Jokowi Harus Selamatkan Pertamina dari Kekeliruan Rini Soemarno

Adhitya Himawan

Rabu, 25 April 2018 | 14:57 WIB
Jokowi Harus Selamatkan Pertamina dari Kekeliruan Rini Soemarno
Kantor Pusat Pertamina di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) telah mengalami pergantian jabatan Direktur Utama beberapa kali selama lebih tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno. Saat ini Pertamina menjadi perusahaan BUMN minyak dan gas bumi (migas)  yang 100 persen sahamnya dipegang oleh pemerintah.

"Nampaknya Pertamina perlu diselamatkan dari kekeliruan kebijakan yang diterapkan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno," kata Ketua Umum eSPeKaPe Binsar Effendi Hutabarat dalam keterangan tertulis, Rabu (25/4/2018).

Ia menyebutkan kekeliruan itu bersumberkan dari penunjukan untuk jabatan Direktur Utama (Dirut) Pertamina hanya dilandasi oleh like and dislike belaka. Menurut Binsar Effendi yang Ketua Umum Komunitas Keluarga Besar Angkatan 1966 (KKB '66) tersebut, langkah Rini menunjuk Dwi Sutjipto sebagai pengganti Karen Agustiawan hanya karena Dwi berhasil melakukan privatisasi semen.

"Sedangkan menunjuk Elia Masa Manik untuk menggantikan Dwi Sutjipto selain berhasil menyehatkan bisnis PT Elnusa Tbk anak perusahaan Pertamina, juga beralasan karena Elia M Manik berhasil melakukan holding perkebunan. Padahal urusan bisnis migas yang strategis dan kompleks itu tidak bisa diurus oleh profesional yang bukan ahlinya, seperti ahli semen maupun ahli perkebunan" tuturnya.

Adapun sumbang saran yang akan disampaikan kepada Presiden Jokowi selaku atasan Menteri BUMN Rini M Soemarno adalah Pertamina harus menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), melaksanakan program satu harga BBM, target laba Pertamina minimal 4 miliar dolar Amerika Serikat setara Rp56 triliun pertahun dengan menitikberatkan pada 70 persen laba di bisnis hulu migas.

Proyek kilang refinery baru dan up grading refinery lama yang harus berjalan untuk meningkatkan kapasitas produksi migas nasional. "Tentunya dengan komitmen kuat terhadap pemberantasan mafia migas ke akar-akarnya, kemudian meningkatkan kesejahteraan pekerja berdasarkan merit system serta kesejahteraan dan peningkatan pelayanan kesehatan pensiunan Pertamina sebagai stakeholder yang telah berkontribusi sejak merintis, membangun dan membesarkan Pertamina" ujar Binsar Effendi yang juga Ketua Dewan Penasehat Markas Besar (Mabes) Laskar Merah Putih (LMP).

Dirut baru harus mampu memberikan peningkatan kinerja anak-anak perusahaan sebagai profit center, kemudian jadikan Pertamina sebagai world class company serta masuk sebagai Top Ten National Oil Companies (NOC) dalam waktu lima tahun ke depan. "Sedangkan holding migas diterapkan untuk meningkatkan benefit to asset ratio Pertamina" lanjut Binsar Effendi.

Dalam save Pertamina, eSPeKaPe menyarankan perubahan mindset kerja dan budaya perusahaan sebagai perusahaan kelas dunia dalam lima tahun ke depan. "Sementara melakukan rasionalisasi pekerja secara alami dengan menerapkan competences based employee" imbuh Binsar Effendi.

Dengan berbagai saran tersebut, eSPeKaPe kemudian menyampaikan kriteria kompetensi super untuk calon Dirut Pertamina.

"Pertama, calon berpendidikan S3 atau doctor di bidang perminyakan; Kedua, calon berpengalaman sebagai profesional migas minimal lima tahun; Ketiga, punya pengalaman kerja di perusahaan migas dari bisnis hulu sampai bisnis hilir agar mengerti secara komprehensif terhadap bisnis Pertamina; Keempat, termasuk pengalaman kerja di perusahaan minyak nasional dan perusahaan minyak luar negeri," jelasnya.

Selain itu, calon Dirut Pertamina juga harus  berjiwa nasionalis, profesional murni, punya leadership kuat, serta sebagai motivator bagi setiap stakeholders Pertamina. Ini juga penting agar punya integritas dan mampu mengemban amanat Pasal 33 ayat 2 dan 3 UUD 1945.

"Kriteria yang keenam atau terakhir yaitu memiliki kemampuan teruji dan terukur dengan memiliki sertifikat-sertifikat profesi serta adanya dukungan penghargaan kerja pada perusahaan-perusahaan tersebut. Dengan cara ini, Pertamina tidak hanya terselamatkan tapi juga optimis akan menjadi Top Ten NOC di dunia," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Pengganti Kerry Riza Direvisi MA, Berapa yang Harus Dibayar?

Uang Pengganti Kerry Riza Direvisi MA, Berapa yang Harus Dibayar?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×