Array

Bersama Anies, Luhut akan Bereskan Lahan Proyek LRT Jabodetabek

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 14 Maret 2018 | 19:52 WIB
Bersama Anies, Luhut akan Bereskan Lahan Proyek LRT Jabodetabek
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) di kawasan tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, Selasa (28/11).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar akan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk membereskan masalah penetapan lokasi untuk proyek LRT Jabodebek yang masih belum selesai.

Direktur Utama PT Adhi Karya Budi Harto ditemui di Kemenko Maritim Jakarta, Rabu (14/3/2018), mengatakan ruas lahan di kawasan Setiabudi-Dukuh Atas hingga saat ini belum juga mendapatkan penetapan lokasi sehingga belum bisa digarap.

"Yang di Setiabudi-Dukuh Atas itu Pak Menko mau bicarakan sama Pak Gubernur," katanya.

Budi menjelaskan pertemuan antara Menko Luhut dengan Gubernur Anies diharapkan dapat mempercepat proses penetapan lokasi proyek. Selanjutnya, pembebasan lahan bisa dilakukan dan proyek transportasi massal itu bisa dilanjutkan.

"Targetnya akhir bulan ini (masalah penetapan lokasi selesai)," ujarnya.

Budi mengatakan masalah pembebasan lahan dalam proyek tersebut memang masih mengalami kendala. Lahan untuk dipo di Bekasi Timur milik Adhi Karya seluas 5 hektare pun hingga saat ini akan terus dikejar penyelesaiannya.

"Lahan yang di dipo akan ditindaklanjuti oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN)," ujarnya.

Direktur Jenderal Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Arie Yuriwin menjelaskan persoalan lahan tersebut tengah dipercepat agar bisa rampung Maret ini.

Ia mengakui ada beberapa titik yang belum selesai seperti lahan di Bekasi Timur milik Adhi Karya yang secara fisik masih dikuasai masyarakat.

"Jadi yang milik masyarakat sebenarnya sudah, tetapi karena ada LSM yang kurang pas, yang memfasilitasi, itu yang menghambat. Tadi koordinasi dengan Pak Menteri supaya jajaran dari kepolisian, Polda bisa membantu," katanya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan persuasif untuk menghadapi masyarakat.

Menurut dia, masyarakat diimbau untuk bisa merelakan lahan yang diklaim itu demi kepentingan bersama.

Meski menggunakan pendekatan persuasif, ia mengaku tidak menafikkan jika nantinya diperlukan upaya hukum.

"Ketika upaya persuasif kita lakukan dan tidak dihiraukan juga (lakukan) upaya hukum," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI