Ratusan Korban Gempa dan Tsunami Palu Ditelantarkan Lion Group

Iwan Supriyatna

Minggu, 07 Oktober 2018 | 15:42 WIB
Ratusan Korban Gempa dan Tsunami Palu Ditelantarkan Lion Group
Ilustrasi pesawat Lion Air.

Suara.com - Ratusan penumpang yang juga merupakan korban gempa bumi dan tsunami 7,4 SR memprotes maskapai penerbangan Lion Air karena mereka ditelantarkan di Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (7/10/2018).

Para penumpang itu merasa kesal, karena tidak ada kejelasan dari pihak maskapai yang dikenal sering delay ini atas keberangkatan mereka ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Bahkan ratusan penumpang yang batal diberangkatkan kemarin (6/10/2018) dan dijanjikan berangkat mengunakan jasa penerbangan hari ini pun tidak ada kejelasan hingga memicu terjadinya ketegangan dengan pihak bandara.

"Kami dijanjikan hari ini diberangkatkan, sejak kemarin ditunda. Tapi yang terjadi tidak ada kejelasan kapan diterbangkan, ada ratusan penumpang Lion Grup di sini menunggu, tapi hanya disuruh bersabar," ujar Rustam salah seorang penumpang.

Penumpang lainnya, Feby menuturkan, dirinya telah membeli tiket secara online atau dalam jaringan/daring untuk berangkat hari Minggu ini, namun diminta pulang dan kembali sore hari untuk mengecek keberangkatannya.

"Kami sekeluarga disuruh balik nanti sore baru kesini, tapi ternyata tidak ada kejelasan kapan diberangkatkan, mana harga tiketnya sangat mahal," ungkapnya.

Menurutnya, pihak maskapai sebaiknya tidak membohongi penumpang dengan membuka penerbangan tujuan Palu - Makassar sampai terjadi penundaan keberangkatan yang tidak jelas hingga terjadi penumpukan penumpang di bandara setempat.

"Kami merasa ditipu kalau begini, masa ditunda keberangkatannya tanpa ada kejelasan waktunya kapan, dan jam berapa, tapi ini tidak ada penyampaian," ucapnya kesal.

Rudianto yang hendak mengantar istri dan anak-anaknya ke Makassar harus bersitegang dengan pihak operator maskapai karena mereka tidak juga memberangkatkan keluarganya. Dirinya mengancam akan menuntut dan melaporkan pihak maskapai ke kepolisian dengan dugaan tindakan penipuan.

"Saya akan lapor ke polisi bila hari ini keluarga saya tidak juga diberangkatkan. Kemarin seharusnya diberangkatkan tapi ditunda dengan alasannya tidak jelas. Hari ini pun begitu alasannya karena pesawat kurang dan tidak bisa mendarat," katanya dengan nada marah.

Seharusnya, maskapai penerbangan swasta ini tidak menjual tiket kepada penumpang untuk mendapatkan keuntungan lebih sementara tidak bisa bertanggungjawab terhadap konsumennya.

"Tidak usah menjual tiket kalau tidak mampu memberangkatkan penumpang, itu merugikan orang namanya, harganya pun sangat mahal. Manajemen maskapai Lion Air memanfaatkan situasi ini untuk mendapat keuntungan besar," ungkapnya.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak managemen Lion Air untuk memberikan keterangan resmi terkait penelantaran penumpang.

Berdasarkan pemantauan sejumlah penumpang terlihat memadati bandara setempat, mereka mengelar tikar dan tidur di emperan bandara menunggu keberangkatan. Harga tiket pun diketahui sangat tinggi, tujuan Palu - Makassar dari Rp 1,3 jutaan hingga Rp 2 jutaan, Palu - Jakarta Rp 4 jutaan, tetapi tidak diberangkatkan dan masih menunggu kepastian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden APC Belasungkawa Korban Gempa dan Tsunami di Palu

Presiden APC Belasungkawa Korban Gempa dan Tsunami di Palu

Sport | Minggu, 07 Oktober 2018 | 13:00 WIB

Ingin Jadi Relawan Gempa Palu, Catat 3 Hal Penting Ini

Ingin Jadi Relawan Gempa Palu, Catat 3 Hal Penting Ini

Health | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 16:33 WIB

Apresiasi kepada TNI dalam Pemulihan Gempa Palu

Apresiasi kepada TNI dalam Pemulihan Gempa Palu

News | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 06:16 WIB

Terkini

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×