REI Ungkap Hambatan Membangun Program Satu Juta Rumah

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 02 April 2018 | 14:16 WIB
REI Ungkap Hambatan Membangun Program Satu Juta Rumah
Rumah Subsidi di kawasan Curug Tangerang, Banten. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia Soelaeman Soemawinata mengungkapkan meski saat ini sudah 70 persen anggota REI yang mengembangkan rumah subsidi, namun pelaksanaan Program satu juta rumah atau PSR masih dihadapkan dengan berbagai hambatan.

Salah satu hal yang menjadi hambatan adalah belum terealisasinya kebijakan penyederhanaan perizinan untuk pembangunan rumah subsidi sesuai dengan PP Nomor 64 tahun 2017.

“Selain itu juga, pembangunan rumah bersubsidi juga mengalami bottle neck dalam penyaluran subsidi FLPP oleh perbankan di sejumlah daerah, karena kurangnya SDM yang ada, sangat disayangkan tiga tahun program ini berjalann tapi masih belum mendapatkan perhatian yang mendalam,” kata Soelaeman di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Ia mencontohkan salah satu kasus yang mennjadi hambatan adalah soal penyediaan air dan listrik.

Soelaeman mengatakan, penyediaan listrik dan air bersih merupakan salah satu syarat untuk akad kredit. Kalau prosesnya lama, maka akad kredit tertunda dan yang menderita adalah pengembang, karena menanggung bunga kredit konstruksi (modal kerja) yang tinggi.

"Padahal marjin membangun rumah subsidi sangat kecil yakni di bawah 10 persen,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menilai suku bunga kredit konstruksi yang relatif tinggi. Bunga kredit konstruksi untuk pengembang subsidi saat ini disamakan dengan bunga untuk pengembang nonsubsidi yang berkisar 11-13 persen. Sementara untuk pembeli rumah subsidi pemerintah sudah menyediakan KPR dengan suku bunga 5 persen dan uang muka 1 persen.

“Program ini bagus sekali tapi akan sulit terealisasi kalau belum semua stakeholder bergerak. REI tidak bisa lari sendiri, karena kami butuh support pemangku kepentingan lain, mengingat PSR ini adalah program strategis nasional dan bagian dari Nawacita Presiden Jokowi," ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

REI Bangun 250 Ribu Rumah Subsidi di 2018

REI Bangun 250 Ribu Rumah Subsidi di 2018

Bisnis | Senin, 02 April 2018 | 14:05 WIB

BI Gandeng REI Perkuat Data Properti

BI Gandeng REI Perkuat Data Properti

Bisnis | Senin, 02 April 2018 | 13:45 WIB

2018, REI akan Bangun 15 Ribu Rumah Subsidi di Banten

2018, REI akan Bangun 15 Ribu Rumah Subsidi di Banten

Bisnis | Kamis, 22 Maret 2018 | 12:26 WIB

Tabungan Perumahan Rakyat Ditarget Sudah Berjalan April 2018

Tabungan Perumahan Rakyat Ditarget Sudah Berjalan April 2018

Bisnis | Rabu, 21 Maret 2018 | 15:52 WIB

2018, Pemerintah Target Salurkan 267 Ribu Unit Rumah Subsidi

2018, Pemerintah Target Salurkan 267 Ribu Unit Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 21 Maret 2018 | 14:04 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×