Bergaji di Bawah UMP? Begini Cara Punya Rumah di Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:12 WIB
Bergaji di Bawah UMP? Begini Cara Punya Rumah di Jakarta
Anies Baswedan. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, warga miskin di Jakarta masih tetap bisa memiliki rumah sendiri di ibu kota meskipun rumah susun milik (rusunami) DP 0 rupiah hanya diperuntukkan bagi warga berpenghasilan menengah. Caranya, warga miskin bisa menyicil rusun sewa selama 20 tahun terlebih dahulu agar bisa memiliki rumah itu.

Menurut Anies, jika warga miskin dengan penghasilan di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dipaksakan membayar cicilan rusunami DP 0 rupiah maka akan sangat membebankan. Hal itu, justru akan membuat kehidupannya semakin tidak layak.

"Jangan kita membuat mereka tidak bisa hidup layak setiap bulan, hanya karena mereka harus nyicil rumah. Lebih baik mereka sewa dengan harga yang murah tetapi punya kepastian," kata Anies saat ditemui di Gedung UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Rabu (17/10/2018).

Anies menjelaskan, dengan melakukan pembayaran cicilan rumah selama 20 tahun warga sudah bisa memiliki hunian pribadi. Selama 20 tahun itu mereka bisa menjaga dan merawat rumah yang ditinggali dengan kepastian rumah itu akan menjadi milik.

Menurut Anies, hal itu tentu berbeda jauh dengan rusun sewa pada umumnya yang hanya menempati tanpa bisa memiliki rumah yang ditempati itu. Hal itulah ke depan yang ingin didorong oleh Anies agar warga miskin bisa tetap memiliki rumah.

"Coba kalau mereka hanya sewa saja seperti yang selama ini ada tanpa bisa memiliki, maka untuk apa merawat dengan baik, untuk apa nyicil dengan baik, toh ujungnya bukan punha saya. Ini yang kita dorong," ungkap Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengakui, proyek rumah susun (rusun) DP 0 rupiah bukan diperuntukkan bagi warga miskin. Namun, proyek itu hanya diperuntukkan bagi warga dengan penghasilan menengah diatas Upah Minimum Regional (UMR).

"Kami dari awal bilang kalau ini adalah program DP nol rupiah dengan menggunakan skema keuangan perbankan dan disitu ada minimalnya. Ada proporsi dimana penghasilan tidak boleh dipakai untuk nyicil," kata Anies.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bergaji di Bawah UMP Bisa Punya Rumah, Tapi 20 Tahun Cicil Rusun

Bergaji di Bawah UMP Bisa Punya Rumah, Tapi 20 Tahun Cicil Rusun

Bisnis | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:01 WIB

Anies Akui Proyek DP 0 Rupiah Bukan untuk Orang Miskin

Anies Akui Proyek DP 0 Rupiah Bukan untuk Orang Miskin

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:32 WIB

Pengamat: Tak Sedikit Kekurangan Anies Setahun Pimpin Jakarta

Pengamat: Tak Sedikit Kekurangan Anies Setahun Pimpin Jakarta

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 06:31 WIB

31 Hasil Kerja Anies Selama Setahun Gantikan Ahok

31 Hasil Kerja Anies Selama Setahun Gantikan Ahok

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:40 WIB

Sandiaga Bantah OK OCE Gagal Total di Jakarta, Klaim Diminati

Sandiaga Bantah OK OCE Gagal Total di Jakarta, Klaim Diminati

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 12:46 WIB

Terkini

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Apa Itu Cut-Off Point dalam Event Lari? Istilah yang Disorot usai Insiden JRF 2026

Apa Itu Cut-Off Point dalam Event Lari? Istilah yang Disorot usai Insiden JRF 2026

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Ulasan Pirunduk: Kisah Tragis Siti dan Teror Ilmu Hitam Kalimantan Selatan!

Ulasan Pirunduk: Kisah Tragis Siti dan Teror Ilmu Hitam Kalimantan Selatan!

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

×