Prabowo Sebut Arah Ekonomi RI Mengalami Kekeliruan

Iwan Supriyatna, Muhammad Yasir

Selasa, 14 Agustus 2018 | 06:34 WIB
Prabowo Sebut Arah Ekonomi RI Mengalami Kekeliruan
Calon Presdien Prabowo melambaikan tangan usai pemeriksaan awal saat menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8). KPU menyelenggarakan tes kesehatan bagi para kandidat capres dan cawapres salah satu syarat verifikasi Pilpres 2019. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Bakal calon presiden Prabowo Subianto mengatakan memiliki kesamaan pandangan dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Salah satunya menyangkut hal perekonomian bangsa.

Prabowo mengatakan arah ekonomi bangsa ini telah mengalami kekeliruan. Sebab menurutnya ekonomi bangsa yang terjadi saat ini tidak menghasilkan negara yang makmur dan berdaulat di bidang ekonomi.

"Kami tukar pandangan, ternyata memang banyak pandangan kita sama. Sudah ada kesadaran bahwa arah perkembangan ekonomi kita, di mana ekonomi tidak bisa dipisahkan dari politik," kata Prabowo seusai melakukan pertemuan di Kantor PP Muhammdiyah, Menteng Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018) malam.

Lebih lanjut Prabowo menyebutkan kekayaan yang ada tidak dikuasai oleh rakyat dan hanya mengalir ke luar negeri. Sehingga bangsa Indonesia tidak mungkin menjadi kuat dan sejahtera.

"Inilah yang bisa menimbulkan kesadaran bahwa rakyat Indonesia harus berani untuk berdiri kembali di atas kaki kita sendiri. Bukan selalu menjadi embel-embel bangsa asing, bukan menjadi pesuruh bangsa asing, bukan menjadi tamu di rumah kita sendiri," tambahnya.

Untuk diketahui Prabowo bersaama Sandiaga Uno menyambangi Kantor PP Muhammadiyah pada Senin (13/8/2018) malam.

Selain dirinya, juga turut hadir bakal calon wakil presiden pendampingnya Sandiaga Uno, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir memberikan enam masukan agenda strategis kepada pasangan capres dan cawapres Prabowo dan Sandiaga.

Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan kebijakan pemerintahan lima tahun kedepan jika pasangan tersebut terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Pertimbangkan Timses Ulama dari PP Muhammadiyah

Sandiaga Pertimbangkan Timses Ulama dari PP Muhammadiyah

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 06:26 WIB

Begini Isi 6 Saran Muhammadiyah kepada Prabowo-Sandiaga

Begini Isi 6 Saran Muhammadiyah kepada Prabowo-Sandiaga

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 00:30 WIB

Prabowo-Sandiaga Akui Belum Dapat Jadwal Bertemu dengan PBNU

Prabowo-Sandiaga Akui Belum Dapat Jadwal Bertemu dengan PBNU

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 21:38 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×