tanpa melihat jumlah produksi porsi adalah sebuah ketidakadilan. Menurutnya, kapasitas dapur di lapangan sangat beragam.

"Ini kan aturan dibuat oleh pimpinan sebelum saya. Ada dapur bikin 3.000 porsi, ada yang 2.000 porsi, ada yang dapur 2.500 porsi. Dibayar semua Rp 6 juta kan enggak adil dong," tegas Sudaryono.

Ia memberikan ilustrasi logis bahwa jika dapur yang memproduksi porsi lebih sedikit tetap mendapatkan insentif yang sama besar dengan dapur produksi tinggi, maka perhitungan biaya per porsi makanan menjadi tidak akurat dan tidak efisien.

baca juga

"Iya dong. Artinya kalau kamu, kalau 2.000 itu 3.000 porsi baru 6 juta. Tapi kalau kamu bikin 2.000 porsi dibayar 6 juta, berarti kan kandungannya enggak Rp15.000 satu porsinya. Karena tidak 2.000, betul enggak?" tuturnya.

Melalui skema baru yang sedang digodok, BGN ingin memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan negara proporsional dengan hasil yang dicapai di lapangan.

"Sekarang tidak, ya, tidak rata semua kemudian satu dapur semua kemudian dibayar 6 juta, itu tidak adil," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:34 WIB

Mitra MBG Banyak Terlilit Utang Bank, UGM: Ini Perangkap dari Kebijakan Mentah!

Mitra MBG Banyak Terlilit Utang Bank, UGM: Ini Perangkap dari Kebijakan Mentah!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:25 WIB

Terkini

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Sulsel | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban

Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:22 WIB

Debut Jepang! izna Rayakan Self Love dan Individualitas di Lagu Dumb Hot

Debut Jepang! izna Rayakan Self Love dan Individualitas di Lagu Dumb Hot

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 08:15 WIB

Komnas HAM Ungkap Biang Karhutla yang Terus Berulang

Komnas HAM Ungkap Biang Karhutla yang Terus Berulang

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:15 WIB

5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar

5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 08:12 WIB

Apa Bedanya Gel Moisturizer dengan Cream Moisturizer dalam Mengunci Kelembapan?

Apa Bedanya Gel Moisturizer dengan Cream Moisturizer dalam Mengunci Kelembapan?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 08:05 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:55 WIB

The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang

The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 07:50 WIB

×