Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Gara-gara Sistem OSS, Capaian Investasi 2018 Tak Capai Target

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 30 Januari 2019 | 13:05 WIB
Gara-gara Sistem OSS, Capaian Investasi 2018 Tak Capai Target
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menggelar konferensi pers capaian investasi 2018. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang 2018 mencapai Rp 721,3 triliun. Capaian itu meningkat 4,1 persen bila dibandingkan capaian tahun 2017.

Meski begitu, Kepala BKPM Thomas Lembong menyebut, capaian investasi di 2018 tidak sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang sebesar Rp 765 triliun.

"2018 kita tidak berhasil mencapai target jadi 94 persen dari target realisasi final," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019).

Adapun total realisasi investasi dalam negeri atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 328,6 triliun atau meningkat 25,3 persen dibandingkan tahun lalu, sedangkan investasi yang masuk atau Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 392,7 triliun atau turun 8,8 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 430,5 triliun.

"Transisi perizinan ke sistem OSS sedikit banyak mempengaruhi tren perlambatan investasi tahun ini," tutur dia.

Dari sisi sektor usaha, investasi yang masuk baik dalam dan luar negeri lebih banyak ke listrik, gas, dan air yang sebesar Rp 117,5 triliun, diikuti sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp 94,9 triliun.

Kemudian, sektor pertambangan sebesar Rp 73,8 triliun, industri makanan sebesar Rp 68,8 triliun, dan perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp 56,8 triliun.

"Dengan berkembangnya industri telekomunikasi kami mengharapkan di tahun-tahun mendatang industri yang berbasis teknologi digital dan beberapa startup lain yang dikategorikan unicorn dapat terus tumbuh. Hal ini yang menjadi pertimbangan kami untuk memberikan fasilitas fiskal berupa tax holiday untuk industri ekonomi digital," imbuh Thomas.

Sementara jika dibandingkan wilayahnya, wilayah Jawa masih memimpin investasi masuk yakni sebesar Rp 405,4 triliun, sedangkan realisasi investasi di luar Jawa sebesar Rp 315,9 triliun.

"Realisasi investasi PMA berdasarkan asal negara 5 besar adalah Singapura 9,2 miliar dolar AS, Jepang 4,9 miliar dolar AS, China 2,4 miliar dolar AS, Hong Kong 2,0 miliar dolar AS dan Malaysia 1,8 miliar dolar AS," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa sistem perizinan investasi terintegrasi secara online (Online Single Submission/OSS) masih jauh dari kata sempurna.

Pasalnya, sistem OSS yang kini dipegang oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih sulit terintegrasi dengan sistem perizinan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

"Ini memang masih perlu perbaikan-perbaikan terutama mengintegrasikan antara pusat dengan provinsi dan kabupaten/kota," kata Presiden saat meninjau pelayanan OSS di kantor BKPM beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kecepatan integrasi perizinan antara pusat dan daerah seharusnya bisa berjalan beriringan. Tujuannya, agar realisasi investasi segera terjadi dan terasa dampaknya ke perekonomian Indonesia.

Namun yang terjadi saat ini justru kemudahan mendapatkan izin investasi yang memakan waktu dua jam di OSS belum mampu diteruskan dengan cepat dengan perizinan-perizinan lanjutan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dikeluarkan oleh BKPM di daerah dan pemerintah daerah (Pemda).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PUPR Optimis Pembangunan Infrastruktur dalam RPJMN Tercapai

Menteri PUPR Optimis Pembangunan Infrastruktur dalam RPJMN Tercapai

Bisnis | Rabu, 30 Januari 2019 | 05:47 WIB

Bertemu Pengusaha Jepang, KKP Picu Penambahan Investasi Perikanan

Bertemu Pengusaha Jepang, KKP Picu Penambahan Investasi Perikanan

Bisnis | Selasa, 29 Januari 2019 | 20:35 WIB

Suhu Politik Meninggi Jelang Pilpres, Arus Investasi Tetap Anteng

Suhu Politik Meninggi Jelang Pilpres, Arus Investasi Tetap Anteng

Bisnis | Jum'at, 25 Januari 2019 | 21:49 WIB

Terkini

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:45 WIB

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:32 WIB

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:28 WIB

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:58 WIB

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:33 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB