8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 September 2026 | 11:47 WIB
8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini
Ilustrasi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 263 ribu penumpang terdampak hingga Senin (7/9/2026) pukul 09.00 WIB akibat erupsi gunung Anak Krakatau. Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • 263 ribu penumpang terdampak gangguan 2.300 penerbangan.
  • Kemenhub siapkan Kertajati, Semarang, dan Juanda sebagai bandara alternatif.
  • Bus disiapkan untuk mengangkut penumpang ke bandara alternatif.

Suara.com - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai memberikan dampak signifikan terhadap sektor penerbangan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 263 ribu penumpang terdampak hingga Senin (7/9/2026) pukul 09.00 WIB.

Jumlah tersebut berasal dari sekitar 2.300 penerbangan yang mengalami gangguan operasional akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di 8 bandara yang mengalami penutupan sementara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, jumlah penumpang terdampak tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan data pada Minggu (6/9/2026) pukul 18.00 WIB. Saat itu, Kemenhub mencatat sekitar 170 ribu penumpang terdampak dari 1.700 penerbangan.

"Ini kami juga pikirkan bagaimana ketika kondisi normal ini harus kita urai," kata Dudy di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menurut Dudy, pemerintah kini tidak hanya berfokus pada penanganan gangguan penerbangan, tetapi juga menyiapkan skenario untuk mengurai penumpukan penumpang yang tertahan atau stranded. Penumpukan tersebut terjadi di sejumlah bandara domestik maupun mancanegara.

Untuk mengantisipasi kepadatan lebih lanjut, Kemenhub mendorong maskapai memanfaatkan sejumlah bandara alternatif. Beberapa di antaranya yakni Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Internasional Juanda Surabaya.

"Kami mendorong agar para maskapai dapat menggunakan bandara-bandara tersebut untuk menghindari penumpukan penumpang baik yang akan datang maupun yang akan terbang," ujar Dudy.

Kemenhub juga memastikan persoalan akses menuju bandara alternatif tidak menjadi kendala bagi penumpang. Pemerintah telah menyiapkan transportasi bagi penumpang yang berada di bandara utama dan bersedia dialihkan ke bandara alternatif.

"Jadi maskapai itu tidak perlu khawatir, bahwa kita menyiapkan transportasi menuju bandara alternatif," katanya.

baca juga

Saat ini, seluruh maskapai masih mengkaji skenario pengalihan penerbangan tersebut. Sebagian maskapai disebut sudah mulai memanfaatkan bandara alternatif, sementara maskapai lainnya masih melakukan pemetaan terhadap rute yang memungkinkan untuk dialihkan.

Dudy mencontohkan salah satu maskapai telah mulai memanfaatkan skema tersebut dengan menyediakan bus bagi penumpang menuju Kertajati.

"Tadi ada salah satu airlines kalau saya tidak salah, pagi itu sudah ada kita sediakan 8 bus untuk menuju ke Kertajati. Jadi semua airlines yang menggunakan bandara alternatif kami sediakan transportasinya untuk para penumpang," kata Dudy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abu Erupsi Anak Krakatau Bikin Liburan Wisatawan Jakarta Molor, Hotel Lombok Jadi Sasaran

Abu Erupsi Anak Krakatau Bikin Liburan Wisatawan Jakarta Molor, Hotel Lombok Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:35 WIB

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:15 WIB

3 Alasan Ngeri Kenapa 8 Bandara Tutup Total Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

3 Alasan Ngeri Kenapa 8 Bandara Tutup Total Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 11:15 WIB

Terkini

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

×