Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indonesia dan Tanzania Manfaatkan Teknologi Nuklir, Ini Tujuannya

Iwan Supriyatna

Minggu, 07 Oktober 2018 | 16:06 WIB
Indonesia dan Tanzania Manfaatkan Teknologi Nuklir, Ini Tujuannya
Pembangkit listrik tenaga nuklir [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Indonesia mendorong kerja sama pemanfaatan teknologi nuklir dengan Tanzania, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis dari KBRI Dar Es Salam yang diterima di Jakarta, Minggu (7/10/208).

Pemerintah Indonesia terus mengupayakan peningkatan hubungan ekonomi dengan Tanzania di berbagai bidang, salah satunya melalui kerja sama pemanfaatan teknologi nuklir untuk pembangunan ekonomi.

Inisiasi kerja sama pemanfaatan teknologi nuklir itu disampaikan oleh Dubes RI untuk Tanzania Ratlan Pardede saat berkunjung ke Provinsi Arusha.

"Indonesia dan Tanzania melalui kerja sama yang aktif dapat saling mendukung pemanfaatan teknologi nuklir untuk pembangunan ekonomi," ujar Dubes Ratlan dalam sambutannya di kantor Komisi Tenaga Atom Tanzania (TAEC).

Dalam kunjungan ke Arusha, Dubes Ratlan juga bertemu dengan Direktur Jenderal TAEC, Lazaro S.P. Busagala. Dalam pertemuan itu, Dubes Ratlan diajak mengunjungi fasilitas laboratorium yang dimiliki institusi tenaga atom Tanzania.

"Kerja sama dengan Indonesia di bidang pemanfaatan teknologi nuklir antar lembaga kedua negara akan menjadi salah satu prioritas TAEC," ujar Busagala.

Busagala mengatakan bahwa Tanzania dapat belajar dari Indonesia dalam mengembangkan kapasitas dalam pemanfaatan teknologi nuklir untuk pembangunan ekonomi.

Selain melakukan pertemuan dengan pihak TAEC, Dubes Ratlan juga bertemu dengan para pejabat Provinsi Arusha, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Arusha, serta Komisi Pertambangan Provinsi Arusha.

Dari pertemuan dengan pihak Kadin Arusha, Dubes RI mengetahui adanya potensi ekspor produk kelapa sawit dan pupuk organik di Arusha.

Selain memiliki lahan pertanian yang subur, Provinsi Arusha juga merupakan daerah penghasil mineral berharga, seperti emas dan tanzanite.

Potensi ekonomi yang dimiliki Arusha dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk mendorong peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dengan Tanzania.

Beberapa peluang investasi di Arusha, antara lain pada sektor pertambangan emas, pertanian, pariwisata dan pembangunan infrastruktur.

Tanzania merupakan salah satu mitra Indonesia di kawasan Afrika Timur dan pasar non tradisional produk Indonesia yang belum terjamah secara optimal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjelasan KBRI Soal Kondisi Habib Rizieq di Arab Saudi

Penjelasan KBRI Soal Kondisi Habib Rizieq di Arab Saudi

News | Jum'at, 28 September 2018 | 11:38 WIB

Festival Colourful Indonesia : Ajang Promosi Nusantara di Paris

Festival Colourful Indonesia : Ajang Promosi Nusantara di Paris

Lifestyle | Rabu, 19 September 2018 | 08:00 WIB

Malaysia Kasih Akses KBRI Periksa 3 WNI Terduga Teroris

Malaysia Kasih Akses KBRI Periksa 3 WNI Terduga Teroris

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 12:59 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×