Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Raup Keuntungan dari Berkah Natal, Pedagang Dadakan Mulai Bermunculan

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 06 Desember 2018 | 09:10 WIB
Raup Keuntungan dari Berkah Natal, Pedagang Dadakan Mulai Bermunculan
Pembeli memilih pernak-pernik Natal. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Penduduk di seluruh dunia termasuk Indonesia, sebentar lagi akan merayakan hari raya Natal yang jatuh pada 25 Desember 2018. Untuk memeriahkan hari raya kelahiran Yesus, masyarakat pun dari jauh-jauh hari sudah mulai memburu pernak-pernik Natal.

Hal ini membawa keuntungan sendiri bagi pada pedagang pernak-pernik khususnya yang ada di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Bahkan, toko-toko lain juga mengganti sementara toko mereka untuk berjualan pernak-pernik Natal lantaran banyak permintaan.

Salah satunya Toko Golo yang letaknya berada di pintu masuk menuju Harco dan Metro Pasar Baru. Toko tersebut tadinya menjual barang-barang pecah belah dan elektronik.

Lantaran sebentar lagi sudah memasuki Natal, Toko Golo ini menjual berbagai pernak-pernik Natal mulai dari pohon Natal, lampu-lampu hingga bando rusa.

“Ya kita biasanya jual perlengkapan rumah tangga, mulai dari piring, wajan begitu. Nah karena Natal makannya kita jualnya ada juga pernak-pernik Natal,” kata Maya pelayan toko saat berbincang dengan Suara.com.

Untuk pernak-pernik Natal, ia menjualnya dengan harga mulai Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Seperti, untuk topi Natal ia menjualnya dengan harga Rp 11 ribu per buah, kertas kado Natal Rp 3.000 sampai Rp 3.500.

“Kalau pohon Natal kita nggak ada yang gede, segitu aja, soalnya jarang juga kalau orang beli yang gede,” ujarnya.

Selain pernak-pernik Natal, mainan anak-anak juga laku jelang Natal. Mainan anak-anak yang dibeli biasanya untuk kado Natal. Sehingga anak-anak akan merasa senang saat Natal tiba.

Terompet tahun baru juga sudah mulai dijual di Pasar Baru. Pembeli biasanya membeli untuk keperluan pribadi, dan ada juga yang membeli untuk di jual kembali.

“Emang kalau jelang akhir tahun banyak orang cari pernak-pernik buat memeriahkan hari raya dan tahun baru. Jadi memang ada kenaikan permintaan,” ujarnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Asep, pedagang kaki lima ini sehari-harinya berjualan kacamata. Namun saat menjelang natal, Asep beralih berjualan pernak-pernik Natal dan tahun baru lantaran permintaan meningkat.

“Kacamata masih jual, tapi ada tambahan aja, kayak terompet, bola-bola Natal. Namanya juga untuk cari untung, harus pinter lihat peluang,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernak-pernik Natal Mulai Diserbu Pembeli

Pernak-pernik Natal Mulai Diserbu Pembeli

Bisnis | Kamis, 06 Desember 2018 | 08:56 WIB

Tergerus Online, Pedagang Aksesori Natal di Pasar Asemka Sepi

Tergerus Online, Pedagang Aksesori Natal di Pasar Asemka Sepi

Bisnis | Rabu, 05 Desember 2018 | 16:33 WIB

Liburan Natal dan Tahun Baru Naik Kereta, Waspada Ratusan Titik Rawan Ini

Liburan Natal dan Tahun Baru Naik Kereta, Waspada Ratusan Titik Rawan Ini

News | Senin, 03 Desember 2018 | 16:48 WIB

Terkini

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:36 WIB

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:29 WIB

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:12 WIB

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:26 WIB

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:03 WIB

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:45 WIB

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB