- Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi menandatangani kontrak tiga tahun dengan SC Heerenveen pada Senin (31/8/2026).
- Kepindahan tersebut mengakhiri konflik panjang dan perselisihan kontrak yang merusak hubungan Hilgers dengan FC Twente.
- FC Twente menerima biaya transfer 500 ribu euro beserta klausul penjualan kembali sebesar 20 persen.
Suara.com - Mees Hilgers akhirnya mengakhiri saga panjang bersama FC Twente setelah resmi bergabung dengan SC Heerenveen.
Bek Timnas Indonesia itu mengaku lega, tetapi juga mengungkap dampak pahit dari konflik yang membuat hubungannya dengan klub asal Enschede tersebut memburuk.
Hilgers menandatangani kontrak tiga tahun bersama Heerenveen pada Senin (31/8/2026).
Kepindahan tersebut sekaligus menutup drama yang telah berlangsung lebih dari setahun.
Perselisihan bermula ketika Hilgers ingin meninggalkan FC Twente pada musim sebelumnya.
Klub kemudian mendatangkan bek tengah baru, Stav Lemkin, sebelum Hilgers akhirnya tidak lagi masuk dalam skuad pertandingan karena menolak memperpanjang kontraknya.
![Mees Hilgers akhirnya meninggalkan FC Twente dan memulai lembaran baru bersama SC Heerenveen. [Instagram SC Heerenvee]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/01/50926-mees-hilgers.jpg)
Situasi semakin rumit setelah Hilgers mengalami cedera ligamen lutut serius.
Hilgers juga sempat menjadi sorotan pendukung FC Twente setelah mengunggah sejumlah video latihan menggunakan jersey Feyenoord.
Hilgers mengakui dirinya tidak sepenuhnya lepas dari kesalahan dalam polemik tersebut. Menurutnya, kesalahan utama terjadi karena ia dan agennya tidak mengetahui aturan mengenai batas waktu pengakhiran kontrak.
“Saya tidak tahu aturan itu ada,” ujar Hilgers kepada ESPN, seperti dikutip media Belanda.
Karena kontrak tersebut tidak dibatalkan sebelum batas waktu 15 Mei, masa kerja Hilgers bersama FC Twente otomatis diperpanjang satu tahun.
Meski kontraknya masih berlaku, Hilgers sempat menolak kembali berlatih bersama FC Twente.
Ia kemudian menilai dokter klub memahami kondisinya, sementara persoalan lainnya merupakan urusan antara dirinya dan FC Twente.
“Dokter klub memahami saya 100 persen. Selebihnya ini adalah sesuatu antara saya dan Twente,” katanya.
Hilgers juga menyinggung pemberitaan mengenai konflik tersebut. Ia merasa publik selama ini lebih banyak mendengar cerita dari satu sisi karena dirinya sengaja memilih tidak memberikan penjelasan secara terbuka.