Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Alasan Amartha Sasar Penyaluran Pinjaman di Wilayah Pelosok

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 11 Desember 2018 | 15:28 WIB
Alasan Amartha Sasar Penyaluran Pinjaman di Wilayah Pelosok
Founder dan CEO PT Amartha Mikro Fintek Andi Taufan Garuda Putra di Kantor Amartha, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018). (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Pesatnya perkembangan teknologi membuat penyedia layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology atau Fintech semakin banyak bermunculan. Mulai dari fintech peer to peer lending atau peminjaman, payment atau pembayaran, crowdfunding atau pembiayaan dan lainnya.

Salah satu pelaku fintech P2P Lending Amartha pun turut hadir menawarkan solusi pinjaman bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan (unbanked). Hanya saja, agak berbeda dari lainnya, Amartha hanya menyalurkan pembiayaan untuk UMKM diwilayah pedesaan dan kaum perempuan.

“Karena pelaku UMKM di daerah pedesaan masih belum tersentuh ooeh bank inklusi keuangannya itu masih rendah. Kami tuh pengen memberikan kesempatan yang sama untuk orang-orang di desa itu untuk bisa mendapatkan keuangan tidak cuma seperti kami,” kata Founder dan CEO PT Amartha Mikro Fintek Andi Taufan Garuda Putra di Kantor Amartha, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).

Taufan mengungkapkan, selama ini kebutuhan masyarakat di kota maupun kabupaten untuk memiliki akses pinjaman begitu mudah. Apalagi dari segi perekonomian, masyarakat di sekitar kota dan kabupaten lebih besar dibandingkan pendapatan di desa.

“Tapi kan orang orang di desa itu enggak untuk masuk ke bank aja malu karena mau pinjam uang Rp 1 juta, Rp 2 juta. Atau bahkan ketika mereka pergi ke bank itu ditolak karena gak punya jaminan gak punya sertifikat slip gaji gitu," ujarnya.

Oleh sebab itu, Taufan berharap dengan kehadiran Amartha ini bisa membantu masyarakat di pedesaan untuk memperoleh akses pinjaman sehingga bisa membantu mengembangkan perekonomian di Indonesia.

“Kami ingin masyarakat di pedesaan seperti itu punya kesempatan juga agar lebih sejahtera dengan mendapatkan akses permodalan yang terjangkau gitu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saingi Fintech, Bank Mandiri Luncurkan Pinjaman Online Lewat  E-commerce

Saingi Fintech, Bank Mandiri Luncurkan Pinjaman Online Lewat E-commerce

Bisnis | Jum'at, 30 November 2018 | 07:30 WIB

Kominfo: Nasabah Tak Usah Kembalikan Pinjaman dari Fintech Ilegal

Kominfo: Nasabah Tak Usah Kembalikan Pinjaman dari Fintech Ilegal

Tekno | Selasa, 27 November 2018 | 22:00 WIB

Meraup Keuntungan dari Kemudahan Teknologi Versi Bos IEF

Meraup Keuntungan dari Kemudahan Teknologi Versi Bos IEF

Bisnis | Rabu, 21 November 2018 | 15:35 WIB

Dari Cina, Fintech Fintopia Serbu Pasar Indonesia

Dari Cina, Fintech Fintopia Serbu Pasar Indonesia

Bisnis | Senin, 12 November 2018 | 11:04 WIB

Kominfo: Persalahgunakan Data, Fintech Akan Dipidana

Kominfo: Persalahgunakan Data, Fintech Akan Dipidana

Tekno | Jum'at, 09 November 2018 | 16:14 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×