Usulan Sudah Sampai Pertamina, Harga BBM Pertamax Segera Turun

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 21 Juli 2026 | 11:04 WIB
Usulan Sudah Sampai Pertamina, Harga BBM Pertamax Segera Turun
Pemerintah memberi sinyal kuat akan segera menurunkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax seiring tren pelemahan harga minyak mentah dunia, usulan ini sudah disampaikan langsung ke Pertamina. Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • Harga Pertamax berpeluang turun seiring melemahnya harga minyak dunia.
  • Pemerintah pastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan.
  • ESDM segera bahas penyesuaian harga bersama Pertamina dan SPBU swasta.

Suara.com - Pemerintah memberi sinyal kuat akan segera menurunkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax seiring tren pelemahan harga minyak mentah dunia, usulan ini sudah disampaikan langsung ke Pertamina.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah telah meminta badan usaha penyedia BBM, termasuk PT Pertamina (Persero) dan perusahaan swasta, untuk segera melakukan penyesuaian harga apabila harga minyak dunia terus mengalami penurunan.

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap dinamika pasar energi global agar harga BBM dalam negeri tetap mencerminkan kondisi pasar.

"Kami sudah mulai meminta kepada badan usaha swasta, termasuk Pertamina, untuk segera melakukan penyesuaian ketika harga minyak dunia turun," ujar Bahlil kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026) malam.

Di sisi lain, Bahlil menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Fokus penyesuaian hanya akan dilakukan pada BBM nonsubsidi yang selama ini mengikuti mekanisme harga pasar.

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan waktu pasti kapan penurunan harga tersebut akan diberlakukan. Saat ini Kementerian ESDM masih menghitung besaran penyesuaian yang dinilai ideal dan akan membahasnya bersama Pertamina maupun badan usaha penyalur BBM lainnya.

"Kita akan melihat, saya sudah menghitung dan akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan," kata Bahlil.

Ia menegaskan kebijakan yang disiapkan harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan keberlangsungan bisnis perusahaan migas.

Menurutnya, harga baru nantinya tidak boleh membebani konsumen BBM nonsubsidi, namun juga tetap memberikan ruang usaha yang sehat bagi Pertamina maupun perusahaan swasta.

baca juga

"Kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna khususnya yang nonsubsidi—ini kan porsinya sekitar 20 persen untuk saudara-saudara kita yang mampu. Tapi di sisi lain, kita juga tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan," ujar Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri ESDM Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun?

Menteri ESDM Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun?

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:45 WIB

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:09 WIB

Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata

Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×