Siapa Bilang Kritis, Pedagang PIBC Pastikan Stok Beras Aman

Siswanto

Kamis, 08 Februari 2018 | 11:50 WIB
Siapa Bilang Kritis, Pedagang PIBC Pastikan Stok Beras Aman
Menteri Pertanian Andi Amran hadiri panen raya [Kementan]

Suara.com - Menanggapi pemberitaan yang menyebutkan bahwa stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, mengalami kondisi kritis, salah satu pedagang besar di PIBC Billy memastikan bahwa stok beras di PIBC masih dalam kondisi aman.

Billy mengatakan bahwa saat ini para pedagang di PIBC terus menerima pasokan beras dari berbagai wilayah yang sedang melangsungkan panen, di antaranya Demak, Jawa Tengah. Berdasarkan data yang dirilis foodstation.co.id, stok beras pada Minggu (4/2/2018), kemarin, meningkat 1,302 ton sehingga stok berada pada kondisi aman di kisaran 24 ribu ton.

"Siapa bilang stok beras kita kritis. Sekarang ini stok beras aman, dan sangat-sangatw aman," ujar Billy.

Ketersediaan stok beras yang mencukupi juga tercermin dari pergerakan harga di PIBC. Sejak Januari 2018, berbagai wilayah sudah memasuki masa panen raya. Akibatnya, pada akhir bulan Januari, harga beras PIBC sudah mulai turun.

Jika pada tanggal 26 Januari 2018 harga beras medium (IR 64 III) sempat menyentuh Rp 8.900, memasuki awal februari, harga beras sudah turun ke kisaran Rp8.500.

Penurunan harga beras medium juga diikuti penurunan harga beras kategori premium. Untuk beras IR 64 II, harga yang sempat menyentuh Rp12,075 turun menjadi Rp11.450, beras IR 64 I dari Rp12.650 menjadi Rp 12.050, serta beras IR-42 dari Rp12.600 menjadi Rp12.350.

Dengan situasi berbagai wilayah panen raya, pedagang PIBC pun melakukan cuci gudang. Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi menyebutkan para pedagang mengeluarkan beras stok lama dan kemudian mengisi dengan beras baru hasil panen raya.

“Pedagang melepas barang dagangannya dengan harapan akan mengisi beras baru. situasi ini kurang lebih berlangsung seminggu lagi. Beras dari panen raya sudah masuk ke pasar,” kata Arief.

Saat ini, di berbagai sentra produksi padi sedang berlangsung panen. Untuk wilayah Jawa Barat, panen raya pada Februari 2018 diperkirakan mencapai 230 ribu hektar terdiri dari Sukabumi 37 ribu hektar, Cianjur 31 ribu hektar, Garut 21 ribu hektar, Indramayu 16 ribu hektar, Subang 15 ribu hektar dan beberapa kabupaten lainnya.

Jawa Tengah juga sudah memasuki musim panen raya. Pada Februari ini, total luas panen mencapai 328 ribu hektar, terdiri dari Demak 35 ribu hektar, Blora 35 ribu hektar, Grobogan 32 ribu hektar, Sragen 30 ribu hektar, Pati 25 ribu hektar dan Kebumen 22 ribu hektar. Sementara Jawa Timur panen padi untuk Februari ini seluas 239 ribu hektar, berlangsung di Ngawi, Bojonegoro, Lamongan dan lainnya.

Berdasarkan pemantauan di berbagai sentra produksi, kondisi panen raya berdampak terhadap penurunan harga gabah di tingkat petani. Di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, harga gabah terpantau turun di kisaran Rp600 – Rp800 per kilogram.

Sementara di Sumatera Selatan, harga gabah petani bahkan turun hingga Rp1.000 per kilogram.

Penurunan harga gabah ini diharapkan dapat diantisipasi oleh Bulog. Ketua DPD Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras DKI Jakarta Nellys Sukidi mengharapkan Bulog dapat menyerap gabah petani secara maksimal.

“Pada panen raya ini, Bulog dapat maksimal menyerap beras petani, setidaknya 60-70 persen dari target serap setahun,” kata Nellys.

Pemerintah melalui Kementan siap memberikan dukungan penuh terhadap operasi serapan gabah. Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Operasi Serapan Gabah Petani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengharapkan operasi sergab dapat menjaga stabilitas harga gabah dan beras petani dan sekaligus pemenuhan cadangan pangan pemerintah.

"Kami akan memberikan dukungan penuh terhadap operasi ini, khususnya kepada Bulog dan TNI, sehingga dapat bergerak cepat dan akurat baik dalam melaporkan panen, perkembangan harga, serta penyerapan dan pembelian gabah," kata  Amran.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan pada panen raya ini, sesuai kesepakatan Bulog akan menyerap dengan target minimal 2,2 juta ton beras pada bulan Januari hingga Juni 2018.

“Kini sudah dibentuk Tim Serap Gabah/Beras Petani dan mereka sudah siap terjun ke lapangan,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Mentan Copot 14 Pejabat Kementan, Dugaan Penyimpangan Uang Miliaran Dibongkar

Mentan Copot 14 Pejabat Kementan, Dugaan Penyimpangan Uang Miliaran Dibongkar

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:34 WIB

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Upaya Kabur Gagal, Dua Tersangka Korupsi Kementan Diciduk Polisi di Ogan Ilir

Upaya Kabur Gagal, Dua Tersangka Korupsi Kementan Diciduk Polisi di Ogan Ilir

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:18 WIB

Kasus Korupsi Eks Pegawai Kementan, Polda Metro: Kerugian Rp5 Miliar Berdasar Hasil Audit

Kasus Korupsi Eks Pegawai Kementan, Polda Metro: Kerugian Rp5 Miliar Berdasar Hasil Audit

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:59 WIB

Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku

Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:04 WIB

Bantah Isu Fitnah, Kementan Bongkar Borok Proyek Fiktif Rp27 Miliar: 'Ada Bukti dan Pengakuan'

Bantah Isu Fitnah, Kementan Bongkar Borok Proyek Fiktif Rp27 Miliar: 'Ada Bukti dan Pengakuan'

News | Senin, 26 Januari 2026 | 11:45 WIB

Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen

Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:44 WIB

Terkini

Lega Bisa Gabung SC Heerenveen, Mees Hilgers Bongkar Borok FC Twente: Mereka Cuma Mau Untung

Lega Bisa Gabung SC Heerenveen, Mees Hilgers Bongkar Borok FC Twente: Mereka Cuma Mau Untung

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 10:46 WIB

Kala Cinta Datang, Haruskah Persahabatan Retak? Membaca Fly Him to the Moon

Kala Cinta Datang, Haruskah Persahabatan Retak? Membaca Fly Him to the Moon

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:45 WIB

Mending Groupset Shimano atau SRAM? Kenali Bedanya Sebelum Merakit Sepeda

Mending Groupset Shimano atau SRAM? Kenali Bedanya Sebelum Merakit Sepeda

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:40 WIB

Cara Mencegah Flek Hitam Datang Lagi Setelah Berhasil Dihilangkan, Jangan Lupakan 7 Hal Ini

Cara Mencegah Flek Hitam Datang Lagi Setelah Berhasil Dihilangkan, Jangan Lupakan 7 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:39 WIB

8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menhan Sjafrie Buka Suara

8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menhan Sjafrie Buka Suara

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:37 WIB

Obrolan Tanpa Akhir dan Seni Jatuh Cinta dalam Film Before Sunrise

Obrolan Tanpa Akhir dan Seni Jatuh Cinta dalam Film Before Sunrise

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:37 WIB

Bensin Langka, Warga di Berau Rela Antre BBM Eceran

Bensin Langka, Warga di Berau Rela Antre BBM Eceran

Kaltim | Selasa, 01 September 2026 | 10:36 WIB

5 Arti Mimpi Meninggal Sendiri Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Petaka?

5 Arti Mimpi Meninggal Sendiri Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Petaka?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:36 WIB

Emiten Milik Bakrie hingga Salim Kena Sanksi Miliaran dari OJK, Berikut Daftarnya

Emiten Milik Bakrie hingga Salim Kena Sanksi Miliaran dari OJK, Berikut Daftarnya

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:36 WIB

WNI Meninggal di Gunung Fuji Akibat Serangan Jantung Saat Tur

WNI Meninggal di Gunung Fuji Akibat Serangan Jantung Saat Tur

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:35 WIB

×