Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Bergaji di Bawah UMP Bisa Punya Rumah, Tapi 20 Tahun Cicil Rusun

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:01 WIB
Bergaji di Bawah UMP Bisa Punya Rumah, Tapi 20 Tahun Cicil Rusun
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau posko khusus KPU DKI Jakarta. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjanjikan warga Jakarta miskin dengan penghasilan rendah bisa memiliki rumah sendiri. Namun, mereka diwajibkan untuk membayar cicilan rumah susun sewa (rusunwa) selama 20 tahun terlebih dahulu baru bisa memiliki rumah atau unit itu.

Anies mengatakan, warga yang memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Regional (UMR) tetap bisa memiliki rumah sendiri dengan menyicil biaya sewa selama 20 tahun. Setelah cicilan 20 tahun lunas, rusunawa yang mereka tempati bisa menjadi hak milik.

"Bagi mereka yang di bawah UMR programnya adalah menyewa untuk memiliki rusunawa, mereka menyewa nanti setelah digunakan selama 20 tahun maka rumah susun itu bisa menjadi miliknya," kata Anies saat ditemui di Gedung UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Rabu (17/10/2018).

Anies menjelaskan program rumah DP 0 rupiah hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta yang berpenghasilan menengah diatas UMR. Hal itu lantaran diterapkan skema perbankan yang hanya bisa diakses oleh mereka dengan gaji di atas UMR.

Sementara, untuk warga miskin Jakarta tetap bisa memiliki rumah dengan syarat harus menyicil selama 20 tahun terlebih dahulu. Pasalnya, mereka tidak mungkin menghabiskan seluruh penghasilannya untuk membayar cicilan DP 0 rupiah jika gaji mereka di bawah UMR.

"Jadi program DP 0 rupiah memang bisa menggunakan fasilitas perbankan. Nah untuk mereka dibawah UMR bisa menyewa rusunawa, statusnya sewa beli," ungkap Anies.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo mengatakan, bahwa program Rumah DP 0 Rupiah yang saat ini bertransformasi menjadi Samawa (Solusi Rumah Warga), bukan program untuk orang miskin. Pasalnya kata dia, program itu hanya untuk warga DKI Jakarta yang berpenghasilan Rp 4 juta sampai dengan Rp 7 juta perbulannya deengan skema cicilan perbulan minimal Rp 2 juta.

"Tentunya ini diluar listrik dan air bersih. Plus, iuran pengelolaan lingkungan karena status rusunami tidak mungkin diberikan subsidi. Pertanyaannya, keberpihakan terhadap rakyat miskin yang tidak mampunya ada di mana?" kata Rio di Kantor Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Akui Proyek DP 0 Rupiah Bukan untuk Orang Miskin

Anies Akui Proyek DP 0 Rupiah Bukan untuk Orang Miskin

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:32 WIB

Pengamat: Tak Sedikit Kekurangan Anies Setahun Pimpin Jakarta

Pengamat: Tak Sedikit Kekurangan Anies Setahun Pimpin Jakarta

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 06:31 WIB

31 Hasil Kerja Anies Selama Setahun Gantikan Ahok

31 Hasil Kerja Anies Selama Setahun Gantikan Ahok

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:40 WIB

Sandiaga Bantah OK OCE Gagal Total di Jakarta, Klaim Diminati

Sandiaga Bantah OK OCE Gagal Total di Jakarta, Klaim Diminati

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 12:46 WIB

PDIP Kritik Rumah DP 0 Rupiah, Belum Rumah untuk Orang Miskin

PDIP Kritik Rumah DP 0 Rupiah, Belum Rumah untuk Orang Miskin

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 19:16 WIB

Terkini

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:11 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB