Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 03 April 2026 | 10:33 WIB
Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan
Siswa makan bersama saat uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan. [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]
  • Pemerintah memantau perkembangan fisik dan kognitif anak penerima program Makan Bergizi Gratis melalui sistem pendataan berkala yang sistematis.
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa data awal setiap penerima menjadi acuan untuk evaluasi perubahan kondisi gizi anak.
  • Badan Gizi Nasional mulai menerapkan pendataan di Depok melalui kerja sama dengan universitas bagi 61 juta penerima program.

Suara.com - Pemerintah akan memantau perkembangan anak penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari tinggi badan hingga kemampuan kognitif seperti IQ. Untuk melaksanakannya, diperlukan sistem pendataan yang disiapkan secara bertahap.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan setiap penerima manfaat akan memiliki data awal yang menjadi acuan dalam pemantauan perkembangan.

"Makasih, Pak Wamen. Jadi memang kalau standar di NDP (Nutrient Density Protein) itu setiap penerima itu database-nya ada. Awalnya bagaimana? Anak ini dulu tingginya, beratnya, IQ-nya, tingkat macam-macam tuh ada database awal," ujar Zulhas saat rapat koordinasi pelaksanaan program MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2027).

Ia menjelaskan, pendataan tersebut dilakukan sejak awal anak menerima program MBG, khususnya untuk memantau kondisi gizi dan perkembangan fisik dalam beberapa tahun ke depan setelah menerima MBG.

"Jadi itu kalau stunting itu mulai dia terima (MBG), itu sudah didata penerima siswa kita itu. Nanti enam bulan atau setahun diukur, apa perubahannya? Tinggi badan, gitu ya, macam-macam, Pak," kata Zulhas.

Pemantauan dilakukan secara berkala untuk melihat perubahan kondisi anak dalam jangka waktu tertentu, mulai dari enam bulan hingga beberapa tahun ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Kamis (2/5/2026). [Suara.com/Fakhri]
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Kamis (2/5/2026). [Suara.com/Fakhri]

"Nanti satu tahun lagi diukur, dua tahun, tiga tahun, itu kelihatan, Pak. Perkembangannya itu kelihatan gitu. Memang kita mengarah ke sana," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang menyampaikan bahwa proses pendataan sudah mulai dilakukan di lapangan.

"Sudah mulai. Hari ini di depok. Kami kerja sama dengan universitas," jawab Nanik.

Diketahui, saat ini pelaksanaan program MBG sudah mencakup di 38 Provinsi seluruh Indonesia dengan jumlah penerima mencapai 61 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Kejar Cuan, Emiten TAPG Kerek Kualitas Hidup Masyarakat Sekitar Operasional

Tak Hanya Kejar Cuan, Emiten TAPG Kerek Kualitas Hidup Masyarakat Sekitar Operasional

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:39 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:52 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

Awalnya Mau Lapor Polisi, Akhirnya Pria "Joget Cuan MBG" Minta Maaf

Awalnya Mau Lapor Polisi, Akhirnya Pria "Joget Cuan MBG" Minta Maaf

Video | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB