Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Krisis, Warga Venezuela Pilih Makan Daging Busuk dan Jadi PSK

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 27 Agustus 2018 | 09:35 WIB
Krisis, Warga Venezuela Pilih Makan Daging Busuk dan Jadi PSK
Peta Venezuela. [shutterstock]

Suara.com - Venezuela saat ini dilanda krisis ekonomi. Krisis yang dialami Venezuela ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2013 yakni sejak kematian mantan Presiden Venezuela, Hugo Chavez.

Namun tahun ini, Venezuela berada di ambang kehancurannya karena tingkat inflasi yang sangat tinggi.

Krisis ekonomi yang menerpa Venezuela membuka sebuah kenyataan dimana ada warga sebuah kota yang terpaksa membeli daging busuk.

AP via Newsweek melaporkan, antrean penduduk demi mendapat daging busuk lazim ditemukan. Hal itu dipicu lemari es yang mati.

Tercatat sudah sembilan bulan warga mengalami pemadaman listrik bergilir. Namun, akhir-akhir ini pemadaman listrik semakin sering.

Akibat mengkonsumsi daging busuk yang harganya tergolong murah, beberapa orang jatuh sakit. Namun apa daya, penduduk tetap memakan daging busuk karena terpaksa.

“Baunya sedikit busuk, tetapi Anda bisa membilasnya dengan sedikit cuka dan lemon," kata Yeudis Luna, ayah tiga orang anak laki-laki yang membeli makanan di toko daging di kota terbesar kedua di Venezuela itu.

Dia mengaku sempat khawatir jika daging itu bakal membuat mereka sakit.

"Saya lebih mengkhawatirkan anak-anak saya karena mereka masih kecil. Namun, hanya yang paling bungsu mengalami diare," lanjutnya.

Selain daging busuk, beberapa wilayah di Venezuela juga mengalami kekurangan air akibat padamnya listrik.

Salah satunya adalah Ligthia Marrero yang tinggal di San Cristobal, ibu kota Negara Bagian Tachira, kepada Reuters.

Marrero berujar, karena berkurangnya level air membuat generator pembangkit listrik tenaga air tak bisa berjalan. Dia menjelaskan pernah menjalani hari di mana tidak mendapat listrik selama 14 hari.

"Di hari sebelumnya, kami hanya mengalami mati lampu selama enam jam," bebernya.

Krisis ekonomi yang disebut Maduro diakibatkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya tidak saja mengakibatkan warga terpaksa membeli daging busuk.

Wanita Terpaksa jadi PSK

Krisis ekonomi yang menimpa Venezuela membuat perempuan di sana terpaksa menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Dalam laporan Sky News Jumat (25/8/2018), di sebuah klab perbatasan kota Cucuta, Kolombia, mayoritas dari PSK adalah orang Venezuela.

Di sebuah rumah bordil berisi 60 perempuan, hanya dua pekerja seks yang merupakan orang Kolombia, sisanya wanita Venezuela.

Salah satunya adalah seorang perempuan yang dulunya merupakan balerina serta pengusaha. Dia mengaku tak punya opsi pekerjaan lain.

"Ini adalah pekerjaan yang memalukan. Namun, apa lagi yang saya punya? Saya harus terus membesarkan dua anak saya," ujarnya.

"Satu-satunya cara tetap menyediakan makan bagi anak-anak saya adalah pergi ke Kolombia, dan menjual tubuh saya," tutur perempuan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kolombia Tuduh Tentara Venezuela Masuki Parbatasan Tanpa Izin

Kolombia Tuduh Tentara Venezuela Masuki Parbatasan Tanpa Izin

News | Rabu, 22 Agustus 2018 | 05:30 WIB

Atlet Jepang Sewa PSK, Disparbud Jakarta Lebih Awasi Prostitusi

Atlet Jepang Sewa PSK, Disparbud Jakarta Lebih Awasi Prostitusi

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 16:26 WIB

Empat Rekannya Ketahuan Sewa PSK, Ini Reaksi Atlet Jepang

Empat Rekannya Ketahuan Sewa PSK, Ini Reaksi Atlet Jepang

Sport | Selasa, 21 Agustus 2018 | 15:08 WIB

Terkini

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

×