BKPM: Proyek Kereta Api Makassar-Parepare Butuh Capex Rp1 Triliun

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 20 Maret 2018 | 13:44 WIB
BKPM: Proyek Kereta Api Makassar-Parepare Butuh Capex Rp1 Triliun
Rel Kereta Api Trans Sulawesi

Suara.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kegiatan Market Sounding Proyek KPBU: Kereta Api Makassar-Parepare. Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perkeretaapian berencana untuk melakukan pengadaan Jalur Kereta Api Makassar-Parepare.

Proyek sepanjang 142 km ini memiliki nilai CAPEX  (belanja modal, red) sekitar Rp1 triliun, O&M sekitar Rp1.3 triliun dan nilai AP (Availability Payment) diperkirakan sebesar Rp300 miliar per tahun (pembayaran mulai tahun ke-4) dengan masa konsesi 20 tahun. Skema pengembalian investasi berasal dari pembayaran ketersediaan layanan AP. Proyek ini juga direncanakan akan mendapatkan penjaminan pemerintah (Government Guarantee).

Dalam acara ini BKPM telah mengundang kurang lebih 150 peserta yang meliputi investor yang bergerak di bidang perusahaan kereta api, operator kereta api, perusahaan pengguna kereta api, lembaga keuangan, pembiayaan, industri pendukung, kontraktor dan konsultan terkait. Beberapa perusahaan yang hadir dan tertarik antara lain PT Kereta Api Indonesia, PT Kereta Api Borneo, PT INKA, PT Kereta Lintas Indonesia, Shanghai Liangxin Electrical Co. Ltd, Shimizu Corporation, Sumitomo Corporation, Dohwa Engineering Co. Ltd, Hyundai Engineering &Construction Co. Ltd, Itochu Corporation, PT Posco E & E Co. Ltd, Toyo Construction Co. Ltd, PT Krakatau Steel, PT Adhi Karya, PT Thales Indonesia, EGIS Rail, Malaysian Railways, China Railway, PT Kereta Api, PT Semen Tonasa, PT Semen Bosowa, PT Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Citi Group, BNP Paribas, Bank of China, PT Wijaya Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya, PT Nusantara Infrastructure, Tripatra Engineers and Constructors, Jaya Obayashi, PT Conch Semen Indonesia, China
Communication Construction, PT Taisei Corporation, LEN Industri, ASEAN Insurance Council, AIA Financial, Deloitte,E&Y, KPMG, PwC, HPP Law Firm, Thomson Reuters, Indonesian National Shipowners Associationdan perwakilan negara sahabat lainnya.

Dalam rangka mendukung sasaran pembangunan yang dicanangkan dalam RPJMN melalui pemenuhan target pembangunan jalur kereta api sepanjang 3.258 km pada tahun 2019. Kementerian Perhubungan bermaksud melakukan percepatan pembangunan melalui pembangunan jalur Kereta Api Makassar-Parepare yang merupakan bagian dari jalur Kereta Api Trans Sulawesi Tahap I. Kota Makassar sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan memiliki posisi dan peran yang sangat penting untuk Pulau Sulawesi dan Bagian Timur Indonesia, sementara itu Kota Parepare adalah kota terbesar kedua yang mendukung fungsi dari ibu kota Provinsi. Sehingga Pembangunan jalur kereta api antara kedua kota ini diharapkan akan meningkatkan peran tersebut secara signifikan melalui peningkatan arus lalu lintas barang dan penumpang.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Tamba Parulian Hutapea dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Market Sounding merupakan kegiatan BKPM untuk menawarkan proyek yang masuk dalam skema KPBU.

“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini bertujuan tidak saja untuk memberikan informasi kepada calon investor tentang keberadaan proyek-proyek infrastruktur yang ditawarkan kepada swasta, tetapi juga sekaligus mendapatkan masukan (feedback) dari calon investor terhadap model investasi yang ditawarkan untuk selanjutnya menjadi bahan penyempurnaan. Studi Kelayakan yang sedang disusun,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/3/2018). \

Tamba menambahkan bahwa kegiatan Market Sounding ini dilaksanakan dengan format acara terdiri dari 2 (dua) sesi utama, yaitu sesi Presentasi Proyek dan sesi Konsultasi Proyek. “Setelah mendapatkan informasi secara umum,pada sesi presentasi proyek peserta yang tertarik dapat melakukan diskusi lebih teknis dengan perwakilan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan selaku Penanggung Jawab Proyek didampingi oleh perwakilan Kantor Bersama KPBU pada sesi Konsultasi Proyek”ungkapnya.

Dirjen Perkeretaapian, Zulfikri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BKPM untuk dukungannya dalam acara Market Sounding ini sebagai forum komunikasi dalam rangka penjajakan minat pasar Proyek KPBU Perkeretaapian Makassar – Parepare di Provinsi Sulawesi Selatan. Zulfikri menjelaskan lebih lanjut, sasaran dari program investasi dan pendanaan infrastruktur perkeretaapian sampai tahun 2030 mencapai Rp.605 triliun dengan rasio pendanaan melalui investasi Pemerintah (30%) dan Swasta (70%).

Menyadari keterbatasan investasi pemerintah tersebut, maka pemerintah telah membuka seluas-luasnya keikutsertaan peran swasta dan masyarakat dalam penyediaan infrastruktur melalui skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), khususnya untuk infrastruktur yang layak secara komersial.

Selain Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, juga hadir Deputi Sarana dan Prasarana, Kementerian PPN/Bappenas, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur, Kementerian Keuangan, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Kementerian Perhubungan dan Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia yang mewakili Kantor Bersama KPBU dan menyampaikan informasi terkait dengan skema KPBU, dukungan dan penjaminan pemerintah, serta ketersediaan layanan terhadap proyek KPBU.

Acara yang dilaksanakan oleh BKPM ini merupakan salah satu bentuk kegiatan dari Kantor Bersama KPBU yang dibentuk pada bulan Februari 2017 dengan anggota Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas, BKPM, LKPP, dan PT. PII. Tujuan dari Kantor Bersama KPBU adalah sebagai pusat informasi, pusat pendampingan, One Stop Service untuk koordinasi antar institusi dalam menawarkan proyek-proyek KPBU serta pusat koordinasi antar simpul KPBU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:28 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:37 WIB

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Bandara Radin Inten II Dibuka Lagi Usai Lumpuh Akibat Abu Anak Krakatau

Bandara Radin Inten II Dibuka Lagi Usai Lumpuh Akibat Abu Anak Krakatau

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:14 WIB

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

News | Senin, 07 September 2026 | 16:20 WIB

Anak Perusahaan PT KAI Didakwa Setor Rp1,1 Miliar demi Penuhi Fee Eks Pejabat Kemenhub

Anak Perusahaan PT KAI Didakwa Setor Rp1,1 Miliar demi Penuhi Fee Eks Pejabat Kemenhub

News | Senin, 07 September 2026 | 14:39 WIB

8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini

8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:47 WIB

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:15 WIB

Meski Bandara Dibuka, Pesawat Tetap Tak Boleh Langsung Terbang

Meski Bandara Dibuka, Pesawat Tetap Tak Boleh Langsung Terbang

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:55 WIB

Terkini

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:29 WIB

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:22 WIB

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:20 WIB

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

Kaltim | Senin, 28 September 2026 | 12:19 WIB

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:13 WIB

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

News | Senin, 28 September 2026 | 12:11 WIB

×