Takjub Massa Kampanye di GBK, Prabowo: Rakyat Tak Mau Diakal-akalin

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 07 April 2019 | 14:23 WIB
Takjub Massa Kampanye di GBK, Prabowo: Rakyat Tak Mau Diakal-akalin
Capres Prabowo Subianto menyampaikan orasi politik saat kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengaku takjub dengan animo massa saat kampanye akbar di Stadion Utama Gekora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Ia bahkan sampai menyebut, massa yang hadir di sekitar kawasan GBK Senayan mencapai 1 juta orang.

Prabowo melihat gelombang massa yang begitu besar menandakan adanya keinginan perubahan dari rakyat lantaran terus-menerus merasa dibohongi. Ia pun optimis, Prabowo-Sandiaga menang di Pilpres 2019.

"Saya kira, ya kalian lihat sendiri rakyat masif. Rakyat ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan hidup. Rakyat nggak mau diakal-akalin. Insyaallah ya menang, menyongsong perubahan," ujar Prabowo di SUGBK, Minggu (7/4/2019).

Prabowo lantas meminta semua pihak untuk menjaga proses demokrasi dari kecurangan. Ia mengingkan pemilihan umum dapat berjalan secara adil dan jujur.

"Kita minta kearifan semua pihak, pemilu dilaksanakan dengan bersih, dengan jujur, tanpa kecurangan. Ada perubahan, transisi yang aman. Kita laksanakan perbaikan bangsa kita," imbuh dia.

Dalam orasinya, Prabowo juga sempat menyinggung soal pernyataan Amien Rais yang mengancam mengerahkan people power apabila terjadi kecurangan yang masif dalam pemilu.

Tidak itu saja, Prabowo juga menyinggung soal janji Capres Joko Widodo atau Jokowi yang kembali mengeluarkan tiga kartu sakti. Menurut Prabowo, rakyat Indonesia butuh lapangan pekerjaan yang bisa menyerap banyak tenaga kerja, bukan kartu.

Diketahui, Jokowi menjanjikan program tiga kartu sakti. Ketiga kartu tersebut disebut Jokowi untuk melengkapi kartu sakti lainnya yang sudah lebih dulu diluncurkan. Ketiga kartu sakti baru itu yakni Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah), Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra-Kerja.

KIP-Kuliah akan ditujukan untuk membantu biaya pendidikan anak Indonesia hingga ke tingkat perguruan tinggi. Kartu ini adalah pembaruan dari KIP yang selama ini sudah digunakan hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kartu kedua adalah Kartu Sembako Murah yang ditujukan untuk kebutuhan rumah tangga agar semua rakyat Indonesia mampu memenuhi kebutuhan dapurnya.

Ketiga adalah Kartu Pra Kerja, kartu ini ditujukan untuk memfasilitasi pelatihan bagi para pencari kerja.

Ketiga kartu itu disebut Jokowi akan melengkapi tiga kartu sebelumnya yang sudah dijalankan. Antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Prabowo - Sandiaga Rajai Trending Topic Twitter Indonesia

Kampanye Prabowo - Sandiaga Rajai Trending Topic Twitter Indonesia

News | Minggu, 07 April 2019 | 14:11 WIB

Respon Pidato Prabowo, TKN: Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi Naik Terus

Respon Pidato Prabowo, TKN: Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi Naik Terus

Bisnis | Minggu, 07 April 2019 | 13:43 WIB

Umi Pipik Merinding dan Nangis Lihat Massa di Kampanye Akbar Prabowo

Umi Pipik Merinding dan Nangis Lihat Massa di Kampanye Akbar Prabowo

Entertainment | Minggu, 07 April 2019 | 13:29 WIB

Amin Rais Ancam Kerahkan People Power, TKN: Jangan Kotori Pemilu

Amin Rais Ancam Kerahkan People Power, TKN: Jangan Kotori Pemilu

News | Minggu, 07 April 2019 | 13:28 WIB

Kampanye di GBK, Prabowo Singgung Ucapan Amien Rais Soal People Power

Kampanye di GBK, Prabowo Singgung Ucapan Amien Rais Soal People Power

News | Minggu, 07 April 2019 | 12:38 WIB

Terkini

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:12 WIB

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB