- PHR temukan sumur baru, produksi awal capai 2.035 BOPD.
- Pengeboran selesai 9% lebih cepat, biaya hemat 44%.
- Hasil sumur jadi dasar pengembangan lanjutan Blok Rokan.
Suara.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali mencatatkan kabar positif dari Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Perusahaan berhasil menyelesaikan pengeboran sumur infill Menggala South-21 yang langsung menunjukkan performa produksi menjanjikan dengan aliran minyak awal mencapai 2.035 barel per hari (BOPD).
General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko mengatakan, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa lapangan-lapangan eksisting di Blok Rokan masih menyimpan potensi produksi minyak yang besar untuk terus dikembangkan.
"Keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan bahwa pengembangan lapangan eksisting di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik," ujar Andre dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Andre menjelaskan, sumur berarah tipe J tersebut dibor dengan target reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki. Proses pengeboran dimulai pada Juni 2026 dan berhasil dituntaskan pada 19 Juli 2026.
Berdasarkan hasil uji awal, sumur Menggala South-21 mampu memproduksikan minyak sebesar 2.035 BOPD dengan tingkat kandungan air (water cut) 0 persen. Hasil ini menunjukkan kualitas produksi yang sangat baik karena seluruh fluida yang dihasilkan berupa minyak.
Tak hanya menghasilkan produksi tinggi, proyek pengeboran menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 HP itu juga mencatatkan kinerja operasional yang efisien. Pengeboran selesai 9 persen lebih cepat dibandingkan target yang telah ditetapkan.
PHR juga berhasil menekan biaya pengeboran hingga 44 persen sekaligus mempertahankan catatan keselamatan kerja tanpa insiden (zero accident) selama proyek berlangsung.
Ke depan, hasil dari sumur Menggala South-21 akan menjadi dasar evaluasi tim subsurface PHR untuk melihat peluang pengembangan lebih lanjut di kawasan Menggala dan wilayah sekitarnya.
"Capaian ini memberikan tambahan potensi produksi yang signifikan bagi perusahaan dan negara," pungkas Andre.