Resmi! Pemerintah Minta Bos Kurangi Jam Lembur Karyawan, Berlaku Mulai 1 September di Jepang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 01 September 2026 | 15:25 WIB
Resmi! Pemerintah Minta Bos Kurangi Jam Lembur Karyawan, Berlaku Mulai 1 September di Jepang
Pemerintah Daerah Tokyo mendorong para pekerja perkantoran meninggalkan setelan jas dan beralih ke pakaian santai seperti celana pendek. (BBC)
baca 10 detik
  • Pemerintah Jepang resmi membebaskan pengawasan batas lembur 45 jam bulanan mulai 1 September.

  • Langkah ini diusung PM Sanae Takaichi untuk mengatasi krisis tenaga kerja di sektor krusial.

  • Serikat buruh mengkritik keras pelonggaran ini karena mengancam keselamatan pekerja dari risiko karoshi.

Suara.com - Jepang resmi menghentikan tekanan pengawasan batas jam lembur bulanan demi menggejot efisiensi ekonomi di tengah krisis pekerja. Kebijakan anyar ini langsung berlaku efektif mulai Selasa, 1 September 2026.

Langkah kontroversial ini dipelopori langsung oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi yang dikenal mengusung strategi pertumbuhan ekonomi agresif. Keputusan tersebut berisiko mengembalikan budaya kerja berlebihan yang sempat ingin dikikis oleh pemerintah terdahulu.

Pemerintah berdalih revisi aturan ini merespons jeritan berbagai sektor bisnis yang mengalami kelangkaan tenaga kerja akut. Namun, para kritikus menilai kebijakan ini mundur dari upaya modernisasi budaya kerja yang lebih manusiawai.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pose "Kamehameha" usai hadiri KTT. (Instagram/emmanuelmacron)
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pose "Kamehameha" usai hadiri KTT. (Instagram/emmanuelmacron)

Dikutip dari CNA, sekitar 40 persen perusahaan di Jepang saat ini beroperasi di bawah perjanjian kerja khusus yang melegalkan lembur hingga 100 jam per bulan. Sebelumnya, otoritas tenaga kerja tetap menekan perusahaan agar membatasi lembur maksimal 45 jam bulanan.

Penetapan pedoman 45 jam tersebut dilakukan karena melampaui ambang batas tersebut terbukti meningkatkan risiko kematian akibat beban kerja berlebih. Kementerian tenaga kerja mengonfirmasi bahwa melampaui ambang tersebut berisiko memicu bahaya kematian akibat kerja berlebih.

Kantor pengawasan standar ketenagakerjaan kini resmi dilarang menekan dunia usaha terkait batasan 45 jam tersebut. Kebijakan baru ini memberi kebebasan penuh bagi manajemen untuk mengatur jam kerja karyawan.

Survei Kamar Dagang dan Industri Jepang pada Mei menunjukkan bahwa tekanan pengawasan sebelumnya membatasi aktivitas 20 persen bisnis kecil dan menengah. Sektor konstruksi, transportasi, dan perhotelan menjadi area yang paling parah terdampak aturan lama.

Perubahan arah kebijakan ini dianggap membalikkan pencapaian Jepang yang bertahun-tahun berjuang lepas dari julukan prajurit korporat. Publik sempat terdorong membenahi keseimbangan hidup pasca insiden bunuh diri pekerja muda di agensi Dentsu pada 2015.

Serikat buruh Zenroren di Tokyo menentang keras kelonggaran aturan yang dinilai merugikan keselamatan para pekerja. Federation tersebut menilai langkah ini sebagai kemunduran besar dari komitmen perlindungan jam kerja.

baca juga

"Ini adalah pergeseran dan penghapusan yang tidak dapat diterima dari kebijakan yang mendesak perusahaan untuk memersingkat jam kerja," tulis Federasi Serikat Buruh Nasional di Tokyo.

Gaya kepemimpinan Sanae Takaichi memang identik dengan dedikasi kerja ekstrem sejak awal memegang pucuk kekuasaan. Ambisi politiknya kerap ditunjukkan melalui etos kerja tanpa henti di depan publik.

Saat terpilih menjadi pemimpin partai berkuasa pada Oktober, Takaichi menegaskan komitmen kerjanya tanpa kompromi. Ia secara terbuka menyatakan pola kerjanya yang sangat intensif kepada publik.

Takaichi secara terbuka menyatakan saat terpilih: "Saya akan bekerja, bekerja, bekerja, bekerja, dan bekerja."

Melalui unggahan di media sosial X pada Juli lalu, Takaichi membagikan pola tidurnya yang sangat minim sebagai perdana menteri. Unggahan tersebut sempat menuai ejekan publik karena dianggap memamerkan budaya kerja tidak sehat.

Takaichi menulis dalam unggahan tersebut bahwa ia secara kronis hanya tidur nol hingga tiga jam setiap hari sebagai perdana menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuh Semangat, RIIZE Ungkap Ikatan Persahabatan yang Kuat di Lagu Sunburst

Penuh Semangat, RIIZE Ungkap Ikatan Persahabatan yang Kuat di Lagu Sunburst

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:59 WIB

Gen Z Jepang Malas Menikah, Alasan Pertama soal Duit

Gen Z Jepang Malas Menikah, Alasan Pertama soal Duit

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Spesifikasi Helikopter CH-47, Alutsista Raksasa Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Spesifikasi Helikopter CH-47, Alutsista Raksasa Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

×