Kemenhub akan Kontrol Angkutan Wisata

Adhitya Himawan
Kemenhub akan Kontrol Angkutan Wisata
Insiden kecelakaan tergulingnya bus pariwisata di turunan Cicenang, Desa Ciater, Kabupaten Subang pada Sabtu (10/2/2018) sore.(Antara)

Dinas Perhubungan kurang memberikan kontrol dan perhatian lebih terhadap angkutan wisata.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menindak tegas terhadap kendaraan angkutan wisata yang belakangan menjadi perhatian publik sejak peristiwa Tanjakan Emen. Setidaknya tak kurang dari 27 orang jiwa tewas dalam insiden kecelakaan bus pariwisata tersebut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan jika selama ini Dinas Perhubungan kurang memberikan kontrol dan perhatian lebih terhadap angkutan wisata. Untuk itu pihaknya menghimbau agar angkutan wisata diperhatikan dan dikontrol secara lebih.

Hal ini disampaikannya dalam acara Rapat Koordinasi Teknis Perhubungan Darat 2018 bertempat di Ruang Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

“Ada suatu identifikasi yaitu angkutan wisata itu kurang mendapat perhatian dan kontrol dari kita semua. Karena itu saya minta Dinas Perhubungan mengidentifikasi jumlah bus yang digunakan oleh angkutan wisata,” kata Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi menyampaikan pesan kepada seluruh Kepala Dinas Perhubungan seluruh Indonesia baik tingkat propinsi dan kabupaten/kota yang hadir di acara tersebut. Budi berpesan agar jajaran terkait mampu meningkatkan angka keselamatan di jalan raya yang menurutnya terbilang cukup tinggi.

“Paling utama adalah bagaimana kita meningkatkan keselamatan. Kita tahu angka kecelakaan belum bisa ditekan dengan baik,” kata Budi.

Menurut Budi, Dinas Perhubungan seluruh Indonesia berperan sangat penting terkait keselamatan dalam berlalu lintas.

“Ujung tombak kemenhub dalam sektor darat ini ada di dishub-dishub. Dengan peran dari kadishub seluruh Indonesia kita harapkan angka keselamatan itu bisa ditekan,” ujar Budi.

Terkait kasus yang terjadi di Tanjakan Emen, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat. Rencananya, Kadishub Jawa Barat akan memperbaiki struktur Tanjakan Emen menjadi lebih landai dan tidak tajam. Selain itu Budi menyarankan untuk menambah rambu-rambu bahkan bila perlu disediakan petugas untuk berjaga-jaga di lokasi tersebut.

“Sebenarnya soal itu sudah kita bahas dengan Kadishub Jabar. Kadishub Jabar sudah berikan rekomendasi untuk merelinement tanjakan itu dengan tidak tajam dan lebih landai. Perencanaannya sedang berjalan. Dan saya minta juga kepada Dishub untuk menambah rambu-rambu dan bila perlu itu harus di jaga,” kata Budi. (Priscilla Trisna)

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS