Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Maruf Amin Janjikan Konsep Baru Ekonomi Berlandaskan Pancasila

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 14 November 2018 | 12:10 WIB
Maruf Amin Janjikan Konsep Baru Ekonomi Berlandaskan Pancasila
Cawapres nomor urut 1 Maruf Amin di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Maruf Amin mengatakan, sudah menyiapkan program ekonomi selama lima tahun ke depan jika terpilih di Pilpres 2019. Program itu disebutnya sebagai konsep arus baru ekonomi Indonesia.

Menurut Maruf Amin, arus baru ekonomi Indonesia itu yakni ekonomi yang berkeadilan sesuai butir Pancasila sila ke lima.

"Ya intinya itu kan ekonomi berkeadilan, ekonomi yang mengimplementasikan sila ke lima, menghilangkan kesenjangan-kesenjangan antara yang kaya dan miskin, antar daerah, antar produk nasional dengan produk global," ujar Maruf Amin di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018) malam.

Karenanya, kata Ma'ruf, untuk menghilangkan disparitas perlu adanya ekonomi keumatan atau ekonomi kerakyatan.

"Bagian terbesar bangsa ini adalah umat kalau umatnya kuat bisa kuat, kalau umatnya lemah bangsa ini lemah, sebabnya kemudian lahir konsep-konsep antara lain yaitu redistribusi aset supaya masyarakat memperoleh akses bahan yang selama ini hanya dikuasai segelintir elit dan bisa di didistibusikan," ujar dia.

Tak hanya itu, arus baru ekonomi juga harus diisi konsep kemitraan dengan kolaborasi antar pengusaha. Mengkolaborasi antara pengusaha yang lemah dengan yang kuat, sehingga terjadi penguatan-penguatan baik yang kuat, juga yang lemah, sama-sama kuat.

"Ini kita harapkan ke depan itu sudah melakukan berbagai upaya baik melalui koperasi dengan pengusaha kuat baik yang sifatnya itu aspek atau bidang finansial sektor finansial, adanya budidaya pertanian jagung, menanam singkong penanaman kacang bekerjasama dengan pengusaha kuat dengan seperti terjadi di beberapa daerah dan juga sektor riil dengan lalu juga ada di sektor jasa," Maruf Amin menjelaskan.

Lebih lanjut, Ketua MUI aktif itu menambahkan penguatan-penguatan ekonomi masyarakat bukan dalam arti ekonomi baru, melainkan sudah dimulai oleh Presiden Jokowi dari awal pemerintah kepemimpinan Jokowi sejak 2014 silam.

"Jadi harapan saya dengan arus baru ekonomi Indonesia ini terjadi menghilangkan berbagai disparitas yang sangat tertinggal, sehingga perlu adanya upaya-upaya penyeimbangaan. Juga produk-produk kita yang masih punya produk kita mempunyai kualitas yang baik yang bisa bersaing, tapi karena diberi nilai tambah sehingga tak mampu bersaing," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Ma'ruf Amin Ternyata Tak Ingin Jadi Cawapres

Terungkap, Ma'ruf Amin Ternyata Tak Ingin Jadi Cawapres

News | Rabu, 14 November 2018 | 10:00 WIB

Pembelaan Tim Jokowi Soal Diksi Buta dan Budek Ma'ruf Amin

Pembelaan Tim Jokowi Soal Diksi Buta dan Budek Ma'ruf Amin

News | Rabu, 14 November 2018 | 06:30 WIB

PDIP Sebut Seluruh Pendukung Jokowi Dapat 'Coattail Effect'

PDIP Sebut Seluruh Pendukung Jokowi Dapat 'Coattail Effect'

News | Rabu, 14 November 2018 | 06:14 WIB

Sodik: Sandiaga Lebih Cocok Disebut Santri Ketimbang Jokowi

Sodik: Sandiaga Lebih Cocok Disebut Santri Ketimbang Jokowi

News | Rabu, 14 November 2018 | 05:00 WIB

Maruf: Petinggi NU Memaafkan, Tapi Warga Punya Logika Sendiri

Maruf: Petinggi NU Memaafkan, Tapi Warga Punya Logika Sendiri

News | Selasa, 13 November 2018 | 21:08 WIB

Terkini

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB