Kubu Jokowi Tak Terima Sindiran Prabowo soal Kemiskinan dan 3 Kartu Sakti

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Minggu, 07 April 2019 | 14:55 WIB
Kubu Jokowi Tak Terima Sindiran Prabowo soal Kemiskinan dan 3 Kartu Sakti
Ilustrasi kemiskinan.

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin, Arief Budimanta ikut menanggapi pidato Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Salah satunya, saat Prabowo menyindir capaian pemerintah yang sukses menurunkan angka kemiskinan. Menanggapi hal tersebut, menurut Arief, penurunan kemiskinan terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kemiskinan mengalami naik turun sejak 2014. Pada 2014, penduduk miskin sebesar 10,96 persen, 2015 kemiskinan naik sebesar 11,3 persen, kemudian 2016 kemiskinan turun kembali sebesar 10,7 persen.

Selanjutnya pada 2017 kemiskinan kembali naik tipis sebesar 10,12 persen. Dan terakhir pada 2018 kemiskinan turun drastis sebesar 9,66 persen.

"Pertumbuhan ekonomi juga berkualitas yang ditunjukan dengan penurunan kemiskinan dan pengangguran," kata dia saat dihubungi Suara.com, Minggu (7/4/2019).

Terkait soal kartu sakti, Arief yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menuturkan, memang pekerjaan rumah pemerintah saat ini adalah menurunkan kemiskinan serta pengangguran.

Maka dari itu, tambah dia, kartu pra kerja sangat dibutuhkan untuk para pengangguran agar mendapat pelatihan, sehingga, memiliki keahlian dan bisa mendapat pekerjaan.

"Untuk itulah kartu-kartu menjadi penting untuk menjawab persoalan tersebut. Agar yang bekerja semakin berkualitas jenis pekerjaannya dan pada akhirnya berimplikasi terhadap penurunan kemiskinan," ujarnya.

Untuk diketahui, Prabowo menyindir capaian pemerintah terkait penurunan angka kemiskinan.

baca juga

"Saudara-saudara sekalian, harga-harga terkendali. Kemiskinan menurun, menurun dari kakek ke cucu," ujar Prabowo yang disambut gelak tawa massa kampanye akbar Prabowo-Sandiaga di SUGBK.

Sebelumnya, masih dalam pidatonya, Prabowo juga sempat menyindir kubu petahana Joko Widodo atau Jokowi yang berjanji akan mengeluarkan tiga kartu.

Menurut dia, saat ini yang dibutuhkan rakyat Indonesia adalah pekerjaan yang bisa membuka lapangan kerja bagi banyak orang.

"Kita membangun banyak infrastruktur, nanti rakyat akan kita bagi kartu-kartu. Bung, kita butuh pekerjaan bukan kartu, betul? Bagaimana mau lanjut apa tidak?" ujar Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Prabowo - Sandiaga Rajai Trending Topic Twitter Indonesia

Kampanye Prabowo - Sandiaga Rajai Trending Topic Twitter Indonesia

News | Minggu, 07 April 2019 | 14:11 WIB

Respon Pidato Prabowo, TKN: Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi Naik Terus

Respon Pidato Prabowo, TKN: Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi Naik Terus

Bisnis | Minggu, 07 April 2019 | 13:43 WIB

Lelah Ikut Jokowi, Iriana Pilih Istirahat di Hotel Bertarif Rp 200 Ribu

Lelah Ikut Jokowi, Iriana Pilih Istirahat di Hotel Bertarif Rp 200 Ribu

News | Sabtu, 06 April 2019 | 19:42 WIB

Terkini

Polri Minta Tambahan Rp66 T ke DPR, Salah Satunya untuk Siaga Penanganan Rusuh Massa

Polri Minta Tambahan Rp66 T ke DPR, Salah Satunya untuk Siaga Penanganan Rusuh Massa

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:37 WIB

Mees Hilgers Ungkap Rasa Sakit Hati, FC Twente Kantongi Duit Rp10 Miliar

Mees Hilgers Ungkap Rasa Sakit Hati, FC Twente Kantongi Duit Rp10 Miliar

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 15:37 WIB

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Terbakar di Pos Ronda

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Terbakar di Pos Ronda

Jawa Tengah | Selasa, 01 September 2026 | 15:35 WIB

Perbedaan Sunscreen Skintific Pink dan Ungu, Mana yang Cocok Buat Kulit Anda?

Perbedaan Sunscreen Skintific Pink dan Ungu, Mana yang Cocok Buat Kulit Anda?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 15:29 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Penerbangan Bandara Kualanamu Sempat Dinonaktifkan

Gunung Sinabung Erupsi, Penerbangan Bandara Kualanamu Sempat Dinonaktifkan

Sumut | Selasa, 01 September 2026 | 15:27 WIB

Harga Kelapa Sawit Riau Meroket untuk Periode 2-8 September 2026

Harga Kelapa Sawit Riau Meroket untuk Periode 2-8 September 2026

Riau | Selasa, 01 September 2026 | 15:26 WIB

Resmi! Pemerintah Minta Bos Kurangi Jam Lembur Karyawan, Berlaku Mulai 1 September di Jepang

Resmi! Pemerintah Minta Bos Kurangi Jam Lembur Karyawan, Berlaku Mulai 1 September di Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:25 WIB

The Table: Day and Night Jadi Pembuka Festival Film Busan, Ini Alasannya

The Table: Day and Night Jadi Pembuka Festival Film Busan, Ini Alasannya

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 15:25 WIB

Asal-usul Uang Sitaan KPK Jadi Titik Krusial, Hakim Tolak Istri Sudewo Bersaksi

Asal-usul Uang Sitaan KPK Jadi Titik Krusial, Hakim Tolak Istri Sudewo Bersaksi

Jawa Tengah | Selasa, 01 September 2026 | 15:24 WIB

Jelang PCS 2026: UU Konservasi Diuji di MK dan RUU Masyarakat Adat Disorot

Jelang PCS 2026: UU Konservasi Diuji di MK dan RUU Masyarakat Adat Disorot

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 15:23 WIB

×