Panen Jagung, Kementan Gandeng Peternak Serap Jagung Petani

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 06 Maret 2019 | 14:47 WIB
Panen Jagung, Kementan Gandeng Peternak Serap Jagung Petani
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I, Ketut Diarmita menghadiri acara Panen Raya Jagung Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar (5/3/2019). (Dok : Kementan).

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, termasuk petani jagung dan peternak ayam petelur (layer). Menghadapi panen raya jagung akhir-akhir ini, Kementan terus mensinergikan kerja sama antara petani jagung dan peternak ayam petelur.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I, Ketut Diarmita menyebut, petani jagung dan peternak ayam ibarat memiliki hubungan simbiosis mutualisme, dimana satu sama lain saling membutuhkan. Pemerintah selaku fasilitator, menjembatani keduanya untuk mendapatkan keuntungan. 

“Tujuan kami datang ke sini adalah untuk menjembatani kebutuhan petani dan peternak, sehingga petani bisa untung dan peternak bisa tersenyum”, ungkapnya, saat hadir pada acara Panen Raya Jagung Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, (5/3/2019).

Petani jagung di Blitar, saat ini sedang menikmati musim panen raya jagung. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blitar, luas lahan yang dipanen di Kecamatan Wates mencapai 3.033 ha, dengan panenan sebanyak 15 ribu-18 ribu ton.

Di lokasi acara, saat panen di Desa Tulungrejo, luas panennya mencapai 452 ha, sebanyak 2.200-2.700 ton. 

Ketut menuturkan, jagung tidak saja dimanfaatkan sebagai konsumsi langsung untuk pangan, namun juga bisa dimanfaatkan oleh industri pakan, para peternak ayam petelur (layer) serta industri benih. 

"Ini alasannya, kenapa saya, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan ditugaskan oleh Menteri Pertanian hadir dalam acara panen jagung di sini,” ujarnya.

“Saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk meningkatkan produksi jagung dan meningkatkan populasi ternak.”

Ketut menyatakan, pengguna jagung terbesar di Indonesia adalah para peternak dan pabrik pakan. Berdasarkan data prognosa jagung 2018 Badan Ketahanan Pangan, dari total penggunaan jagung di Indonesia 15,58 juta ton dan sekitar 66,1 persen atau sekitar 10,3 juta ton adalah industri pakan dan peternak mandiri.

baca juga

“Untuk tahun 2019, kebutuhan jagung industri pakan diperkirakan 8,6 juta ton, ditambah kebutuhan jagung peternak mandiri 2,9 juta ton”, kata Ketut. 

Hal ini menurutnya dapat menjadi pendorong bagi berkembangnya agribisnis jagung di Indonesia, dalam rangka peningkatan produksi dan kesejahteraan petani dan motor penggerak pembangunan di pedesaan. 

Kendati demikian, Ketut mengungkapkan, permasalah pokok terkait jagung adalah fluktuasi produksi jagung.

“Sekitar 75 persen total produksi jagung terjadi pada Januari hingga Agustus, sedangkan kebutuhan industri pakan dan peternak mandiri relatif konstan sepanjang tahun,” kata Ketut. 

“Fluktuasi produksi inilah yang akan menimbulkan peluang terjadinya guncangan terhadap harga jagung domestik. Untuk itu, kita harus mengelolanya dengan baik,” ujarnya.

Ketut menambahkan, salah satu yang dilakukan untuk menjembatani kepentingan petani dan peternak terkait dengan harga jagung adalah dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 96 Tahun 2018 Tentang Harga Acuan Pembelian Di Tingkat Petani Dan Harga Acuan Penjualan Di Tingkat Konsumen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Tumpuan Pangan di Ujung Timur, KSPEAN Wanam Merauke Bersiap Panen Perdana

Jadi Tumpuan Pangan di Ujung Timur, KSPEAN Wanam Merauke Bersiap Panen Perdana

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:19 WIB

BPK Apresiasi Kinerja Bulog, Capaian Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tembus 77 Persen

BPK Apresiasi Kinerja Bulog, Capaian Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tembus 77 Persen

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:38 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Terkini

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:13 WIB

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:10 WIB

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Health | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:05 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:01 WIB

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

×