Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 03 April 2026 | 11:32 WIB
Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali
Ilustrasi Bank Mandiri [Ist]
  • Bank Mandiri menerbitkan obligasi internasional senilai 750 juta dolar AS dengan tenor lima tahun dan kupon 5,25 persen.
  • Penerbitan pada 31 Maret 2026 ini mengalami kelebihan permintaan hingga 3,3 kali lipat dari target awal investor global.
  • Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan korporasi guna mendukung pertumbuhan bisnis serta memperkuat fleksibilitas pendanaan di pasar global.

Suara.com - Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja impresif di pasar keuangan global dengan berhasil menerbitkan surat utang internasional (global bond) senilai 750 juta dolar AS.

Obligasi tersebut memiliki tenor lima tahun dengan tingkat kupon sebesar 5,25 persen.

Penerbitan yang dilakukan pada 31 Maret 2026 ini mendapat respons sangat positif dari investor global, tercermin dari kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 3,3 kali dari target awal.

Capaian ini menjadi semakin signifikan karena Bank Mandiri tercatat sebagai emiten pertama dari Asia Tenggara yang kembali mengakses pasar obligasi internasional setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah pada akhir Februari 2026.

Di tengah tekanan pasar global, terutama akibat pelemahan sesi perdagangan di Amerika Serikat, Bank Mandiri memilih strategi yang lebih pruden dengan menunggu momentum saat pembukaan pasar Asia.

Perseroan juga menerapkan strategi intraday execution guna meminimalkan risiko pasar sekaligus mengoptimalkan peluang dari sentimen positif investor.

Ilustrasi bank. [Unsplash]
Ilustrasi bank. [Unsplash]

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, mengatakan tingginya minat investor mencerminkan kepercayaan global terhadap fundamental perseroan.

“Hasil transaksi ini menunjukkan investor internasional tetap memiliki keyakinan terhadap fundamental Indonesia dan Bank Mandiri di tengah kondisi ekonomi makro dan dinamika geopolitik global yang menantang," ujar Ari dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, dana yang diperoleh akan digunakan untuk keperluan korporasi secara umum guna mendukung pertumbuhan bisnis.

Obligasi global tersebut mendapatkan peringkat BBB dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings, serta dicatatkan di Singapore Exchange.

Dari sisi distribusi investor, mayoritas berasal dari fund manager dan asset manager sebesar 85 persen, diikuti sektor perbankan 8 persen, lembaga pemerintah dan sovereign wealth funds 3 persen, perusahaan asuransi 3 persen, serta private bank 1 persen.

Berdasarkan wilayah, investor didominasi dari Asia sebesar 69 persen, kemudian Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) sebesar 26 persen, serta investor Amerika Serikat offshore sebesar 5 persen.

Keberhasilan ini menegaskan kemampuan Bank Mandiri dalam menjaga kepercayaan investor global melalui fundamental yang kuat dan strategi pendanaan yang disiplin.

Transaksi tersebut juga didukung oleh sejumlah institusi keuangan internasional seperti DBS Bank Ltd., HSBC, J.P. Morgan, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered Bank sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers.

Langkah ini sekaligus memperkuat fleksibilitas pendanaan Bank Mandiri dalam mendukung ekspansi bisnis di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026

Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:16 WIB

Perbanas dan BRI: Kredit 9,96% dan DPK 13,48% Tunjukkan Perbankan Tangguh

Perbanas dan BRI: Kredit 9,96% dan DPK 13,48% Tunjukkan Perbankan Tangguh

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 12:42 WIB

BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38T

BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38T

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:09 WIB

BRIVolution Reignite Dorong Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Capai Rp10,38 Triliun

BRIVolution Reignite Dorong Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Capai Rp10,38 Triliun

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:53 WIB

Harga Dolar AS Dijual Rp17,000 di Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Harga Dolar AS Dijual Rp17,000 di Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:37 WIB

Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan

Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:11 WIB

Terkini

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:28 WIB

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:58 WIB

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:33 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:22 WIB