Kisi - kisi Debat Pilpres Kedua, BBM Satu Harga Akan Jadi Bola Panas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 11 Februari 2019 | 13:58 WIB
Kisi - kisi Debat Pilpres Kedua, BBM Satu Harga Akan Jadi Bola Panas
Warga mengantre BBM di SPBU, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Kebijakan BBM satu harga akan menjadi bola panas di Debat Pilpres 2019 kedua, Minggu (17/2/2019) besok. Kebijakan BBM satu harga ini dibuat pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi.

Hal itu dinilai oleh Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu. Gus mengatakan calon petahana Joko Widodo-Maaruf Amin pasti akan memamerkan kebijakan BBM satu harga sebagai keberhasilan pemerintahan di bidang energi saat ini.

Padahal, kata Gus, argumentasi mengenai keberhasilan kebijakan BBM satu harga itu akan dengan mudah dipatahkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

"Kebijakan BBM satu harga belum efektif dirasakan di seluruh masyarakat. Kebijakan satu harga itu lebih di tingkat penyalur, tapi tidak di tingkat pengecer di daerah-daerah tetap naik signifikan," ujar dia.

Pemerintah, kata Gus, perlu lebih rinci menjelaskan keadaan dan hasil sebenarnya dari pelaksanaan kebijakan BBM satu harga tersebut. Hal itu terkait jumlah lembaga penyalur BBM satu harga yang sangat tidak memadai.

Saat ini menurut Gus, jumlah lembaga penyalur BBM satu harga baru sekitar 130 unit. Jumlah itu, sangat tidak memadai dibandingkan dengan 17 ribu pulau yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Misalnya lembaga penyalur BBM satu harga dibangun di Sorong, Papua Barat. Oke di Sorong, satu harga. Tapi ketika dibawa ke daerah-daerah pelosok di Papua lainnya oleh pengecer dan dijual ke masyarakat, apakah tetap satu harga ? siapa yang bisa ngontrol? Harganya bisa meningkat," ujar dia.

Jadi, kata Gus, kebijakan BBM satu harga tersebut baru terjadi di tingkat penyalur. Pasalnya, di tingkat pengecer, terutama di berbagai daerah di luar kota besar, harga BBM tetap meningkat jauh dibanding harga yang ditetapkan.

"Kalau satu harga di tingkat penyalur itu sudah terjadi sejak lama," ujar dia.

baca juga

Gus kemudian mencontohkan di daerah pemilihannya, yakni Labuhanbatu Selatan, Pinang, Sumatera Utara, yang notabenenya masih daerah perkotaan, harga BBM di tingkat pengecer jauh dari harga di tingkat penyalur yakni mencapai Rp 10.000 - Rp 11.000 untuk premium per liternya. Sedangkan di tingkat penyalur harga premium per liternya di kisaran Rp 6.000.

"Itu saya temui saat saya reses. Di daerah Labuhanbatu Selatan di dapil saya, di tingkat pengecer Rp 10.000 - 11.000 premium, padahal itu di daerah kota," ujar Politisi dari Partai Gerindra itu.

Gus mengatakan kebijakan BBM ini akan menjadi sorotan masyarakat Indonesia pada debat calon presiden Minggu (17/2/2019) nanti, karena BBM adalah masalah yang sangat sensitif bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Terobosan kebijakan untuk pengendalian harga BBM untuk periode pemerintahan 2019 - 2024 pun sangat dinantikan masyarakat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debat Pilpres Kedua, Apa Jokowi dan Prabowo Berpihak ke Ketahanan Energi?

Debat Pilpres Kedua, Apa Jokowi dan Prabowo Berpihak ke Ketahanan Energi?

News | Senin, 11 Februari 2019 | 13:34 WIB

Slamet Ma'arif Jadi Tersangka, Timses Jokowi: Ikuti Saja Proses Hukum!

Slamet Ma'arif Jadi Tersangka, Timses Jokowi: Ikuti Saja Proses Hukum!

News | Senin, 11 Februari 2019 | 13:31 WIB

Jokowi dan Prabowo Akan Banyak Berinteraksi di Debat Pilpres 2019 Kedua

Jokowi dan Prabowo Akan Banyak Berinteraksi di Debat Pilpres 2019 Kedua

News | Senin, 11 Februari 2019 | 13:11 WIB

Terkini

DPR Nilai Konser Andrea Bocelli di Borobudur Jadi Ajang Promosi Budaya Indonesia

DPR Nilai Konser Andrea Bocelli di Borobudur Jadi Ajang Promosi Budaya Indonesia

News | Senin, 02 November 2026 | 13:09 WIB

Cara Membedakan Tas Coach Original vs KW Miror, Cek Nomor Seri dan Jahitan

Cara Membedakan Tas Coach Original vs KW Miror, Cek Nomor Seri dan Jahitan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:08 WIB

Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI

Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 13:03 WIB

Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba

Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba

Riau | Senin, 02 November 2026 | 13:02 WIB

Pramono Respons Soal Polemik Konser Andrea Bocelli: Izin Pusat Lengkap, Kami Hanya Mengikuti

Pramono Respons Soal Polemik Konser Andrea Bocelli: Izin Pusat Lengkap, Kami Hanya Mengikuti

News | Senin, 02 November 2026 | 13:02 WIB

Shin Tae-yong Akui Persija Tak Bersahabat dengan Banten International Stadium

Shin Tae-yong Akui Persija Tak Bersahabat dengan Banten International Stadium

Bola | Senin, 02 November 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Buku The Comfort Book: Menemukan Ketenangan di Tengah Sulitnya Hidup

Ulasan Buku The Comfort Book: Menemukan Ketenangan di Tengah Sulitnya Hidup

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:00 WIB

Yamaha Hadirkan GEAR ULTIMA Modifikasi Kicau Mania

Yamaha Hadirkan GEAR ULTIMA Modifikasi Kicau Mania

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 12:56 WIB

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

×