Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Alasan Amartha Sasar Penyaluran Pinjaman di Wilayah Pelosok

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 11 Desember 2018 | 15:28 WIB
Alasan Amartha Sasar Penyaluran Pinjaman di Wilayah Pelosok
Founder dan CEO PT Amartha Mikro Fintek Andi Taufan Garuda Putra di Kantor Amartha, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018). (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Pesatnya perkembangan teknologi membuat penyedia layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology atau Fintech semakin banyak bermunculan. Mulai dari fintech peer to peer lending atau peminjaman, payment atau pembayaran, crowdfunding atau pembiayaan dan lainnya.

Salah satu pelaku fintech P2P Lending Amartha pun turut hadir menawarkan solusi pinjaman bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan (unbanked). Hanya saja, agak berbeda dari lainnya, Amartha hanya menyalurkan pembiayaan untuk UMKM diwilayah pedesaan dan kaum perempuan.

“Karena pelaku UMKM di daerah pedesaan masih belum tersentuh ooeh bank inklusi keuangannya itu masih rendah. Kami tuh pengen memberikan kesempatan yang sama untuk orang-orang di desa itu untuk bisa mendapatkan keuangan tidak cuma seperti kami,” kata Founder dan CEO PT Amartha Mikro Fintek Andi Taufan Garuda Putra di Kantor Amartha, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).

Taufan mengungkapkan, selama ini kebutuhan masyarakat di kota maupun kabupaten untuk memiliki akses pinjaman begitu mudah. Apalagi dari segi perekonomian, masyarakat di sekitar kota dan kabupaten lebih besar dibandingkan pendapatan di desa.

“Tapi kan orang orang di desa itu enggak untuk masuk ke bank aja malu karena mau pinjam uang Rp 1 juta, Rp 2 juta. Atau bahkan ketika mereka pergi ke bank itu ditolak karena gak punya jaminan gak punya sertifikat slip gaji gitu," ujarnya.

Oleh sebab itu, Taufan berharap dengan kehadiran Amartha ini bisa membantu masyarakat di pedesaan untuk memperoleh akses pinjaman sehingga bisa membantu mengembangkan perekonomian di Indonesia.

“Kami ingin masyarakat di pedesaan seperti itu punya kesempatan juga agar lebih sejahtera dengan mendapatkan akses permodalan yang terjangkau gitu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saingi Fintech, Bank Mandiri Luncurkan Pinjaman Online Lewat  E-commerce

Saingi Fintech, Bank Mandiri Luncurkan Pinjaman Online Lewat E-commerce

Bisnis | Jum'at, 30 November 2018 | 07:30 WIB

Kominfo: Nasabah Tak Usah Kembalikan Pinjaman dari Fintech Ilegal

Kominfo: Nasabah Tak Usah Kembalikan Pinjaman dari Fintech Ilegal

Tekno | Selasa, 27 November 2018 | 22:00 WIB

Meraup Keuntungan dari Kemudahan Teknologi Versi Bos IEF

Meraup Keuntungan dari Kemudahan Teknologi Versi Bos IEF

Bisnis | Rabu, 21 November 2018 | 15:35 WIB

Dari Cina, Fintech Fintopia Serbu Pasar Indonesia

Dari Cina, Fintech Fintopia Serbu Pasar Indonesia

Bisnis | Senin, 12 November 2018 | 11:04 WIB

Kominfo: Persalahgunakan Data, Fintech Akan Dipidana

Kominfo: Persalahgunakan Data, Fintech Akan Dipidana

Tekno | Jum'at, 09 November 2018 | 16:14 WIB

Terkini

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB