Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pemerintah Tepis Anggapan Ikan Laut Makan Bangkai Korban Tsunami

Iwan Supriyatna

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 13:48 WIB
Pemerintah Tepis Anggapan Ikan Laut Makan Bangkai Korban Tsunami
Ilustrasi ikan laut.

Suara.com - Direktur Jenderal Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan Rifky Effendi Hardijanto membagikan ikan segar kepada para pengungsi korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (19/10/2018).

Rifky Effendi bersama dengan Kepala Dinas KP Sulawesi Tengah Hasanuddin Atjo berkeliling ke tenda-tenda pengunsian korban bencana alam.

Terdapat sedikitnya 10 titik pusat penampungan pengungsi di Palu Barat dan Palu Timur yang didatangi tim untuk mendistribusikan 1,8 ton ikan segar jenis cakalang dan tuna kecil (baby tuna) untuk dikonsumsi para pengungsi melalui dapur umum di setiap pos pengungsian.

"Kami membagikan ikan-ikan segar ini untuk memenuhi kebutuhan protein bagi para korban agar mereka tetap sehat, kuat dan cerdas," ujar Rifky usai menyerahkan 300 kg ikan beku kepada pengungsi di halaman masjid Agung Darussalam Palu.

Ikan-ikan itu diterima Ketua Pengurus Masjid Agung Darussalam Helmy D Yambas untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan pengungsi yang mengurusi dapur umum.

Ikan segar beku yang dibagi-bagikan itu merupakan stok yang hendak dikirim ke Jakarta dan tersimpan di gudang pendingin (cold storage) Pelabuhan Perikanan Donggala namun tidak sempat terkirim saat gempa bumi dan tsunami melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong pada 28 September 2018.

Pembagian ikan ini bukan yang pertama kali karena sehari setelah bencana dahyat ini terjadi, Menteri KP Susi Pudjiastuti sudah mengirimkan 1,7 ton ikan kaleng melalui bandara Mamuju, Sulawesi Barat serta berbagai bantuan lainnya.

Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, sejak awal bencana sampai saat ini, sudah menyalurkan 12 ton ikan segar untuk kebutuhan para korban, relawan bencana serta aparat lainnya seperti TNI, Polri, Basarnas, dan BNPB/BPBD.

Rifky mengajak masyarakat Sulteng untuk kembali gemar makan ikan dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang menyebutkan bahwa ikan-ikan laut memakan bangkai korban bencana.

Ke depan ini, kata Rifky, KKP yang mengelola dua posko pengungsian yang kebanyakan dihuni keluarga besar KKP, dan para nelayan serta pemangku kepentingan di bidang kelautan dan perikanan itu dalam waktu dekat akan memasok lagi ikan segar asal Jakarta.

"Kalau kebutuhan karbohidrat sudah mulai terpenuhi seperti beras dan mi instan, kebutuhan protein juga harus terjaga karena kita ingin masyarakat tetap sehat, cerdas dan kuat," ujarnya.

Sementara itu Kadis KP Sulteng Hasanuddin Atjo mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pertemuan dengan para nelayan di Kota Palu dan Donggala untuk memotivasi mereka agar bisa segera kembali melaut.

"Kami akan membawa seorang motivator untuk berbicara di depan para nelayan dan stakeholders KKP guna membangkitkan kembali rasa percaya diri mereka untuk kembali menekuni profesi mereka sebagai nelayan, agar suplai ikan ke pasar-pasar bisa segera pulih kembali," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solusi Emergency Food untuk Anak-Anak Korban Bencana Alam di Palu

Solusi Emergency Food untuk Anak-Anak Korban Bencana Alam di Palu

Press Release | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 11:02 WIB

Anak Korban Pencabulan Tak Masuk Daftar Pengungsi Gempa Palu

Anak Korban Pencabulan Tak Masuk Daftar Pengungsi Gempa Palu

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:21 WIB

Lombok Kembali Gempa 4,8 Skala Richter, Tak Berpotensi Tsunami

Lombok Kembali Gempa 4,8 Skala Richter, Tak Berpotensi Tsunami

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 10:07 WIB

Terkini

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB