WNI Meninggal di Gunung Fuji Akibat Serangan Jantung Saat Tur

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 01 September 2026 | 10:35 WIB
WNI Meninggal di Gunung Fuji Akibat Serangan Jantung Saat Tur
Iyashi No Sato Nenba di Kaki Gunung Fuji. (Suara.com/Vania Rossa)
baca 10 detik
  • Pendaki asal Indonesia berusia 57 tahun meninggal dunia di Gunung Fuji, Jepang.

  • Korban sempat terpisah dari rombongan tur sebelum ditemukan tidak sadarkan diri.

  • Dugaan awal kepolisian menunjukkan korban meninggal akibat serangan jantung mendadak.

Suara.com - Aktivitas pendakian di Gunung Fuji berujung duka setelah seorang warga negara Indonesia atau WNI ditemukan meninggal dunia di jalur pendakian usai terpisah dari rombongan turnya. Korban berusia 57 tahun tersebut diduga kuat mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung mendadak di medan ekstrem puncak tertinggi Jepang itu.

Peristiwa fatal ini menyoroti celah keamanan dalam pengawasan peserta tur pendakian massal yang kerap melanjutkan perjalanan tanpa memastikan kelengkapan anggotanya. Ketidakadaan sistem evaluasi medis ketat bagi pendaki usia lanjut juga menjadi sorotan utama dalam tragedi ini.

Insiden berdarah dingin dari kelalaian manajemen tur ini membuktikan betapa cepatnya kondisi darurat kesehatan dapat merenggut nyawa di kawasan pegunungan tinggi. Riset keselamatan outdoor mengonfirmasi bahwa keterlambatan penanganan awal pada kasus penyakit jantung di ketinggian amat fatal.

Diberitakan NHK, Selasa (1/9/2026), perjalanan fatal tersebut bermula ketika korban tiba bersama rombongan tur di stasiun kelima sekitar pukul 11.00 waktu setempat untuk beristirahat makan siang. Namun, ketika jeda istirahat usai, pria paruh baya tersebut tidak kunjung memunculkan diri di titik kumpul yang telah disepakati bersama.

Pihak penyelenggara tur justru mengambil keputusan berisiko dengan tetap melanjutkan perjalanan tanpa memverifikasi keberadaan korban. Keputusan menyiagakan rombongan meninggalkan satu peserta ini menjadi awal mula penemuan tragis di jalur pendakian.

Beberapa jam berselang, sekitar pukul 17.00, sejumlah pendaki lain menemukan tubuh korban dalam posisi terkurap tidak sadarkan diri di stasiun ketujuh. Saksi mata yang melintas langsung melaporkan kondisi darurat tersebut kepada petugas pondok gunung terdekat.

Pengelola pondok gunung bergerak cepat mengevakuasi tubuh korban yang sudah membeku turun kembali menuju stasiun kelima. Tim penyelamat setempat langsung meluncurkan ambulans untuk membawa korban ke fasilitas medis terdekat di Kota Fujikawaguchiko.

Setibanya di rumah sakit, tim medis melakukan upaya pertolongan darurat namun dokter akhirnya menyatakan korban telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan awal kepolisian setempat mengindikasikan bahwa penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian mendadak tersebut.

Isu keselamatan pendaki asing di Gunung Fuji memang terus menjadi perhatian utama otoritas Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Jalur pendakian yang curam serta perubahan cuaca drastis kerap memicu gangguan kesehatan fatal, khususnya bagi pendaki yang memiliki riwayat penyakit kronis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:10 WIB

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:08 WIB

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×