Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Bank Muamalat dan Baznas Bangun Balai Ternak di Bogor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 21 Februari 2019 | 06:33 WIB
Bank Muamalat dan Baznas Bangun Balai Ternak di Bogor
Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat menggandeng Baznas mengembangkan program pemberdayaan ekonomi mustahik berupa Balai Ternak. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - PT Bank Muamalat Indonesia dan Baitulmaal Muamalat menggandeng Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi mustahik berupa Balai Ternak di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Direktur Kepatuhan Bank Muamalat Andri Donny mengatakan, program ini bertujuan agar penerima manfaat dapat lebih mandiri dari sisi ekonomi setelah diberikan usaha berupa hewan ternak domba.

Ia berharap agar penerima dapat memanfaatkan dengan baik agar penghasilan mustahik meningkat.

"Jika penghasilan penerima manfaat meningkat, artinya kita sebagai pemberi bantuan berkontribusi dalam program pemerintah untuk menekan angka kemiskinan," kata Andri, Selasa (20/2/2019).

Sementara itu, Komisioner Supervisi Bidang Penyaluran Baznas Nana Minarti mengatakan, bahwa balai ternak ini tidak hanya menjadi lokasi budidaya hewan ternak, tetapi juga mencakup sebagai balai pakan ternak, balai lelang ternak, balai pengolahan hasil dan balai pengolahan produk samping.

"Balai ternak ini merupakan kerjasama Baznas dengan Bank Muamalat Indonesia dan Baitulmaal Muamalat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian para mustahik," ujar Nana.

Para mustahik diberikan modal usaha berupa hewan ternak dan mendapat pendampingan, pelatihan dan pemasaran. Balai ternak ini memadukan pembibitan dan penggemukan hewan dengan memberdayakan masyarakat para petani dan peternak kecil sekitar.

"Dengan adanya pendampingan Baznas diharapkan para mustahik lebih mandiri nantinya," jelasnya.

Pada tahap pertama ini, lanjut Nana, pihaknya memberikan modal sebanyak 423 hewan ternak jenis domba yang akan dikelola oleh 45 kepala keluarga. Nantinya, setiap peternak akan mengelola 9 ekor domba.

"Ada 180 ekor domba betina, 18 ekor domba jantan dan 225 ekor bibit jadi totalnya 423 ekor. Dari target 18 ekor itu pada akhir tahun kedua bisa menghasilkan 702 bibit (anak). Sehingga terjadi penambahan populasi ternak menjadi 890 ekor domba," paparnya.

Dampak ekonomi yang terjadi kepada para peternak adalah peningkatan pendapatan per bulan mencapai Rp 1.780.619. Dengan penambahan pendapatan tersebut, peternak akan meningkat penghasilannya menjadi Rp 2.094.600 hingga Rp 3.875.219.

"Jika dibandingkan dengan Garis Kemiskinan Nasional tahun 2018 Rp 1.601.613, penghasilan tersebut lebih tinggi sebesar 147 persen. Jika dibandingkan dengan Upah Minimun Kabupaten (UMK) Kabupaten Bogor tahun 2019 Rp 3.763.405, penghasilan tersebut lebih tinggi 2,7 persen. Sedangkan dibandingkan dengan Had Kifayah 2018 Rp 3.011.142, pengasilan itu lebih tinggi 29 persen. Dan dibandingan Had Kifayah 2019 Rp 3.062.298, penghasilan itu lebih tinggi 27 persen," bebernya.

Selama program ini berjalan, Baznas akan melakukan pendampingan secara insentif minimal dua tahun. Para pendamping akan menjadi motivator, fasilitator dan mediator untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, kemandirian kelembagaan, juga kemandirian secara mental serta spiritual.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baznas Raih Sertifikat ISO 9001-2015

Baznas Raih Sertifikat ISO 9001-2015

Bisnis | Jum'at, 18 Januari 2019 | 12:20 WIB

Awal 2019, BAZNAS Kembali Raih Sertifikat ISO 9001-2015

Awal 2019, BAZNAS Kembali Raih Sertifikat ISO 9001-2015

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 12:01 WIB

Mualaf Center BAZNAS Gelar Konferensi Mualaf Borneo 2018

Mualaf Center BAZNAS Gelar Konferensi Mualaf Borneo 2018

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 11:19 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB